
Kabarjawa – Efisiensi anggaran menjadi kebijakan yang harus diterapkan oleh setiap daerah, termasuk Kabupaten Pemalang. Namun, di tengah kebijakan penghematan ini, sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama.
Pemerintah Kabupaten Pemalang memastikan bahwa alokasi anggaran untuk dua sektor ini tidak akan terpengaruh oleh pemangkasan dana. Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk tetap memprioritaskan layanan dasar bagi masyarakat.
Efisiensi Anggaran Tanpa Mengorbankan Pendidikan dan Kesehatan
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pemalang menegaskan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 serta Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025 tidak akan berdampak pada anggaran pendidikan dan kesehatan.
Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat untuk dua sektor ini tetap akan disalurkan tanpa pemangkasan.
Sebagai konsekuensi dari efisiensi anggaran, sektor pembangunan infrastruktur, terutama jalan, menjadi salah satu yang terdampak. Namun, pemerintah daerah memastikan bahwa program-program pendidikan dan kesehatan tetap berjalan sesuai rencana tanpa hambatan anggaran.
Program yang Tetap Berjalan
Efisiensi anggaran ini tidak hanya mempertahankan alokasi dana untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Kesehatan, tetapi juga mencakup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang memiliki program terkait.
Beberapa contoh program yang tetap berjalan antara lain pembangunan perpustakaan, pelatihan guru, serta peningkatan fasilitas layanan kesehatan.
Selain itu, penanganan darurat sampah juga termasuk dalam cakupan anggaran yang tetap tersedia. Pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dengan memilah dan mengolahnya sejak dari rumah. Langkah ini diambil sebagai bagian dari kebijakan.
Meskipun adanya kebijakan efisiensi anggaran, sektor pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Pemalang tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan bahwa program-program penting dalam dua sektor ini tetap berjalan tanpa hambatan.
Dengan strategi pengelolaan anggaran yang tepat, masyarakat tetap dapat menikmati layanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas.(Kabarjawa)