Aktivitas Gunung Merapi Sepekan Terakhir Menguat, BPPTKG Tegaskan Status Masih Siaga

Bagikan :
Aktivitas Merapi masih tinggi, kubah lava barat daya terus membesar. (BPPTKG)

KabarJawa.com — Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan aktivitas Gunung Merapi selama sepekan terakhir masih tinggi.

Kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso, menyebut erupsi efusif masih berlangsung, dengan pertumbuhan kubah lava sektor barat daya yang semakin dominan dan berpotensi runtuh.

Data pemantauan menunjukkan kubah lava barat daya terus membesar dan kini jauh lebih besar dibanding kubah tengah. Kondisi tersebut meningkatkan potensi guguran lava dan awan panas guguran (APG).

Kondisi Visual: Asap Putih Teramati Konsisten

Berdasarkan pengamatan visual dari sejumlah pos pemantauan, cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi dan malam hari, sementara siang hingga sore cenderung berkabut. Sepanjang periode pengamatan, Merapi teramati mengeluarkan asap putih dengan ketebalan bervariasi dari tipis hingga tebal.

Asap teramati bergerak lemah dengan ketinggian berkisar antara 10 meter hingga 400 meter dari puncak.

“Situasi ini menunjukkan aktivitas permukaan yang konsisten, menandai suplai energi dari dalam tubuh gunung api yang belum mereda,” terangnya.

Awan Panas dan Guguran Lava Dominan ke Barat Daya

Selama sepekan terakhir, BPPTKG mencatat satu kali kejadian awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter ke arah barat daya, tepatnya menuju hulu Kali Boyong.

Baca juga  Aktivitas Vulkanik Merapi 10–16 April 2026, Volume Kubah Lava Menyusut, Ancaman Erupsi Efusif Berlanjut

Selain itu, aktivitas guguran lava teramati cukup intens dengan rincian sebagai berikut:

  • 2 kali ke arah hulu Kali Boyong dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter
  • 52 kali ke arah Kali Krasak dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter
  • 15 kali ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter
  • 29 kali ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter

“Banyaknya guguran lava ini memperlihatkan suplai magma baru yang terus naik ke permukaan,” ungkapnya.

Kubah Lava Barat Daya Terus Membesar dan Dominan

Hasil analisis foto udara pada 30 Oktober 2025 menunjukkan volume kubah lava barat daya mencapai 4.308.700 meter kubik, sementara volume kubah tengah tercatat sebesar 2.368.800 meter kubik.

Perbedaan volume tersebut menegaskan kubah barat daya kini menjadi sektor dominan sekaligus paling rawan runtuh.

BPPTKG juga mengamati perubahan morfologi kecil pada kubah barat daya akibat pertumbuhan volume dan guguran lava, sedangkan kubah tengah relatif stabil tanpa perubahan signifikan.

“Dengan ukuran kubah yang terus membengkak, risiko runtuhan besar yang dapat memicu awan panas kini berada pada tingkat yang lebih mengkhawatirkan,” ujarnya.

Baca juga  Pendaki Nekat Capai Puncak Merapi saat Siaga III, TNGM Selidiki Pelanggaran

Kegempaan Didominasi Gempa Guguran

Dalam periode pemantauan sepekan terakhir, aktivitas kegempaan Gunung Merapi tercatat sebagai berikut:

  • 1 kali gempa Awan Panas Guguran (APG)
  • 7 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB)
  • 413 kali gempa Fase Banyak (MP)
  • 1 kali gempa Low Frequency (LF)
  • 657 kali gempa Guguran (RF)
  • 5 kali gempa Tektonik (TT)

Secara umum, kegempaan relatif stabil dibandingkan pekan sebelumnya. Dominasi gempa guguran menunjukkan aktivitas pelepasan material dari kubah lava yang terus tumbuh.

Deformasi Stabil, Suplai Magma Masih Berlangsung

Hasil pengukuran deformasi menggunakan metode EDM dan GPS menunjukkan kondisi relatif stabil. Jarak EDM BAB0–RB2 tercatat berada pada rentang 3.840,435–3.840,441 meter, sementara baseline GPS Labuhan–Jarakah berada pada kisaran 7.108,13–7.108,14 meter.

Meski tidak terdeteksi perubahan signifikan pada deformasi tubuh gunung, BPPTKG menegaskan suplai magma masih berlangsung, sebagaimana ditunjukkan oleh data visual dan kegempaan.

Hujan Meningkat, Ancaman Lahar Tetap Diwaspadai

Curah hujan tertinggi tercatat pada 6 Desember 2025 di Pos Kaliurang sebesar 18,75 milimeter per jam dengan durasi 148 menit.

Baca juga  Pemda DIY Resmi Bongkar TKP Abu Bakar Ali Secara Bertahap, Proses Berjalan Kondusif dan Aman

Hingga saat ini belum teramati kejadian lahar, namun intensitas hujan tersebut berpotensi memobilisasi material vulkanik di sungai-sungai berhulu Merapi.

Status Tetap Siaga, Warga Diminta Patuhi Rekomendasi

Berdasarkan evaluasi menyeluruh, BPPTKG menyimpulkan aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan erupsi efusif yang berlanjut. Status Gunung Merapi tetap berada pada Level III atau Siaga.

Potensi bahaya meliputi guguran lava dan awan panas guguran di sektor selatan–barat daya melalui Sungai Boyong hingga 5 kilometer, Sungai Bedog–Krasak–Bebeng hingga 7 kilometer, sektor tenggara melalui Sungai Woro hingga 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer, serta lontaran material vulkanik dalam radius 3 kilometer dari puncak.

BPPTKG merekomendasikan pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan sarana evakuasi siap digunakan. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di kawasan rawan bencana.

“Warga juga harus mengantisipasi abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas harian,” tuturnya.

Dengan kondisi kubah lava barat daya yang terus membesar dan intensitas guguran yang masih tinggi, BPPTKG mengingatkan potensi bahaya dapat terjadi sewaktu-waktu.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya