Inspektorat DIY Catat 632 Temuan BPK dengan 1.288 Rekomendasi, Tindak Lanjut Capai 92,39 Persen dan Terbaik se-Indonesia

Bagikan :
Catatan Inspektorat DIY/Foto: Freepik

KabarJawa.com— Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) kembali menorehkan capaian penting dalam pengelolaan pemerintahan yang bersih dan transparan.

Inspektorat DIY mencatat sebanyak 632 temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan 1.288 rekomendasi, dan telah menuntaskan 1.190 rekomendasi atau setara 92,39 persen.

Capaian ini menempatkan Pemda DIY sebagai satu-satunya daerah di Indonesia yang meraih kategori Hijau dalam tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK.

Catatan Inspektorat DIY

Inspektur DIY, Muhammad Setiadi, menegaskan bahwa keterbukaan dan kerja sama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemda DIY bersama Inspektorat DIY menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan.

Ia menyampaikan capaian tersebut dalam laporan acara Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan APIP dan BPK RI.

“Inspektorat DIY mencatat pemeriksaan BPK menghasilkan 632 temuan dengan 1.288 rekomendasi. OPD Pemda DIY telah menindaklanjuti 1.190 rekomendasi atau mencapai 92,39 persen. Angka ini sangat tinggi dan menjadi yang terbaik secara nasional. Pemda DIY menjadi satu-satunya daerah dengan kategori Hijau,” ungkap Muhammad Setiadi.

Baca juga  Malioboro Siapkan Panggung Seni Jalanan dengan Standar Tinggi, Pengamen Bakal Dikurasi

Ia menjelaskan bahwa kegiatan pemutakhiran data ini tidak sekadar menjadi forum pelaporan angka, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk membuka proses pengawasan secara transparan.

Inspektorat DIY menggunakan forum ini untuk memetakan kondisi riil pemerintahan sekaligus mengidentifikasi titik-titik rawan yang berpotensi menghambat terwujudnya good and clean government.

“Melalui kegiatan ini, Inspektorat DIY menginformasikan proses pengawasan dan tindak lanjut hasil pemeriksaan. Kami juga memberikan gambaran kondisi pengelolaan pemerintahan serta mengidentifikasi titik rawan penyimpangan yang perlu diwaspadai bersama,” jelasnya.

Muhammad Setiadi menambahkan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan memperkuat fungsi dan peran pengawasan internal pemerintah.

Inspektorat DIY mendorong OPD untuk menggunakan hasil pengawasan sebagai bahan evaluasi dan dasar pengambilan keputusan yang tepat.

“Inspektorat DIY ingin meningkatkan fungsi pengawasan dalam pelaksanaan tugas Pemda. Kami juga menyampaikan informasi titik rawan terjadinya penyimpangan serta memberikan umpan balik kepada perencana, pelaksana, dan pimpinan unit kerja agar dapat mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Tanggapan Sri Paduka

Sementara itu, Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, menekankan pentingnya sikap terbuka seluruh OPD Pemda DIY terhadap Inspektorat DIY.

Baca juga  Anggaran Droping Air Bersih Gunungkidul Dipangkas, BPBD Andalkan Dana Kapanewon Hadapi Kemarau 2026

Ia menilai keterbukaan informasi menjadi kunci utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bertanggung jawab, transparan, dan berintegritas.

“Inspektorat memegang peran penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berintegritas. Sinergi dan kerja sama menjadi nilai tertinggi yang akan memperkuat jaringan kerja positif di lingkungan pemerintahan,” tutur Sri Paduka.

Ia mengajak seluruh OPD untuk mengubah cara pandang terhadap peran Inspektorat DIY. Menurutnya, Inspektorat tidak bertindak sebagai lembaga yang menakutkan, melainkan sebagai mitra strategis yang membantu meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan.

“Inspektorat bukan polisi yang mencari kesalahan. Inspektorat adalah mitra kerja. Saya meminta OPD tidak ragu untuk berkonsultasi apabila menghadapi kesulitan dalam pelaksanaan program dan pengelolaan anggaran. Selalu ada solusi jika kita terbuka dan bekerja bersama,” tegasnya.

Namun demikian, Sri Paduka juga mengingatkan seluruh jajaran Pemda DIY untuk tidak terlena dengan capaian angka tindak lanjut yang tinggi.

Ia menyoroti bahwa meskipun jumlah temuan secara kuantitas menurun, kualitas beberapa temuan justru menunjukkan indikasi fraud dan potensi kecurangan yang lebih serius.

Baca juga  Gubernur Lantik Aria Nugrahadi sebagai Pj. Sekda DIY, Tegaskan Peran Strategis dalam Pemerintahan Daerah

“Data pengawasan memang menunjukkan perbaikan yang signifikan. Namun kita juga harus mencermati kualitas temuan. Bisa saja jumlahnya menurun, tetapi tingkat penyimpangannya meningkat. Hal ini harus menjadi perhatian bersama dan segera ditangani secara serius dan bertanggung jawab,” pungkas Sri Paduka. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya