
KabarJawa.com – Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mengembangkan sistem pemerintahan berbasis teknologi pintar.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan di Tara Hotel Yogyakarta pada Rabu (8/10/2025). Bupati Tapin Yamani hadir langsung untuk menandatangani nota kesepahaman dengan Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, yang mewakili Wali Kota Yogyakarta.
Kesepakatan ini berlaku selama lima tahun dan diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan digitalisasi Kabupaten Tapin.
Tapin Adopsi Sistem Layanan JSS untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Dalam sambutannya, Bupati Tapin Yamani menegaskan bahwa kerja sama tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata menuju transformasi digital.
Ia mengakui keberhasilan Kota Yogyakarta dalam mengembangkan Jogja Smart Service (JSS) sebagai model layanan publik berbasis teknologi yang telah diakui secara nasional.
“Kami ingin belajar dan mereplikasi inovasi layanan digital yang telah dikembangkan Pemkot Yogyakarta. Aplikasi JSS ini sangat bagus dan terbukti memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap melalui kerja sama ini, Tapin bisa menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan efisien,” ujar Yamani.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah saat ini tengah memperkuat fondasi digital, mulai dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia hingga penguatan infrastruktur teknologi informasi.
Menurutnya, transformasi digital tidak hanya menyangkut teknologi, tetapi juga kesiapan masyarakat dalam beradaptasi dengan layanan publik modern.
“Kami akan mengoptimalkan seluruh potensi yang kami miliki, baik dari SDM, SDA, maupun teknologi informasi. Tujuannya sederhana: kami ingin masyarakat Tapin merasakan manfaat nyata dari pelayanan publik yang modern,” tambah Yamani.
Yogyakarta Sambut Positif Kolaborasi Digital Antar Daerah
Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, menyambut baik kerja sama lintas daerah tersebut. Menurutnya, kolaborasi seperti ini merupakan langkah konkret dalam mempercepat pemerataan inovasi digital di Indonesia.
“Kami sangat mendukung kerja sama ini. Ekosistem yang kuat antar pemerintah daerah harus terus dibangun. Tidak ada daerah yang bisa tumbuh dan berkembang sendirian. Kolaborasi seperti inilah yang akan mempercepat kemajuan bersama,” ujar Aman.
Ia menegaskan, Pemkot Yogyakarta selalu terbuka bagi daerah lain yang ingin belajar atau mengadaptasi sistem digital mereka. Bagi Aman, keberhasilan JSS tidak hanya menjadi kebanggaan Yogyakarta, tetapi juga inspirasi bagi daerah lain untuk memperkuat layanan publik berbasis teknologi.
“Dengan adanya kerja sama ini, fungsi replikasi Layanan Kerja Sama Daerah pada JSS akan semakin luas. Kami berharap langkah ini menjadi contoh konkret bagi daerah lain dalam mengembangkan sistem pelayanan publik yang inklusif dan efisien,” lanjutnya.
Jogja Smart Service, menurut Aman, merupakan simbol dari wajah baru pemerintahan modern yang adaptif dan partisipatif.
Melalui platform ini, warga dapat mengakses berbagai layanan, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan, hingga kanal aduan masyarakat yang langsung terhubung ke instansi terkait.
“JSS adalah bukti nyata bahwa teknologi dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui platform ini, kami menghadirkan layanan yang terintegrasi, cepat, dan transparan,” jelasnya.
Ia menambahkan, replikasi sistem ini di Kabupaten Tapin diharapkan mempercepat penyebaran inovasi digital ke berbagai daerah.
“Kami berharap apa yang telah dibangun di Kota Yogyakarta bisa menjadi inspirasi bagi Kabupaten Tapin dan daerah lain untuk mempercepat pelayanan publik berbasis digital,” pungkas Aman.
Kolaborasi antara Kabupaten Tapin dan Kota Yogyakarta menjadi contoh sinergi antar daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern.
Dengan kerja sama ini, Tapin menunjukkan kesiapannya menuju smart governance, sementara Yogyakarta memperkuat perannya sebagai pelopor inovasi digital di Indonesia.