ALKIS Desak Indonesia Ambil Peran Nyata dalam Krisis Kemanusiaan Sudan yang Terus Memburuk

Bagikan :
KH. Moch. Hilmi Asshiddiq al-Aroky/Foto: Istimewa

KabarJawa.com– Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Sudan (ALKIS) mendesak pemerintah Indonesia mengambil langkah cepat dan tegas dalam merespons krisis kemanusiaan di Sudan yang semakin memburuk.

Desakan ini muncul karena konflik antara Sudan Armed Forces (SAF) dan Rapid Support Forces (RSF) sejak April 2023 terus memicu gelombang penderitaan yang nyaris tidak mendapat perhatian global.

Krisis yang berkepanjangan itu sudah memaksa lebih dari 10 juta warga Sudan mengungsi, sementara 25 juta lainnya membutuhkan bantuan darurat, berdasarkan data resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sistem kesehatan runtuh, distribusi pangan berhenti, dan jutaan keluarga hidup tanpa kepastian keselamatan.

Kondisi itu menjadikan Sudan sebagai salah satu krisis pengungsian terbesar di dunia, tetapi dunia justru menaruh perhatian yang sangat minim.

Pernyataan ALKIS

Koordinator ALKIS, KH. Moch. Hilmi Asshiddiq al-Aroky, menyerukan agar Indonesia mengambil peran lebih nyata. Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki tradisi panjang dalam kepedulian terhadap isu kemanusiaan.

“Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah dan penuh toleransi. Tidak pantas jika kita tidak peduli pada tragedi kemanusiaan seperti ini. Sudan memang tidak seramai isu Palestina, tetapi penderitaan manusia tidak mengenal batas. Ukurannya sederhana: kita punya hati atau tidak untuk memperhatikannya,” ujar Kiai Hilmi dalam keterangan tertulis pada Senin (17/11/2025).

Baca juga  Menag Nasaruddin Umar Hadir di Puncak HUT ke-16 Kabar Makassar, Terima Kabar Award 2025

Kiai Hilmi, yang juga pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU, menyatakan bahwa banyak tokoh nasional menaruh perhatian besar terhadap krisis Sudan. Namun, ia melihat belum ada wadah nasional yang mampu menyatukan suara mereka secara efektif.

Menurut Kiai Hilmi, pembentukan ALKIS muncul karena suara para tokoh bangsa masih tersebar dan tidak terkoordinasi.

Ia menilai bahwa advokasi yang kuat harus dilakukan melalui organisasi yang memiliki arah dan tujuan yang jelas.

“ALKIS kami bentuk karena tidak ada wadah nasional yang secara khusus mengawal perhatian publik Indonesia terhadap tragedi di Sudan. Banyak tokoh dan organisasi peduli, tetapi suara mereka terpisah. ALKIS hadir untuk menyatukan kepedulian itu agar advokasi lebih terarah. Koordinasi yang kuat dapat mendorong respons pemerintah dan memperkuat tekanan moral masyarakat sipil,” tegas Mudir Zawiyah al-Hikam, Depok, Jawa Barat tersebut.

Desakan Diplomasi Indonesia di Forum Internasional

ALKIS meminta pemerintah Indonesia membuka langkah diplomatik melalui PBB, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan Gerakan Non-Blok. Langkah ini bertujuan membuka jalur aman bagi warga sipil, memperkuat tekanan internasional, dan mendorong penghentian pertempuran.

Baca juga  Senator Gus Hilmy Desak Presiden Prabowo Ambil Peran Nyata dalam Krisis Kemanusiaan Sudan

Kiai Hilmi juga meminta pemerintah menyampaikan posisi resmi yang berpihak pada keselamatan rakyat Sudan, termasuk mendesak penghentian suplai senjata kepada pihak-pihak yang bertikai.

Selain diplomasi, ALKIS menuntut Presiden Prabowo Subianto menugaskan Kementerian Luar Negeri, BNPB, PMI, dan Baznas untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Sudan.

Bantuan itu mencakup kebutuhan medis, logistik, serta dukungan teknis yang memungkinkan penanganan lebih cepat dan terstruktur.

“ALKIS menilai dukungan lintas lembaga serta partisipasi masyarakat sipil dapat memperkuat solidaritas publik Indonesia terhadap kondisi Sudan,” kata Kiai Hilmi.

Seruan ALKIS mendapat dukungan luas dari berbagai ulama dan tokoh nasional.

  • Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, Lc.
  • MA. Hj. Safira Rosa Machrusah
  • KH. Ubaidillah Ruhiyat
  • Dr. (H.C.) K.H. Zulfa Mustofa
  • K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., MA., Ph.D
  • Dr. KH. Muhammad Afifuddin Dimyathi Romly, Lc., MA
  • Dr. KH. Hilmy Muhammad, M.A
  • Dr. KH. Ahmad Fauzi Tijani
  • MA, Hj. Fatimah Asri Mutmainnah
  • Dr. KH. Muhammad Faiz Syukron Makmun
  • M.A, Dr. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA
  • Dr. H. Faisal Hendra, Lc., MA
  • KH. Muhammad Yusron Shidqi Hasyim Muzadi, M.A
  • KH. Dr. Bukhori Sail Attahiri, Lc., M.A., Mssoc
  • Prof. Dr. H Sueb Thahir, Lc., M.A
  • Dr. H. Abdul Kholik, S.H., M.Si
  • Dr. H. Muhammad Shohib Rifa’i, MA
  • H. Muhammad Rizqi Romdhon, B.Ed., Gr., M.H., M.Pd., CWC
  • H. Miftahuddin Ahimy, MA., M.IP
Baca juga  Cara Mudah Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH 2025 Lewat HP

Para tokoh itu menyuarakan satu pesan yang sama: Indonesia tidak boleh berpangku tangan.

“Indonesia memiliki sejarah kepedulian yang panjang. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton ketika jutaan warga Sudan kehilangan hak hidupnya,” pungkas Kiai Hilmi.(ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
tiktok-5064078_1280
Ramai di TikTok, Warung Madura Baju Kuning Viral, Apa Isi Kontennya?
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya