Kucurkan Rp4,4 Miliar, Pemkab Gunungkidul Serahkan Bonus Atlet Porda dan Peparda 2025

Bagikan :
Bonus Atlet Porda dan Peparda 2025/Foto: Pemkab Gunungkidul

KabarJawa.com– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memberikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang berhasil mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) dan Pekan Paralympic Daerah (Peparda) DIY 2025.

Pemerintah menyerahkan bonus penghargaan kepada seluruh peraih prestasi dalam acara resmi yang berlangsung dramatis dan penuh kebanggaan di Terminal Pantai Krakal, Ngetisrejo, Tanjungsari, pada Selasa (9/12/2025).

Bonus Atlet Porda dan Peparda 2025

Pemerintah mengucurkan total dana Rp4,4 miliar sebagai reward bagi atlet dan pelatih. Dana tersebut bersumber dari anggaran Dispora APBD dan tambahan anggaran yang disetujui setelah kontingen Gunungkidul mencetak hasil gemilang sebagai tuan rumah.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Gunungkidul, Supriyanto, menjelaskan bahwa proses penyaluran bonus sempat tertunda karena lonjakan perolehan medali yang melampaui target secara signifikan.

Pemerintah kemudian menyesuaikan anggaran sebelum akhirnya menyerahkan bonus di tahun yang sama.

“Perolehan medali jauh melewati target sehingga kami membutuhkan tambahan anggaran. Ibu Bupati dan Bapak Sekda menyetujui tambahan dana agar reward bisa kami salurkan tahun ini,” tegas Supriyanto.

Baca juga  Tradisi Methil dan Panen Raya di Ngawi: Komitmen Menuju Swasembada Pangan Nasional

Supriyanto menyampaikan bahwa atlet Porda berhasil memecahkan target yang semula 45 emas menjadi 53 emas.

Pada Peparda, prestasi melesat hampir dua kali lipat dari target 15 emas dengan capaian 29 medali emas.

“Medali kita melewati target yang ditetapkan. Ini capaian luar biasa,” ujarnya.

Ia memaparkan bahwa total medali Porda mencapai 808 medali, terdiri dari 221 emas, 261 perak dan 326 perunggu.

Sementara itu, Peparda menghasilkan 29 emas, 13 perak, 24 perunggu. Capaian ini menegaskan bahwa ekosistem pembinaan olahraga Gunungkidul terus berkembang pesat.

Bupati Endah Rayakan Kebanggaan Atlet Gunungkidul

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyampaikan kebanggaan mendalam kepada seluruh atlet yang telah mengharumkan nama daerah.

Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa Gunungkidul mampu menjadi kekuatan baru di dunia olahraga DIY.

Bupati Endah memberikan apresiasi khusus kepada para atlet disabilitas NPCI yang berhasil membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah batas mimpi.

“Prestasi ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga menginspirasi generasi muda Gunungkidul untuk berani bermimpi dan berjuang meraih prestasi tertinggi,” ungkapnya.

Baca juga  Ribuan Honorer Gunungkidul Didorong jadi PPPK Paruh Waktu, Pemkab Serahkan Nasib ke Pemerintah Pusat

Ia menegaskan bahwa reward tersebut merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras, kedisiplinan, dan keberanian para atlet untuk terus melampaui batas.

Dalam sambutannya, Bupati Endah menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem olahraga Gunungkidul.

Pemerintah bertekad meningkatkan pembinaan, menyediakan fasilitas yang lebih baik, serta membuka ruang lebih luas bagi talenta-talenta muda.

“Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen penuh memajukan ekosistem olahraga. Kami akan memperkuat pembinaan dan memberikan fasilitas yang lebih baik ke depan,” tegasnya.

Acara ini semakin meriah dengan kehadiran pembalap internasional asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama.

Ia mendapat undangan khusus sebagai simbol bahwa atlet Gunungkidul mampu menembus panggung dunia. Kehadiran Veda memicu antusias besar dan memberikan semangat baru bagi para atlet muda.

Bupati menutup acara dengan ajakan untuk menjadikan Gunungkidul sebagai lumbung atlet berprestasi, baik di tingkat DIY maupun nasional.

Ia menegaskan bahwa deretan prestasi ini bukan garis akhir, melainkan awal perjalanan menuju masa depan yang lebih cerah.

Dengan kucuran dana besar, lonjakan perolehan medali, dan komitmen pemerintah yang semakin kuat, Gunungkidul menegaskan diri sebagai daerah yang siap melahirkan generasi atlet unggul di berbagai cabang olahraga. (ef linangkung)

Baca juga  38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Menurun Kualitas, Pemkab Genjot Perbaikan demi Akses Wisata dan Mobilitas Warga

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya