Merapi Luncurkan 23 Kali Lava Pijar dalam Sepekan, Warga Diminta Waspada

Bagikan :
Guguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari kejauhan. (Dok. BPPTKG)

Kabarjawa – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih menunjukkan intensitas yang tinggi.

Dalam sepekan terakhir, mulai 4 hingga 10 April 2025, Gunung Merapi tercatat meluncurkan 23 kali guguran lava pijar yang mengarah ke Kali Bebeng, Kali Krasak, dan Sat/Putih.

Jarak Guguran Capai 2.000 Meter

Kepala BPPTKG, Agus Budi Santosa, menjelaskan bahwa guguran lava pijar tersebut meluncur dengan jarak maksimum mencapai 2.000 meter. Selain itu, BPPTKG juga mencatat adanya asap kawah berwarna putih dengan tekanan lemah, intensitas sedang, dan tinggi asap mencapai 75 meter dari puncak.

Di sekitar pos pengamatan, curah hujan tercatat mencapai 22 mm/hari, yang menurut BPPTKG berpotensi memicu lahar hujan.

Dalam periode pemantauan tersebut, petugas juga mencatat 154 kali guguran, 120 kali gempa hybrid/fase banyak, serta satu kali gempa tektonik.

“Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung, yang berarti potensi awan panas guguran tetap tinggi,” ujar Agus.

Status Merapi Tetap Siaga

BPPTKG menetapkan bahwa status aktivitas Gunung Merapi masih berada di tingkat Siaga. Potensi bahaya saat ini meliputi guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya, yaitu:

  • Sungai Boyong (maksimal 5 km)
  • Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng (maksimal 7 km)
Baca juga  Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi: Dua Kali Awan Panas Meluncur dalam Sepekan, Kubah Lava Gunung Merapi Alami Perubahan

Sementara itu, di sektor tenggara:

  • Sungai Woro (maksimal 3 km)
  • Sungai Gendol (maksimal 5 km)

Potensi lontaran material vulkanik dari letusan eksplosif juga diperkirakan bisa menjangkau hingga radius 3 km dari puncak.

BPPTKG Imbau Waspada dan Siap Siaga

Agus mengimbau agar pemerintah daerah di wilayah Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten segera melakukan langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Masyarakat juga diingatkan tidak beraktivitas di kawasan rawan bencana, khususnya dalam radius yang telah ditetapkan sebagai daerah bahaya.

Selain itu, BPPTKG juga mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi lahar hujan dan awan panas guguran, terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Merapi.

Warga juga disarankan untuk mengantisipasi gangguan akibat sebaran abu vulkanik yang bisa berdampak pada kesehatan maupun aktivitas sehari-hari.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid