Jejak Sunyi Menuju Imogiri: Tradisi Nyadran Abdi Dalem Keraton Yogyakarta dalam Hajad Dalem Kuthomoro

Bagikan :
Tradisi Nyadran Abdi Dalem Keraton Yogyakarta/Foto: Pemda DIY

KabarJawa.com– Langkah-langkah sunyi para abdi dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menyusuri jalan suci menuju makam raja-raja Mataram.

Tanpa alas kaki, mereka menapaki bumi dengan penuh kesadaran, seolah ingin menyatu kembali dengan tanah yang menyimpan ruh para leluhur.

Tradisi sakral itu bernama Hajad Dalem Kuthomoro, sebuah ritual nyadran yang Keraton Yogyakarta laksanakan setiap menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Tradisi Nyadran Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

Prosesi ini tidak sekadar ziarah makam. Keraton memaknainya sebagai laku spiritual untuk menyambung batin antara generasi hari ini dengan para pendiri peradaban Jawa.

Dalam keheningan, doa-doa mengalir sebagai bentuk bakti, penghormatan, dan permohonan restu kepada para raja yang bersemayam abadi di Makam Raja Imogiri.

Para abdi dalem memulai perjalanan dari Kantor Bupati Juru Kunci Puroloyo yang berada di Paseban Kalurahan Imogiri. Mereka berjalan beriringan menuju Bangsal Srimanganti, bangunan sakral yang berdiri kokoh di gerbang Kompleks Makam Sultan Agung.

Setiap langkah mereka iringi dengan sikap menunduk, wajah tenang, dan hati yang terjaga, mencerminkan laku nrimo lan eling yang menjadi falsafah hidup Jawa.

Baca juga  Makna di Balik Tradisi Nyadran yang Bukan Cuma Soal Ziarah Kubur Tapi Juga Kebersamaan

Ratusan anak tangga yang menanjak tidak menyurutkan langkah. Justru, setiap pijakan terasa seperti ujian kesungguhan batin. Tangga-tangga batu itu menjadi simbol perjalanan manusia menuju kesempurnaan jiwa.

Ketika para abdi dalem akhirnya tiba di Bangsal Srimanganti, suasana hening berubah menjadi ruang spiritual yang penuh getaran doa.

Prosesi berlanjut dengan tahlil bersama dan tabur bunga di makam Sultan Agung Hanyakrakusuma, raja besar Mataram Islam, serta para leluhur Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat lain.

Aroma bunga bercampur asap ratus menguar di udara, menghadirkan nuansa magis yang sulit terjelaskan oleh nalar. Di tempat inilah sejarah, spiritualitas, dan kebudayaan Jawa berpadu tanpa sekat waktu.

Penghageng Makam Raja-raja Imogiri, KRT Hastono Ningrat, menegaskan bahwa Keraton melaksanakan tradisi Kuthomoro secara rutin setiap tahun.

Uborampe Kuthomoro

Keraton memilih pertengahan bulan Syaban atau Ruwah dalam penanggalan Jawa sebagai waktu pelaksanaan karena bulan tersebut Keraton yakini sebagai masa paling tepat untuk mengirim doa kepada para leluhur.

“Kita laksanakan pertengahan bulan sebelum bulan puasa setiap tahun. Keraton menjaga tradisi ini secara rutin tanpa perubahan,” ujar KRT Hastono Ningrat usai prosesi, Selasa (3/2/2026).

Baca juga  Makna Nyadran sebelum Bulan Puasa: Menelusuri Filosofi Warisan Leluhur Tanah Jawa

Kesakralan tradisi ini semakin terasa melalui uborampe Kuthomoro yang para abdi dalem bawa. Panewu Imogiri, Slamet Santoso, menjelaskan uborampe tersebut.

  • Lisah konyoh atau minyak wangi
  • Ratus berbahan kayu cendana
  • Yatra tindih, yaitu uang yang khusus Keraton gunakan untuk membeli bunga tabur

Keraton tidak memperlakukan uborampe itu sebagai benda biasa. Sehari sebelum prosesi, Keraton menerima dan menginapkan seluruh perlengkapan tersebut di Kantor Bupati Puroloyo. Laku itu mencerminkan penghormatan dan kesiapan batin sebelum memasuki ruang sakral.

“Acara sudah dimulai sejak kemarin dengan pengiriman uborampe Kuthomoro. Keraton melaksanakan serah terima di pendopo Bupati Puroloyo. Setelah diinapkan semalam, pagi tadi kami mengirab uborampe menuju makam untuk tahlil dan nyekar,” jelas Slamet Santoso.

Aroma harum dari lisah konyoh dan ratus tidak sekadar mengharumkan ruang. Keraton memaknainya sebagai simbol pemuliaan dan penjagaan nama baik para leluhur.

Wewangian itu menjadi jembatan tak kasatmata antara dunia nyata dan alam leluhur, antara manusia yang hidup dan jiwa-jiwa yang telah menunaikan tugasnya di dunia.

Baca juga  Bolehkah Tidak Menyelenggarakan Upacara Mitoni untuk Ibu Hamil Menurut Adat Jawa?

Melalui Hajad Dalem Kuthomoro, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat kembali menegaskan bahwa tradisi bukan sekadar warisan masa lalu. Tradisi hidup sebagai penuntun nilai, pengingat asal-usul, dan peneguh identitas budaya Jawa. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya