Kasus Keracunan di Sempukerep Wonogiri Bertambah, Total 19 Warga Terdampak

Bagikan :

Kabarjawa – Wonogiri kembali digemparkan dengan kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi di Desa Sempukerep, Kecamatan Sidoharjo. Jumlah warga yang mengalami gejala keracunan terus bertambah dan hingga kini penyebab pasti kejadian ini masih dalam penyelidikan.

Jumlah Korban Terus Bertambah

Awalnya, terdapat 13 warga yang dilaporkan mengalami gejala mengarah pada keracunan. Namun, berdasarkan data terbaru, jumlah korban meningkat menjadi 19 orang. Dari jumlah tersebut, empat orang harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.

Selain itu, satu warga lainnya kembali dilarikan ke RSUD pada pagi ini, sementara satu orang lainnya telah dibawa pulang. Sementara itu, dua warga lainnya mendapatkan perawatan di sebuah klinik di Kecamatan Jatiroto.

Dugaan Penyebab Keracunan

Hingga saat ini, penyebab pasti dari kejadian ini masih belum dapat dipastikan. Dugaan sementara mengarah pada konsumsi makanan dari sebuah acara kondangan yang diadakan warga setempat pada Minggu (26/1). Namun, pihak berwenang masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan sumber pasti dari dugaan keracunan ini.

Baca juga  Kumpulan Ucapan Hari Posyandu Nasional 29 April 2025, Penuh Makna dan Inspirasi

Warga di Tujuh Rumah Terpapar

Menurut informasi yang dihimpun, warga yang mengalami gejala tersebar di tujuh rumah dalam Dusun Pagersari RT 004 RW 001, Desa Sempukerep. Beberapa korban telah dilarikan ke fasilitas kesehatan guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Pemerintah desa dan tenaga medis setempat terus memantau perkembangan kasus ini untuk mencegah bertambahnya korban.

Kasus dugaan keracunan di Desa Sempukerep, Wonogiri, masih menjadi perhatian serius. Dengan jumlah korban yang terus bertambah, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dalam mengonsumsi makanan, terutama yang berasal dari acara kondangan atau pemberian dari pihak lain.

Pemerintah dan tim medis masih melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi penyebab pasti kejadian ini agar kejadian serupa tidak terulang kembali.(Kabarjawa)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya