WFH ASN Pemda DIY Segera Berlaku: Pilih Hari Rabu, Sekda Tegaskan Bukan Libur Panjang

Bagikan :
Ilustrasi WFH ASN Pemda DIY/Foto: ChatGPT

KabarJawa.com — Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) semakin mematangkan rencana penerapan sistem Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Di tengah proses finalisasi kebijakan, Pemda DIY mulai mengerucutkan pilihan hari pelaksanaan. Alih-alih Jumat, pemerintah justru mengarah pada hari Rabu sebagai momentum kerja fleksibel tersebut.

Keputusan ini bukan tanpa pertimbangan. Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti, menegaskan bahwa pemilihan hari kerja fleksibel harus tetap menjaga efektivitas layanan publik sekaligus menghindari persepsi keliru di masyarakat.

WFH ASN Pemda DIY

Di Kompleks Kepatihan, Made menjelaskan bahwa Pemda DIY sengaja tidak memilih hari Jumat sebagai hari WFH.

Pemerintah daerah sudah lebih dulu menerapkan kebijakan Car Free Day setiap Jumat, sehingga penerapan WFH di hari yang sama justru berpotensi menimbulkan kerumitan dalam pengaturan.

“Kalau Jumat WFH, kita juga punya Car Free Day. Itu membuat pengaturan menjadi kurang optimal,” ujar Made.

Tak hanya soal teknis, Pemda DIY juga mempertimbangkan aspek psikologis dan persepsi publik. Made menilai bahwa jika WFH jatuh pada hari Jumat, masyarakat maupun ASN berpotensi menganggapnya sebagai bagian dari long weekend.

Baca juga  Inspektorat DIY Catat 632 Temuan BPK dengan 1.288 Rekomendasi, Tindak Lanjut Capai 92,39 Persen dan Terbaik se-Indonesia

“Kalau kita taruh di Jumat, nanti kesannya seperti libur panjang. Kita ingin menegaskan bahwa WFH tetap kerja, bukan libur,” tegasnya.

Dengan memilih hari Rabu, pemerintah berharap ritme kerja tetap terjaga di tengah pekan tanpa memicu penurunan disiplin.

Pemda DIY kini tinggal selangkah lagi meresmikan kebijakan tersebut melalui surat edaran (SE). Made memastikan bahwa dokumen itu sudah memasuki tahap akhir, meski masih memerlukan penyempurnaan pada beberapa aspek teknis.

“SE sudah naik, tapi masih dikoreksi. Teman-teman sedang memperbaiki beberapa hal. Insyaallah minggu depan sudah bisa mulai,” ungkapnya.

Pemerintah menargetkan kebijakan ini segera diimplementasikan agar ASN dapat beradaptasi dengan pola kerja baru yang lebih fleksibel tapi tetap terukur.

Lebih dari sekadar tren kerja modern, Pemda DIY menempatkan efisiensi sebagai tujuan utama kebijakan WFH.

Made menegaskan bahwa penghematan tidak hanya berfokus pada konsumsi bahan bakar minyak (BBM), tetapi juga penggunaan energi secara keseluruhan.

“Kita melihat efisiensi bukan hanya dari tidak hadir di kantor, tapi juga dari bagaimana energi digunakan,” jelasnya.

Baca juga  Ternyata Ini Alasan Pemda DIY Bongkar Tempat Khusus Parkir Abu Bakar Ali

Dalam praktiknya, pemerintah berencana mengatur penggunaan ruang kerja secara lebih selektif. ASN yang tetap bekerja di kantor akan berpusat di area tertentu, sementara ruangan lain akan dimatikan untuk menghemat listrik.

“Kalau ada kuota WFH, kita fokuskan yang masuk kantor di satu tempat. Ruangan lain bisa dimatikan listriknya,” tambah Made.

Fleksibel dan Berbasis Evaluasi

Pemda DIY menegaskan bahwa kebijakan WFH tidak bersifat kaku. Pemerintah akan menerapkan evaluasi berkala untuk memastikan kualitas layanan publik tetap terjaga.

Made menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan instrumen evaluasi, termasuk pemantauan terhadap potensi gangguan layanan. Jika ditemukan penurunan kualitas atau kuantitas pelayanan, kebijakan akan segera dikoreksi.

“Kalau target 100 dokumen, tapi hanya selesai 50 karena WFH, itu akan jadi bahan evaluasi,” ujarnya.

Pendekatan ini memastikan bahwa fleksibilitas kerja tidak mengorbankan kepentingan masyarakat.

Selain layanan publik, Pemda DIY juga menaruh perhatian besar pada produktivitas individu ASN. Setiap pegawai wajib menyusun laporan kinerja selama menjalankan WFH.

Pemerintah bahkan menyiapkan template khusus untuk memudahkan pelaporan tersebut. Melalui sistem ini, atasan dapat memantau output kerja secara lebih transparan.

Baca juga  Jadwal Misa Paskah 2026 di Jogja: Gereja Kotabaru, Pugeran, Jetis dan Sekitarnya

“ASN harus melaporkan apa yang mereka kerjakan. Ini penting untuk mengukur produktivitas,” tegas Made.

Jika ada ASN dengan output minim selama WFH, hal itu akan menjadi bahan evaluasi lanjutan. Bahkan, kondisi tersebut bisa memicu peninjauan ulang terhadap kebutuhan WFH bagi pegawai bersangkutan.

“Mungkin ada yang WFH tapi output-nya sedikit. Kita akan lihat, apakah dia memang perlu WFH atau justru tidak punya beban kerja,” pungkasnya.

Langkah Pemda DIY ini menandai transformasi menuju budaya kerja yang lebih adaptif dan efisien.

Dengan pendekatan terukur, evaluatif, dan berbasis kinerja, WFH tidak lagi sekadar alternatif, melainkan strategi untuk meningkatkan efektivitas birokrasi. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid