Matcha vs Kopi: Mana yang Lebih Tinggi Kafein dan Bikin Fokus?

Bagikan :

kabarjawa – Belakangan ini matcha semakin populer sebagai alternatif kopi untuk menemani aktivitas sehari-hari. Minuman berwarna hijau ini dikenal memiliki kafein sekaligus L-theanine yang dikaitkan dengan sensasi fokus dan kewaspadaan.

Meski begitu, matcha tetap mengandung kafein. Bahkan, karena dibuat dari daun teh yang digiling hingga menjadi bubuk, seluruh bagian daun ikut dikonsumsi. Lantas, bagaimana kandungan kafein matcha jika dibandingkan dengan kopi?

Mengapa Matcha Mengandung Kafein?

Kepekatan kafein pada matcha dipengaruhi oleh cara tanaman teh dibudidayakan dan cara minuman tersebut dibuat.

Salah satunya melalui teknik peneduhan atau shade-grown. Tanaman teh biasanya dinaungi beberapa minggu sebelum dipanen. Proses ini memengaruhi komposisi senyawa dalam daun, termasuk klorofil, asam amino, dan kafein.

Selain itu, matcha berbeda dari teh hijau biasa. Teh hijau umumnya diseduh kemudian ampas daunnya dibuang. Sementara matcha dibuat dari daun tencha yang diproses dan digiling menjadi bubuk halus, sehingga bubuk tersebut ikut dikonsumsi.

Baca juga  Arc’teryx di Indonesia: Legalitas, Kepemilikan, dan Fakta yang Perlu Diketahui

Kadar kafein juga dapat berbeda berdasarkan jenis, kualitas, varietas tanaman, dan jumlah bubuk yang digunakan. Matcha dengan kualitas dan bahan baku berbeda tidak selalu memiliki kadar kafein yang sama.

Bagaimana Kafein Bekerja di Otak?

Setelah dikonsumsi, kafein diserap ke dalam aliran darah dan kemudian bekerja terutama dengan menghambat reseptor adenosin di otak.

Adenosin merupakan senyawa yang berperan dalam munculnya rasa lelah dan kantuk. Ketika reseptornya diblokir kafein, rasa kantuk dapat berkurang sehingga seseorang merasa lebih waspada dan fokus.

Efek kafein dapat bertahan selama beberapa jam. Namun, durasinya berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi metabolisme, jumlah konsumsi, toleransi, obat-obatan, hingga kondisi tubuh.

Karena itu, efek setelah minum kopi atau matcha tidak selalu sama pada setiap orang.

Matcha vs Kopi, Mana yang Lebih Banyak Kafein?

Kopi dan matcha sama-sama mengandung kafein, tetapi jumlahnya sangat bergantung pada jenis produk dan takaran yang digunakan.

Secara umum, secangkir kopi seduh mengandung kafein lebih banyak dibandingkan secangkir matcha yang dibuat dengan sekitar 1-2 gram bubuk. Namun, kadar kafein matcha dapat meningkat jika jumlah bubuk yang digunakan lebih banyak.

Baca juga  Kasus Keracunan di Sempukerep Wonogiri Bertambah, Total 19 Warga Terdampak

Perbandingan sederhananya dapat dilihat berikut:

  • Kopi seduh: umumnya sekitar 80-100 mg kafein per cangkir, meski jumlah sebenarnya dapat bervariasi.
  • Matcha: sekitar 30-50 mg kafein untuk porsi 1-2 gram, tergantung produk dan takaran.
    Kandungan per gram: matcha dapat memiliki konsentrasi kafein yang cukup tinggi karena seluruh bubuk daun dikonsumsi.

Jadi, membandingkan kafein berdasarkan satu gram bahan saja tidak cukup. Takaran yang digunakan ketika membuat minuman juga sangat menentukan jumlah kafein yang masuk ke tubuh.

Mengapa Matcha Sering Dikaitkan dengan Energi yang Lebih Stabil?

Salah satu hal yang membuat matcha berbeda adalah kandungan L-theanine, yakni asam amino yang secara alami terdapat pada daun teh.

L-theanine dan kafein telah banyak diteliti dalam kaitannya dengan perhatian dan kewaspadaan. Kombinasi keduanya sering dikaitkan dengan kondisi fokus yang lebih tenang dibandingkan efek stimulan yang dirasakan sebagian orang setelah mengonsumsi kopi.

Namun, anggapan bahwa matcha selalu menghasilkan energi yang lebih stabil dan kopi selalu menyebabkan caffeine crash perlu dilihat secara hati-hati. Respons terhadap kafein berbeda-beda, sehingga tidak semua orang mengalami efek yang sama.

Antioksidan Matcha dan Kopi

Baik kopi maupun matcha mengandung senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas antioksidan.

Kopi antara lain mengandung asam klorogenat (chlorogenic acid), sedangkan matcha kaya akan kelompok polifenol yang disebut katekin, termasuk epigallocatechin gallate (EGCG).

Baca juga  Efisiensi Anggaran di Pemalang: Pendidikan dan Kesehatan Tetap Prioritas

Keduanya telah diteliti terkait berbagai aspek kesehatan. Namun, kandungan antioksidan tidak berarti salah satu minuman secara otomatis lebih sehat untuk semua orang. Pola makan, jumlah konsumsi, kondisi kesehatan, dan cara penyajian tetap menjadi faktor penting.

Berapa Batas Aman Kafein dalam Sehari?

Untuk kebanyakan orang dewasa sehat, sejumlah otoritas kesehatan menetapkan batas konsumsi kafein sekitar 400 mg per hari. Jumlah tersebut mencakup seluruh sumber kafein, bukan hanya kopi atau matcha.

Sementara itu, bagi ibu hamil, batas yang umum digunakan adalah maksimal 200 mg kafein per hari.

Jumlah bubuk matcha yang aman tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan sendok teh karena kandungan kafein setiap produk berbeda. Karena itu, perhatikan informasi kandungan pada kemasan dan hitung total kafein dari seluruh makanan atau minuman yang dikonsumsi.

Tips Minum Matcha agar Tidak Berlebihan

Ada beberapa hal yang bisa diperhatikan ketika menjadikan matcha sebagai minuman harian:

  • Perhatikan jumlah bubuk yang digunakan agar asupan kafein tidak berlebihan.
  • Hindari mengonsumsi matcha terlalu dekat dengan waktu tidur jika kafein membuat sulit tidur.
  • Jika perut sensitif, pertimbangkan untuk tidak meminumnya saat perut kosong.
  • Perhatikan total konsumsi kafein dari kopi, teh, minuman energi, cokelat, dan sumber lainnya.
  • Jika sedang hamil atau memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan batas konsumsi kafein dengan tenaga kesehatan.

Berita Terbaru

SIM kedaluwarsa sehari harus bikin baru? Cek aturan, biaya SIM baru dan perpanjangan serta biaya tambahan yang perlu disiapkan. (Istimewa)
SIM Kedaluwarsa Sehari Harus Bikin Baru? Cek Aturan dan Biayanya
PSIM dan PSS sepakat menjaga Derby Mataram tetap aman. Simak 9 poin komitmen damai jelang Super League 2026/2027. (AI)
Suporter PSIM dan PSS Janji Damai Jelang Derby Mataram di Super League 2026/2027
Matcha dan kopi sama-sama mengandung kafein. Simak perbandingan kadar kafein, efek pada tubuh, dan batas aman konsumsinya. (Pixabay/nilerubinacoffee)
Matcha vs Kopi: Mana yang Lebih Tinggi Kafein dan Bikin Fokus?
Pemkot Jogja melelang titik reklame di simpang Gramedia dengan harga limit Rp150 juta. Cek jadwal, syarat, dan cara ikut lelang. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)
Pemkot Jogja Lelang Titik Reklame di Simpang Gramedia, Harga Limit Rp150 Juta
Link war tiket BIGBANG Jakarta 2027, jadwal presale, harga semua kategori, dan cara membeli tiket resmi konser di JIS. (instagram/pkentertainment.id)
Link War Tiket Konser BIGBANG Jakarta 2027, Jadwal dan Harga Semua Kategori

Terpopuler

Profil Nusron Wahid, Menteri ATR/BPN, pendidikan, karier, istri, orang tua, serta fakta soal hubungan keluarganya dengan Gus Dur. (Foto: Humas Kementerian ATR)
Nusron Wahid Anak Siapa? Ini Profil Menteri ATR dan Apakah Punya Hubungan Keluarga dengan Gus Dur
Kanaya Whu meninggal dunia di RSHS Bandung akibat kanker. Simak profil, status pernikahan, karier, dan hubungannya dengan KDM. (Foto instagram/kanayawhu)
Kanaya Whulan Meninggal Dunia Sakit Apa? Ini Profil, Sudah Menikah atau Belum, dan Hubungan dengan KDM
Amanda Rigby anak siapa? Simak profil, orang tua, pendidikan, karier, bisnis, hingga status pernikahannya dengan Andre Taulany. (Foto: instagram/amandarigby6)
Amanda Rigby Anak Siapa? Ini Biodata, Pendidikan, Karier, dan Status Pernikahannya
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Link Twibbon Hari Perhubungan Nasional 2026 terbaru desain estetik. Unduh gratis dan bagikan ke media sosial untuk merayakannya. (Foto: Twibbonize)
Link Twibbon Hari Perhubungan Nasional 2026 Terbaru Desain Estetik, Unduh Gratis dan Bagikan ke Media Sosial