Hari Kesadaran Penghapusan Ekspor Hewan Hidup: AFJ Desak Global Setop Praktik Kejam Kargo Ternak

Bagikan :
Organisasi perlindungan hewan mendesak revisi standar transportasi internasional demi meningkatkan kesejahteraan hewan ternak. (KJ/Gemini)

KabarJawa.com – Praktik ekspor hewan hidup kembali menjadi sorotan dalam peringatan Hari Kesadaran Internasional Penghapusan Ekspor Hewan Hidup atau Ban Live Exports International Awareness Day.

Organisasi perlindungan hewan menilai pengiriman hewan ternak jarak jauh masih menimbulkan penderitaan yang serius dan mendesak adanya perubahan kebijakan di tingkat global.

Animal Friends Jogja (AFJ) menjadi salah satu organisasi yang bergabung dalam gerakan internasional tersebut.

Bersama puluhan organisasi perlindungan hewan yang dipimpin Compassion in World Farming, AFJ menyerukan kepada World Organisation for Animal Health (WOAH) agar memperkuat standar kesejahteraan hewan dalam transportasi serta mendorong penghentian bertahap ekspor hewan hidup jarak jauh.

Koordinator Komunikasi AFJ Farmed Animals Advocacy Program, Dian Erviana, mengatakan jutaan hewan ternak setiap tahun harus menjalani perjalanan panjang dalam kondisi yang dinilai tidak layak.

Menurut dia, hewan-hewan tersebut kerap ditempatkan dalam ruang sempit selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, menghadapi cuaca ekstrem, kekurangan pakan dan air minum, mengalami cedera, hingga stres berat yang dapat berujung pada kematian.

“Praktik ini memperlakukan hewan bukan sebagai makhluk hidup yang mampu merasakan sakit, takut, dan stres, melainkan sekadar komoditas atau muatan kargo yang dipindahkan dari satu negara ke negara lain,” ujarnya.

Dorong Revisi Standar Internasional

AFJ menilai revisi pedoman internasional mengenai transportasi hewan yang tengah dibahas WOAH menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan kesejahteraan hewan.

Baca juga  Rumah Bersejarah Prof dr Sardjito Dijual, Ahli Waris Pilih Lepaskan demi Hindari Konflik Keluarga

Koalisi organisasi perlindungan hewan global telah mengirim surat terbuka kepada WOAH menjelang proses revisi tersebut.

Mereka meminta perwakilan veteriner dari 183 negara anggota WOAH memperbarui standar transportasi yang dinilai belum mengikuti perkembangan ilmu kesejahteraan hewan modern.

“AFJ menilai revisi tersebut menjadi momentum penting untuk menghadirkan perubahan nyata dalam perlindungan hewan ternak di tingkat global,” kata Dian.

Sebagai anggota WOAH, Indonesia dinilai memiliki kesempatan untuk ikut menentukan arah kebijakan perlindungan hewan dunia.

AFJ mendorong Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian agar berpartisipasi aktif dalam proses konsultasi revisi standar tersebut.

Organisasi ini juga berharap pemerintah Indonesia memperkuat implementasi aturan kesejahteraan hewan di tingkat nasional.

Risiko bagi Hewan dan Kesehatan Masyarakat

AFJ menyebut persoalan ekspor hewan hidup tidak hanya berkaitan dengan aspek etika, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat dan keamanan pangan.

Kondisi pengangkutan yang padat dan tidak higienis dinilai dapat mempercepat penyebaran penyakit antarsesama hewan.

Di sisi lain, stres berkepanjangan berpotensi menurunkan daya tahan tubuh hewan sehingga meningkatkan risiko munculnya penyakit menular.

Baca juga  Persetujuan Draft RDTR dari Kementerian Sudah Turun, DPRD Gunungkidul Desak Pemkab Segera Susun RDTRK 

Dalam konteks perdagangan internasional, kondisi tersebut dapat memperbesar peluang penyebaran penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia.

Karena itu, penghentian transportasi hewan hidup jarak jauh dinilai tidak hanya bermanfaat bagi kesejahteraan hewan, tetapi juga menjadi langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan masyarakat global.

Tragedi yang Berulang

Seruan penghentian ekspor hewan hidup juga dipicu sejumlah insiden kematian massal hewan selama proses pengangkutan.

Bulan lalu, sekitar 4.000 ekor domba dan kambing dilaporkan mati di lepas pantai Oman.

Peristiwa tersebut menambah daftar panjang kematian hewan ternak dalam perjalanan ekspor internasional.

Koalisi organisasi perlindungan hewan menyebut kejadian tersebut sebagai bagian dari rangkaian bencana yang terus berulang.

Ribuan hewan dilaporkan mati akibat kecelakaan kapal, tenggelam di laut, terjebak dalam konflik geopolitik, maupun tidak mampu bertahan menghadapi kondisi pengangkutan yang buruk.

Alternatif Perdagangan

AFJ menilai perdagangan internasional tidak harus bergantung pada ekspor hewan hidup.

Kebutuhan pasar dinilai dapat dipenuhi melalui perdagangan daging, karkas, maupun material genetik untuk pembiakan.

Alternatif tersebut dianggap lebih aman dan dapat mengurangi risiko penderitaan hewan selama proses transportasi.

Manajer Kampanye Advokasi Kesejahteraan Hewan yang Diternakkan AFJ, Dwi Octavia, mengatakan praktik ekspor hewan hidup sudah seharusnya dievaluasi.

Baca juga  Tunjangan Puluhan Juta DPRD DIY Picu Polemik, Sri Sultan HB X Tegaskan Semua Aturan dari Pusat

“Setiap tahun, jutaan hewan yang diternakkan dipaksa menjalani perjalanan panjang yang menyebabkan penderitaan luar biasa. Praktik ini tidak lagi dapat dibenarkan, terutama ketika tersedia alternatif perdagangan yang lebih aman. Revisi standar transportasi hewan oleh WOAH merupakan momentum penting untuk memperkuat perlindungan kesejahteraan hewan secara global dan mendorong penghentian bertahap ekspor hewan hidup jarak jauh,” katanya.

Sejumlah Negara Mulai Membatasi

Beberapa negara telah mengambil langkah pembatasan terhadap ekspor hewan hidup.

Britania Raya pada 2024 melarang ekspor hewan hidup untuk tujuan penggemukan dan pemotongan dengan pertimbangan kesejahteraan hewan.

Selandia Baru, Australia, dan Jerman juga telah menerapkan berbagai bentuk pembatasan maupun larangan terhadap pengiriman hewan hidup dalam kondisi tertentu.

Wakil Direktur Kampanye Global Compassion in World Farming, Charlotte Reid, menegaskan bahwa hewan merupakan makhluk hidup yang memiliki kemampuan merasakan penderitaan.

“Hewan adalah makhluk hidup yang memiliki kesadaran dan kemampuan merasakan, bukan sekadar muatan kargo. Tidak ada alasan yang dapat membenarkan penderitaan jutaan hewan yang dipaksa menjalani perjalanan panjang dan melelahkan ini setiap tahun,” ujarnya.

AFJ berharap revisi standar transportasi oleh WOAH dapat menjadi titik awal perubahan kebijakan global untuk meningkatkan perlindungan terhadap hewan ternak.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya
tiktok-5064078_1280
Ramai di TikTok, Warung Madura Baju Kuning Viral, Apa Isi Kontennya?