Yogyakarta dan Pekanbaru Satukan Visi Tata Kota Modern, Teken Kerja Sama Pengendalian Infrastruktur Telekomunikasi

Bagikan :
Penandatanganan Nota Kesepakatan Kerja Sama di Bidang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah antara Yogyakarta dan Pekanbaru/Foto: Pemkot Yogyakarat

KabarJawa.com– Pemerintah Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Pekanbaru resmi menorehkan sejarah baru dengan menandatangani nota kesepakatan kerja sama di bidang penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah.

Momentum bersejarah ini berlangsung di Ruang Yudistira, Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Jumat (19/9), ketika Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, duduk sejajar dengan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, lalu membubuhkan tanda tangan penuh keyakinan.

Nota Kerja Sama antara Yogyakarta dan Pekanbaru

Kedua kota itu menyatukan tekad untuk memperkuat kualitas pemerintahan, mempercepat pembangunan, serta menyalakan kembali harapan akan meningkatnya pelayanan publik, penguatan perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat.

Tidak berhenti pada nota kesepakatan, kedua pemerintah kota juga menegaskan komitmen dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Kali ini, giliran Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta berhadapan dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Pekanbaru. Fokus kerja sama jelas: penataan dan pengendalian infrastruktur pasif telekomunikasi.

Langkah ini lahir dari kesadaran bahwa wajah kota tidak boleh lagi dicederai oleh semrawutnya jaringan kabel fiber optik. Telekomunikasi harus hadir sebagai urat nadi modernisasi, bukan sebagai benang kusut yang merusak estetika kota.

Baca juga  Pemkot Yogyakarta Bakal Revitalisasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, Wujudkan Kolaborasi Baru melalui Tuwanggana

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengakui pihaknya sengaja datang ke Yogyakarta untuk melakukan studi tiru. Ia menegaskan, Yogyakarta sudah lebih maju dalam menata infrastruktur telekomunikasi yang terintegrasi dengan tata ruang kota.

“Dalam rangka mendukung upaya penataan dan pengendalian infrastruktur pasif telekomunikasi, kami ingin belajar dari Kota Yogyakarta. Pengalaman serta praktik yang diterapkan di sini akan menjadi bahan acuan bagi kami dalam menyusun kebijakan dan implementasi di Kota Pekanbaru,” ujar Agung.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, merespons penuh semangat. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan Kota Pekanbaru.

Kekuatan Yogyakarta

Wawan menegaskan, meski Yogyakarta tidak memiliki lahan pertanian maupun perkebunan yang luas, kota ini mengandalkan kekuatan di bidang teknologi informasi, industri kreatif, kesehatan, dan pendidikan.

“Kami sudah mengembangkan Jogja Smart Service dengan konsep single window, single ID, single sign on, atau yang kami sebut sebagai ‘Jogja dalam Satu Genggaman’. Konsep ini lahir untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan publik secara cepat, aman, dan transparan,” tegas Wawan.

Baca juga  Update Resmi Penundaan Pasar Kangen TBY 2025: Jadwal Baru Masih Dinanti

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono, menegaskan arah baru pembangunan kota.

Ia menyebut, sebagai kota pelajar, kota budaya, sekaligus destinasi wisata kelas dunia, Yogyakarta wajib menjaga wajah kotanya agar tetap rapi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Trihastono menjelaskan, penataan kabel fiber optik dengan metode ducting menjadi solusi terbaik. Metode ini bukan hanya menjaga estetika kota, tetapi juga membangun sistem telekomunikasi yang tertata, aman, dan terintegrasi.

“Peran pemilik kabel fiber optik sangat strategis. Kontribusi mereka bukan hanya membantu kelancaran pembangunan, tetapi juga menentukan terciptanya tata kota yang indah, modern, dan aman. Kolaborasi ini bukan sekadar kepatuhan pada regulasi, tetapi komitmen bersama untuk menghadirkan Yogyakarta yang lebih baik,” tegasnya.

Trihastono menambahkan bahwa pemerintah secara rutin menggelar pertemuan dengan para pemilik kabel. Pertemuan itu menjadi ruang menyamakan pemahaman sekaligus memberikan panduan teknis.

“Pemerintah tidak hanya menyosialisasikan pentingnya penataan jaringan kabel, tetapi juga berkewajiban memberikan dukungan agar transisi ke metode ducting berjalan lancar. Kami ingin memastikan penyedia layanan mendapatkan kepastian, sementara masyarakat menikmati wajah kota yang lebih tertata,” jelasnya.

Baca juga  Mengenal Es Jaipong, Minuman Segar Khas Jogja yang Punya Rasa Unik dan Menyegarkan

Dengan penataan kabel yang lebih baik, pihaknya ingin mewujudkan Yogyakarta yang tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga tetap menjaga nilai estetika dan keindahan kota. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid