TNI Siap Berantas Premanisme dan Ormas Meresahkan di DIY, Danrem 072/Pamungkas Tegaskan Komitmen Tindak Tegas

Bagikan :
Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M./Foto: ef linangkung

KABARJAWA – Komando Resor Militer (Korem) 072/Pamungkas menegaskan kesiapan penuh untuk menindak tegas segala bentuk aksi premanisme dan keberadaan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang meresahkan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pernyataan tegas itu disampaikan langsung oleh Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., saat menghadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Kebijakan Penanganan Premanisme dan Ormas Meresahkan, Kamis (12/6/2025), di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta.

Tujuan Rakor

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polhukam RI) menyelenggarakan rakor ini sebagai upaya strategis untuk merumuskan langkah bersama antarinstansi dalam menghadapi persoalan yang semakin kompleks terkait premanisme dan aktivitas ormas yang mengganggu ketertiban umum.

Brigjen TNI Dr. Arudji Anwar, S.H., M.H., selaku Asisten Deputi Bidang Koordinasi Organisasi Kemasyarakatan, bertindak sebagai penanggung jawab utama kegiatan tersebut.

Penyelenggara Rakor menyoroti urgensi sinergi lintas sektor dalam menanggulangi aksi-aksi kekerasan jalanan dan praktik intimidasi yang marak dilakukan kelompok tertentu yang mengatasnamakan ormas.

Para peserta sepakat bahwa aktivitas ilegal tersebut tidak hanya mengganggu ketenteraman masyarakat, tetapi juga mengancam iklim investasi dan pembangunan wilayah DIY.

Baca juga  Keraton Jogja Buka Rekrutmen Prajurit Baru, Begini Cara Daftarnya

Dalam forum strategis ini, Brigjen TNI Bambang Sujarwo memaparkan langkah konkret yang telah dan akan diambil pihak TNI dalam menangani fenomena tersebut.

Langkah Antisipasi terhadap Premanisme dan Ormas Meresahkan di DIY

Ia menekankan bahwa Korem 072/Pamungkas siap menjalankan peran melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam memberikan dukungan kepada kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami telah menyiapkan personel dengan kemampuan intelijen yang mumpuni, mengedepankan pendekatan pembinaan teritorial, serta memperkuat pengawasan internal agar tidak ada prajurit yang terlibat dalam praktik premanisme ataupun mendukung aktivitas ormas bermasalah,” tegas Brigjen Bambang Sujarwo di hadapan para pejabat tinggi dari berbagai instansi.

Lebih lanjut, Danrem 072/Pamungkas menegaskan bahwa TNI tidak akan mentolerir bentuk kekerasan, pemaksaan kehendak, atau intimidasi yang dilakukan kelompok-kelompok tertentu.

Ia menyampaikan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama untuk menciptakan ruang sosial aman bagi masyarakat serta lingkungan usaha kondusif.

Rakor menghasilkan komitmen bersama dari seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), lembaga hukum, intelijen, serta unsur masyarakat sipil untuk bertindak secara terpadu dan berkelanjutan.

Baca juga  Kalurahan Mandiri Budaya di Gunungkidul: 14 dari 144 Kalurahan, Ini Perjalanan Dramatis Mereka

Para peserta berkomitmen memperkuat koordinasi, bertukar data secara cepat, serta mengedepankan pendekatan hukum dalam menghadapi gangguan keamanan dari kelompok preman dan ormas radikal.

Beberapa pejabat tinggi hadir dalam rakor tersebut antara lain sebagai berikut.

  • Kabinda DIY Brigjen TNI Firyawan
  • Kasi Intel Kasrem 072/Pmk Kolonel Inf Yudi Rombe
  • Kasiter Kasrem 072/Pmk Kolonel Kav Tri Sugiarto
  • Dandim 0734/Kota Yogyakarta Kolonel Inf Arif Setiyono
  • Karo Ops Polda DIY Kombes Pol Rendra Radita Dewayana
  • Kakesbangpol DIY Lilik Andi Aryanto
  • perwakilan dari Kejati DIY, DPRD DIY, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Komunikasi Ormas Keagamaan (FKOK)
  • Sejumlah tokoh masyarakat

Melalui Rakor ini, pemerintah pusat bersama aparat keamanan dan unsur daerah menyatakan kesiapan penuh dalam menjaga Yogyakarta tetap aman, damai, dan terbebas dari ancaman kekacauan sosial. TNI dan Polri berjanji akan bertindak tegas dan terukur demi menegakkan supremasi hukum dan melindungi kepentingan rakyat.

Dengan strategi terpadu dan komitmen lintas sektor yang solid, DIY siap menghadapi segala bentuk ancaman premanisme dan keberadaan ormas yang menyimpang dari nilai-nilai kebangsaan.

Baca juga  Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat DIY, Ada di Mana Saja?

TNI menegaskan tidak akan membiarkan Yogyakarta kehilangan jati diri sebagai kota budaya, pendidikan, dan kedamaian. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid