
KabarJawa.com-Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan peternak melalui distribusi bantuan Kegiatan Pengembangan Ayam Petelur Merah Putih Gelombang Kedua.
Program strategis ini menyasar kelompok tani dan kelompok wanita tani (KWT) sebagai ujung tombak produksi pangan berbasis peternakan di wilayah Kulon Progo.
Bantuan Ayam Petelur
Kepala Bidang Produksi dan Pengembangan Usaha Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Bambang Dwi Sukristiyana Riyanta, memimpin langsung pelaksanaan distribusi bantuan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong penguatan sektor peternakan rakyat. Jadi, sektor ini mampu menjadi penopang ekonomi keluarga sekaligus mendukung program nasional ketahanan pangan.
Pada gelombang kedua ini, Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo menyalurkan bantuan kepada sejumlah kelompok tani di Kapanewon Nanggulan.
Kelompok yang menerima bantuan meliputi Kelompok Tani Subur, Kelompok Tani Gotro, dan Kelompok Tani Ngudi Rahayu.
Ketiga kelompok tersebut kini resmi mengelola bantuan ayam petelur Merah Putih sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi telur di tingkat lokal.
Distribusi gelombang kedua ini melanjutkan penyaluran tahap sebelumnya yang telah berlangsung pada 5 Desember 2025.
Pada tahap awal tersebut, pemerintah menyalurkan bantuan Ayam Petelur Merah Putih kepada KWT Srikandi Manunggal yang berlokasi di Kapanewon Panjatan.
Keberhasilan distribusi tahap pertama menjadi pijakan kuat bagi pelaksanaan gelombang berikutnya.
Agenda Lanjutan
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo juga telah menyusun agenda lanjutan. Pada 15 Desember 2025, pemerintah menjadwalkan distribusi Ayam Petelur Merah Putih kepada beberapa kelompok berikut.
- Kelompok Tani Lestari dan KWT Ngudi Makmur di Kapanewon Pengasih
- Kelompok Tani Mitra Jaya di Kapanewon Wates.
“Rangkaian distribusi ini menunjukkan konsistensi pemerintah dalam memperluas manfaat program secara merata di seluruh wilayah,” ujarnya.
Kegiatan Pengembangan Ayam Petelur Merah Putih merupakan program dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Program ini mendukung Gerakan Pangan Merah Putih, sebuah inisiatif nasional yang bertujuan memperkuat kemandirian pangan berbasis produksi dalam negeri.
Melalui kegiatan ini, pemerintah menargetkan peningkatan produksi telur ayam secara signifikan sekaligus peningkatan pendapatan peternak.
Selain itu, program ini juga secara langsung mendukung pelaksanaan Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang membutuhkan pasokan protein hewani berkualitas dan berkelanjutan.
Setiap kelompok tani dan KWT penerima bantuan memperoleh paket lengkap sarana dan prasarana peternakan.
Pemerintah menyalurkan 600 ekor ayam petelur pullet umur 16 minggu kepada masing-masing kelompok.
Selain itu, pemerintah juga menyediakan bangunan kandang, baterai ayam lengkap dengan tempat pakan dan minum sistem nipple drinking, serta pakan jadi sebanyak 5 ton yang mencukupi kebutuhan selama tiga bulan.
Tidak hanya itu, pemerintah juga melengkapi bantuan dengan obat-obatan, vitamin, dan desinfektan yang mencukupi kebutuhan pemeliharaan ayam selama kurang lebih enam bulan.
Dukungan menyeluruh ini memungkinkan peternak langsung menjalankan usaha tanpa terbebani modal awal yang besar.
Dengan distribusi bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berharap kelompok tani mampu mengelola usaha peternakan ayam petelur secara berkelanjutan, mandiri, dan produktif.
Program ini sekaligus menjadi langkah nyata pemerintah dalam membangun kedaulatan pangan, memperkuat ekonomi desa, serta memastikan ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat. (ef linangkung)