Ternyata Ini Alasan Pemda DIY Bongkar Tempat Khusus Parkir Abu Bakar Ali

Bagikan :
Lokasi parkir Abu Bakar Ali Yogyakarta yang akan diubah menjadi ruang terbuka hijau. (IG @novian_rf)

KABARJAWA – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) resmi menyatakan bahwa Taman Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali akan dibongkar dan dialihfungsikan menjadi ruang terbuka hijau.

Keputusan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan sumbu filosofi Yogyakarta yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.

Kepala Bappeda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menjelaskan bahwa pengalihan fungsi lahan parkir Abu Bakar Ali sudah dirancang sejak lama sebagai bagian dari strategi besar pelestarian kawasan bersejarah.

“Itu kan sebenarnya sudah lama kami persiapkan, sejak kami take over. Dulu itu aset Keraton,” jelas Made saat ditemui, Rabu (16/4/2025).

Area yang awalnya digunakan sebagai tempat parkir sepeda, kemudian berkembang menjadi parkir kendaraan bermotor. Namun, berdasarkan management plan kawasan sumbu filosofi, zona tersebut seharusnya menjadi low emission zone yang tidak mendukung keberadaan kendaraan bermotor dalam jumlah besar.

“Keberadaan parkir kendaraan bermotor dianggap tidak mendukung perwujudan kawasan rendah emisi. Dalam management plan-nya, disepakati bahwa area tersebut akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau,” tegasnya.

Baca juga  Emak-Emak Bawa Honda Jazz Adu Banteng dengan Vario saat Berbelok Masuk Gang, Pengendara Motor Kehilangan Nyawa di Lokasi

Solusi Relokasi Parkir dan Dampak Sosial

Pemanfaatan tanah yang merupakan milik Keraton Yogyakarta dijadwalkan dikembalikan pada April 2025, seiring berakhirnya masa sewa lahan. Pemda DIY sebelumnya melakukan perjanjian sewa sejak tahun 2022 dan memperpanjangnya hingga bulan ini.

Sebagai solusi atas pemindahan parkir, Pemda DIY telah menyiapkan empat kantong parkir pengganti, yakni di Ketandan, Ngabean, Parkir Khusus Senopati, dan Terminal Giwangan yang dirancang menjadi terminal wisata.

Menanggapi keberadaan ratusan juru parkir yang terdampak, Made menyampaikan bahwa proses relokasi bersifat sementara dan kini menjadi tanggung jawab Pemkot Yogyakarta.

“Kemarin juga sudah ada instruksi dari Pak Gubernur ke Pak Wali Kota terkait pengelolaan area di Abu Bakar Ali,” pungkasnya.

Dengan kebijakan ini, Pemda DIY berkomitmen mengembalikan nilai historis kawasan Malioboro sebagai bagian dari warisan budaya, sekaligus memperkuat visi Yogyakarta sebagai kota berbudaya dan berkelanjutan.*

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid