
KabarJawa.com— Ribuan pedagang menyatu di halaman keberangkatan Mudik Bareng Warmindo Yogyakarta pada Senin pagi (16/03/2026).
Sebanyak 1.800 pedagang Warmindo dari berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti program mudik bersama menggunakan 35 bus yang menuju sejumlah kota di Jawa Barat.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, secara langsung melepas keberangkatan para pemudik tersebut dalam sebuah prosesi yang penuh kehangatan.
Program Mudik Bareng Warmindo Yogyakarta setiap tahun menghadirkan cerita kebersamaan. Ribuan pedagang yang biasanya sibuk melayani pelanggan kini bersiap untuk bertemu keluarga setelah setahun bekerja di perantauan.
Tradisi Mudik yang Menghangatkan Persaudaraan
Dalam sambutannya, Sri Paduka KGPAA Paku Alam X membacakan pesan dari Gubernur DIY yang menyoroti peran penting Warmindo dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Yogyakarta.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Warmindo tidak hanya menghadirkan makanan yang terjangkau bagi mahasiswa, pekerja, dan masyarakat umum, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi rakyat di berbagai sudut kota hingga pasar tradisional.
“Warmindo hadir sebagai bagian dari denyut kehidupan kota ini. Para pedagangnya tidak hanya berjualan makanan, tetapi juga ikut menghidupkan perekonomian masyarakat,” tuturnya.
Lebih jauh, Sri Paduka menjelaskan bahwa mudik Lebaran bukan sekadar perjalanan pulang ke daerah asal. Tradisi ini telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Indonesia sebagai momen sosial yang sarat makna.
Mudik menghadirkan kesempatan bagi para perantau untuk kembali merajut kedekatan dengan keluarga, mempererat tali persaudaraan, sekaligus memulihkan energi batin setelah menjalani aktivitas sepanjang tahun.
“Momentum ini menjadi kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga, mempererat hubungan, dan mengisi kembali semangat hidup,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Sri Paduka juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif sosial yang dilakukan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk melalui penyelenggaraan program mudik gratis bagi para pedagang Warmindo.
Menurutnya, program tersebut menunjukkan bagaimana dunia usaha dapat memainkan peran nyata dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mampu menciptakan dampak positif bagi kehidupan sosial sekaligus memperkuat hubungan kemitraan yang saling menguntungkan.
Mudik Bareng Warmindo Yogyakarta 2026
Area Sales Promotion Manager ICBP Area Yogyakarta, Darma Sujud Effendi, menjelaskan bahwa program mudik gratis ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi para pengusaha Warmindo agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan penuh kebahagiaan.
Ia menyampaikan bahwa para pedagang Warmindo telah menjadi bagian penting dari ekosistem usaha Indomie selama puluhan tahun.
“Bagi kami, pengusaha Warmindo bukan sekadar mitra usaha. Mereka telah menjadi bagian dari keluarga besar Indomie. Karena itu, kami ingin memfasilitasi perjalanan mudik mereka agar lebih nyaman, aman, dan penuh kehangatan,” ujarnya.
Program Mudik Bareng Warmindo sendiri telah berlangsung sejak tahun 1994. Selama lebih dari tiga dekade, program ini terus berkembang dan menjadi agenda rutin menjelang Idulfitri.
Pada tahun 2026, program ini mengusung tema nasional Nikmatnya Mudik Bawa Hangatnya Silaturahmi. Tema tersebut menggambarkan semangat perjalanan pulang yang tidak hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga mempererat hubungan keluarga dan persaudaraan.
Di wilayah Yogyakarta, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk memberangkatkan 1.800 pemudik menggunakan 35 bus menuju berbagai kota di Jawa Barat.
Beberapa kota tujuan utama antara lain Kuningan, Sumedang, Tasikmalaya, Garut, serta sejumlah daerah lain yang menjadi kampung halaman para pedagang Warmindo.
Satu per satu bus mulai menyalakan mesin. Para pemudik melambaikan tangan kepada teman-teman yang mengantar. Ada yang memeluk rekan sesama pedagang, ada pula yang sibuk memastikan anak-anak mereka sudah duduk dengan nyaman.
Darma berharap kehangatan yang tercipta selama perjalanan mudik dapat terus terasa hingga para peserta tiba di rumah masing-masing.
“Harapan kami, kehangatan dalam perjalanan ini akan terus terbawa hingga mereka bertemu keluarga, teman, dan kerabat saat merayakan Lebaran di kampung halaman,” tegasnya.
Kebahagiaan Para Pedagang Warmindo
Di antara ribuan pemudik, Heri Juheri, pedagang dari Warmindo Karomah 1, tidak dapat menyembunyikan rasa bahagia. Ia mengaku sangat menantikan perjalanan pulang ke kampung halaman bersama keluarga dan rekan-rekan sesama pedagang.
Menurutnya, mudik bersama dalam program ini menghadirkan kebahagiaan yang berbeda daripada perjalanan pulang secara mandiri.
Ia merasa perjalanan bersama rekan seperjuangan justru menambah kehangatan dalam menyambut Hari Raya.
“Kalau saya pribadi sangat senang dan bergembira. Bisa pulang bersama keluarga dan teman-teman seperti ini rasanya berbeda. Terima kasih kepada Indofood yang sudah memberikan kesempatan untuk ikut mudik bareng,” ujar Heri.
Program Mudik Bareng Warmindo Yogyakarta tidak sekadar menghadirkan perjalanan pulang kampung. Program ini juga memperlihatkan wajah solidaritas sosial yang tumbuh di antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. (ef linangkung)