PAD Wisata Gunungkidul Melejit, DPRD Desak Target Dinaikkan Jadi Rp40 Miliar

Bagikan :
Kunjungan wisatawan ke destinasi pantai dan geopark di Gunungkidul terus meningkat sepanjang 2026. (TJ)

KabarJawa.com – Lonjakan pendapatan sektor wisata di Kabupaten Gunungkidul mulai memantik sorotan DPRD.

Hingga Mei 2026, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata tercatat sudah menembus lebih dari Rp26 miliar atau sekitar 72 persen dari target tahunan Rp36 miliar.

Padahal, tahun anggaran 2026 baru berjalan kurang dari setengah tahun.

Kondisi tersebut membuat kalangan legislatif menilai target PAD wisata yang dipasang pemerintah daerah terlalu rendah dan perlu dievaluasi dalam pembahasan APBD Perubahan mendatang.

Di tengah ramainya kunjungan wisatawan ke kawasan pantai selatan, gua wisata, hingga area geopark, optimisme terhadap sektor pariwisata Gunungkidul semakin menguat.

DPRD Sebut Target Rp40 Miliar Sangat Realistis

Anggota Komisi B DPRD Gunungkidul, Ery Agustin Sudiyanti, mengatakan tren pertumbuhan sektor wisata di Gunungkidul menunjukkan perkembangan yang sangat positif.

“Progresnya bagus dan wisata di Gunungkidul tumbuh dengan baik,” ujar Ery, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, lonjakan PAD wisata bukan sekadar kenaikan angka statistik.

Peningkatan tersebut disebut sudah berdampak langsung terhadap percepatan pendapatan daerah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga  TPR Pantai Selatan Gunungkidul Mulai Dibangun, Proyek Rp2,6 Miliar Ini Ubah Wajah Akses Wisata Tepus

Ery menilai target PAD wisata sebenarnya dapat dinaikkan hingga Rp40 miliar karena tren pemasukan masih terus bergerak naik.

“Jadi, target PAD wisata mencapai Rp40 miliar merupakan hal yang realistis dan bisa dicapai. Kalau kami hitungkan dengan menekan potensi kebocoran, maka bisa lebih tinggi lagi,” tegasnya.

Pergantian Petugas TPR Disebut Berdampak Besar

Dalam keterangannya, Ery juga menyoroti perubahan sistem pengelolaan petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) yang dilakukan pemerintah daerah.

Ia menyebut pergantian seluruh petugas TPR menjadi salah satu faktor yang ikut mendongkrak pemasukan sektor wisata secara signifikan.

“Pendapatan melejit sejak pemkab mengganti semua petugas TPR. Kami sudah sejak dulu menyarankan itu, tapi Pemkab ngeyel terutama bupati dan kepala dinas sebelumnya,” katanya.

Pernyataan itu sekaligus memunculkan kembali isu kebocoran retribusi wisata yang selama ini kerap menjadi perhatian DPRD.

Kalangan legislatif sejak lama mendorong pembenahan tata kelola retribusi wisata agar PAD lebih optimal.

Kini, hasil pembenahan tersebut mulai terlihat melalui kenaikan pendapatan yang jauh lebih tinggi dibanding proyeksi awal pemerintah daerah.

Baca juga  DPRD Gunungkidul Dorong Dispar Maksimalkan Libur Natal dan Tahun Baru untuk Dongkrak PAD

Pantai dan Wisata Alam Masih Jadi Magnet

Sejumlah destinasi wisata unggulan di Gunungkidul masih dipadati wisatawan, terutama saat akhir pekan dan musim libur panjang.

Kawasan pantai selatan seperti Baron, Drini, Indrayanti, hingga kawasan geopark terus menjadi magnet utama kunjungan wisatawan lokal maupun luar daerah.

Selain itu, promosi digital dan tren wisata alam disebut ikut mendongkrak jumlah kunjungan ke berbagai destinasi baru.

Di sejumlah titik wisata, antrean kendaraan dan kepadatan pengunjung masih kerap terlihat saat libur akhir pekan.

Kondisi tersebut ikut menggerakkan ekonomi warga sekitar, mulai dari pelaku UMKM, penginapan, jasa transportasi lokal, hingga pedagang kuliner.

PAD Wisata Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Lonjakan PAD wisata memberi ruang fiskal lebih besar bagi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk memperkuat pembangunan daerah.

Peningkatan pendapatan dari sektor pariwisata dinilai penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga pengembangan destinasi wisata baru.

DPRD memperkirakan isu kenaikan target PAD wisata akan menjadi salah satu pembahasan utama dalam APBD Perubahan 2026.

Baca juga  DPRD Gunungkidul Sentil Kebijakan Disiplin ASN, Soroti Efek Domino terhadap UMKM Lokal

Jika tren pemasukan tetap stabil hingga pertengahan tahun, target baru yang lebih tinggi dinilai sangat mungkin disepakati.

Bagi banyak pihak, lonjakan PAD wisata saat ini bukan hanya soal angka pendapatan daerah, tetapi juga penanda bahwa sektor pariwisata Gunungkidul tengah memasuki fase pertumbuhan baru.

Tantangan berikutnya kini berada pada tata kelola retribusi, transparansi pengelolaan wisata, serta kemampuan pemerintah menjaga momentum pertumbuhan sektor pariwisata ke depan.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid