Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Kilometer pada Rabu Siang, BPPTKG: Warga Wajib Jauhi Zona Bahaya

Bagikan :
Visual Gunung Merapi yang saat ini masih berada pada tingkat aktivitas Level III atau Siaga. BPPTKG mengonfirmasi adanya awan panas guguran pada Rabu (1/7/2026) siang. (BPPTKG)

KabarJawa.com – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan terjadinya awan panas guguran di Gunung Merapi pada Rabu (1/7/2026) siang. Jarak luncur awan panas tercatat sejauh dua kilometer menuju arah barat atau ke hulu Kali Sat/Putih.

Berdasarkan data resmi BPPTKG, peristiwa awan panas guguran tersebut terjadi pada pukul 13.05 WIB. Jarak luncur estimasi berada di angka 2.000 meter dengan amplitudo maksimum 52,12 milimeter dan durasi selama 171,16 detik.

Kepala BPPTKG, Agus Budi Santosa, menyatakan bahwa aktivitas ini merupakan bagian dari dinamika vulkanik Gunung Merapi yang saat ini masih berstatus Siaga atau Level III.

Suplai magma yang masih berlangsung menyebabkan potensi guguran lava maupun awan panas tetap ada.

“Gunung Merapi masih berada pada status Siaga atau Level III. Aktivitas guguran lava dan awan panas guguran masih berpotensi terjadi karena suplai magma masih berlangsung. Masyarakat harus tetap mematuhi rekomendasi yang telah ditetapkan,” kata Agus Budi Santosa.

Agus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di dalam area sektoral yang telah ditetapkan sebagai daerah potensi bahaya. Warga juga diminta waspada terhadap potensi lahar dingin, terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Merapi.

Baca juga  Gunung Merapi Masih Terbungkus Kabut, Aktivitas Vulkanik Menurun

Data Kegempaan dan Pengamatan Visual

Sebelum awan panas terjadi pada siang hari, laporan berkala BPPTKG pada periode pukul 06.00 hingga 12.00 WIB menunjukkan rekaman kegempaan sebagai berikut:

  • Gempa Guguran: Terjadi sebanyak 37 kali dengan amplitudo 2–56 milimeter durasi 39,44–160,62 detik.

  • Gempa Hybrid/Fase Banyak: Terjadi 11 kali dengan amplitudo 2–30 milimeter.

  • Gempa Vulkanik Dangkal: Terjadi 1 kali dengan amplitudo 6 milimeter.

Secara visual, kondisi cuaca di sekitar Gunung Merapi terpantau cerah hingga berawan dengan suhu berkisar antara 20,7 hingga 23 derajat Celsius.

Selama periode pengamatan tersebut, petugas di pos pantau juga melihat tujuh kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Sat/Putih dan Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimal dua kilometer.

Peta Sektor Potensi Bahaya Merapi

BPPTKG menetapkan radius potensi bahaya saat ini meliputi beberapa sektor sungai yang berhulu di puncak Merapi:

  • Sektor Selatan – Barat Daya: Sungai Boyong (maksimal 5 km), serta Sungai Bedog, Sungai Krasak, dan Sungai Bebeng (maksimal 7 km).

  • Sektor Tenggara: Sungai Woro (maksimal 3 km) dan Sungai Gendol (maksimal 5 km).

Baca juga  Pemkab Gunungkidul Siapkan Penataan Pantai Sepanjang Berkonsep Jimbaran, 109 Kios Dibongkar

Apabila terjadi letusan eksplosif, material vulkanik diperkirakan dapat menjangkau radius hingga tiga kilometer dari puncak.

Masyarakat yang tinggal di dekat alur sungai diimbau untuk mewaspadai bahaya banjir lahar dingin di musim hujan, serta mengantisipasi paparan abu vulkanik jika terjadi erupsi lanjutan.

BPPTKG terus memantau aktivitas vulkanik ini selama 24 jam penuh untuk memberikan informasi resmi kepada publik.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
tiktok-5064078_1280
Ramai di TikTok, Warung Madura Baju Kuning Viral, Apa Isi Kontennya?
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya