DPRD Gunungkidul Sentil Kebijakan Disiplin ASN, Soroti Efek Domino terhadap UMKM Lokal

Bagikan :
Kebijakan Disiplin ASN Gunungkidul/Foto Ilustrasi: Freepik

KABARJAWA – DPRD Gunungkidul melayangkan peringatan keras kepada Pemkab Gunungkidul soal penerapan kebijakan penegakan disiplin bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru saja berlaku.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gunungkidul, Ery Agustin, secara terbuka menyentil Bupati Endah Subekti Kuntariningsih.

Sentilan untuk Kebijakan Disiplin ASN

Ia menilai Bupati mengabaikan dampak lanjutan dari kebijakan tersebut, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini menggantungkan penghasilan dari para ASN.

Ery mengaku mendukung penuh penegakan kedisiplinan di lingkungan birokrasi. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap wajib memberikan ruang toleransi yang masuk akal, terutama pada jam istirahat kerja.

Menurutnya, ASN memiliki hak untuk menggunakan waktu istirahat guna makan siang di warung atau rumah makan sekitar kantor.

“Kami sepakat jam kerja harus dipatuhi. Tapi kalau saat istirahat antara pukul 12.00 sampai 13.00 ASN mau nyoto atau wedangan, ya biarkan saja. Itu bukan sekadar urusan perut, tapi juga wujud nyata dukungan terhadap UMKM lokal,” tegas Ery kepada wartawan, Sabtu (2/8/2025).

Baca juga  Ribuan Honorer Gunungkidul Didorong jadi PPPK Paruh Waktu, Pemkab Serahkan Nasib ke Pemerintah Pusat

Ery mengingatkan Bupati Endah agar tidak melupakan visi dan misi yang pernah ia gaungkan sejak kampanye, yakni Ngayomi, Ngayani, Ngayemi.

Menurutnya, visi tersebut seharusnya mewujud dalam kebijakan yang mengayomi rakyat kecil, termasuk para pelaku UMKM yang beroperasi di sekitar perkantoran pemerintah.

“Dalam visi-misi bupati tercantum komitmen mendukung UMKM. Tapi kalau aturan terlalu kaku, warung-warung kecil bisa mati perlahan. Ini fakta, bukan asumsi. Dua hari ini sudah banyak warung mengeluh karena omzet mereka turun drastis,” jelasnya.

Politikus itu juga menyayangkan jika jargon Ngayomi hanya tinggal slogan. Ia mempertanyakan makna perlindungan pemerintah jika pada kenyataannya para pedagang justru merasa ditinggalkan.

“Kalau semua dilarang, lalu di mana ngayominya? ASN dan pamong selama ini menjadi konsumen utama warung-warung kecil. Kalau mereka dilarang beli makan, lalu siapa yang menghidupi pedagang?” tukasnya.

Ery bahkan menyebut bahwa kontribusi warung terhadap pendapatan daerah tidak remeh. Ia menyoroti sumbangan pajak restoran yang juga datang dari pelaku usaha kecil, bukan hanya dari usaha besar.

Baca juga  Sri Sultan HB X Dorong Penguatan Ekosistem Halal sebagai Fondasi Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

“Pajak restoran itu datang juga dari warung kecil yang setiap hari menggeliat karena disokong oleh ASN. Jangan sampai kita mematikan ekosistem ini hanya karena ingin menegakkan aturan tanpa mempertimbangkan dampaknya,” ujarnya.

Permintaan pada Bupati

Ia meminta Bupati Gunungkidul untuk konsisten dengan visi awalnya dan menciptakan iklim kerja yang sehat serta nyaman bagi para ASN. Ia juga berharap pemerintah tidak menciptakan suasana kerja yang menekan dan membuat pegawai merasa tidak tenteram.

“Kami bukan melawan kedisiplinan. Tapi kami meminta agar bupati tetap berpihak pada ekonomi kerakyatan. Jangan sampai ASN takut untuk makan siang di warung sendiri. Ini bukan hanya soal makan, tapi soal perputaran ekonomi daerah,” tegas Ery.

Sebelumnya, jagat birokrasi Gunungkidul gempar karena pesan berantai yang menyebar luas di kalangan ASN, pamong kalurahan, hingga tenaga pengajar.

Isi pesan tersebut mencantumkan sederet larangan ketat bagi mereka yang menerima penghasilan dari APBN, APBD, atau APBKalurahan.

Beberapa larangan itu antara lain meliputi wajib membawa surat tugas saat bertugas di luar, serta larangan untuk mampir ke warung makan di luar jam istirahat resmi pukul 12.00–13.00 WIB.

Baca juga  Polri Siap Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Seluruh Indonesia, Libatkan Mabes hingga Polsek

Kebijakan itu sontak memunculkan pro dan kontra. Sejumlah ASN mengaku kebingungan, sementara para pedagang kecil mulai merasakan penurunan omzet yang signifikan.

“Selama ini kami mengandalkan pembeli dari kantor-kantor pemerintah. Kalau semua pegawai dilarang jajan, ya kami harus tutup. Siapa lagi yang mau beli?” keluh salah satu pemilik warung di kawasan Wonosari. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid