UGM Tegaskan Jokowi Resmi Lulus dari UGM, Ungkap Kronologi Video Jawaban AI LISA di Media Sosial

Bagikan :
Klarifikasi tentang Video Jawaban AI LISA di Media Sosial/Foto: Tangkapan Layar YouTube

KabarJawa.com— Universitas Gadjah Mada (UGM) merilis penjelasan resmi sekaligus komprehensif setelah publik dikejutkan oleh beredarnya sebuah video di media sosial yang menampilkan jawaban keliru dari aplikasi kecerdasan buatan LISA mengenai status kelulusan Presiden Joko Widodo.

Juru Bicara UGM, Dr. I Made Andi Arsana, menjelaskan duduk perkara secara rinci dan menegaskan bahwa UGM memiliki data sah terkait kelulusan Joko Widodo sebagai alumni Fakultas Kehutanan UGM.

Video Jawaban AI LISA di Media Sosial

UGM mengetahui kemunculan sebuah video viral yang memperlihatkan aplikasi kecerdasan buatan menyebutkan bahwa Joko Widodo bukan alumni UGM.

Pernyataan tersebut mengejutkan publik karena bertentangan dengan data resmi universitas. Dr. Made Andi Arsana memastikan bahwa UGM langsung menelusuri sumber penyataan tersebut untuk mencegah kesalahpahaman yang meluas.

Dalam klarifikasinya, Dr. Andi Arsana menegaskan bahwa aplikasi AI yang muncul dalam video tersebut benar bernama Lean Intelligent Service Assistant (LISA), yaitu sistem kecerdasan buatan yang dikembangkan UGM bersama perusahaan teknologi Botika.

UGM merancang LISA sebagai salah satu tonggak penting dalam program UGM University Services yang berada di bawah koordinasi Biro Transformasi Digital dan Direktorat Kemahasiswaan.

Baca juga  DPRD Gunungkidul Gelar Reses Akhir Tahun, Fokus Serap Aspirasi Warga

UGM menjelaskan bahwa LISA memiliki fungsi spesifik dan tidak dirancang seperti ChatGPT, Gemini, atau produk AI komersial lainnya.

LISA hanya memiliki basis data internal yang berkaitan dengan akademik, kemahasiswaan, administrasi, serta pengembangan diri. Sistem ini tidak memuat data pribadi siapa pun, termasuk data kelulusan individu.

“Karena itu, UGM menegaskan bahwa LISA bukanlah sumber informasi resmi untuk pertanyaan mengenai kelulusan seseorang,” ujarnya.

UGM menyampaikan bahwa LISA kini berada pada tahap soft launching, sehingga kemampuan dan akurasinya masih dalam proses penyempurnaan.

Pengguna dapat mengakses LISA melalui anjungan digital interaktif di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK), tempat publik memperoleh informasi terkait layanan UGM.

LISA mempelajari jawaban melalui dua jalur data internal UGM, dan data internet, jika data internal tidak memadai.

Metode kedua inilah yang dapat menyebabkan bias atau kesalahan, karena LISA bergantung pada akurasi informasi yang beredar di internet.

Jawaban LISA Tidak Akurat dan Tidak Konsisten

Dalam video yang beredar, LISA memberikan jawaban ganjil dan kontradiktif. Ketika pengguna menanyakan apakah Jokowi alumni ugm, LISA menjawab bahwa Joko Widodo bukan alumni UGM.

Baca juga  Mudik Bareng Warmindo Yogyakarta 2026: 1.800 Pedagang Berangkat dengan 35 Bus Menuju Jawa Barat

Namun, secara bersamaan, LISA juga menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM.

Inkonsistensi semakin tampak ketika LISA menyebut bahwa Joko Widodo tidak lulus, padahal sebelumnya menyatakan bahwa beliau menyelesaikan pendidikan di UGM.

Kontradiksi tersebut sebagai bukti bahwa LISA sedang berada pada fase pembelajaran dan belum dapat menjawab pertanyaan mengenai status kelulusan pribadi.

UGM menutup klarifikasi dengan penegasan keras bahwa informasi dari LISA mengenai kelulusan Joko Widodo tidak akurat dan tidak dapat menjadi rujukan.

Jadi, UGM memastikan bahwa Joko Widodo adalah alumni dan lulusan sah Fakultas Kehutanan UGM, sebagaimana telah disampaikan secara resmi oleh Rektor UGM melalui video pernyataan yang dapat diakses publik di tautan resmi ugm.id/tegasijazah.

Dengan penjelasan ini, UGM berharap publik memperoleh pemahaman yang jelas mengenai konteks kesalahan jawaban AI LISA.

UGM akan terus meningkatkan kualitas kecerdasan buatan tersebut agar dapat memberikan layanan yang lebih akurat dan bermanfaat tanpa menimbulkan disinformasi. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid