
KABARJAWA– Suasana Pantai Gesing, Gunungkidul, Jumat (12/9/2025), penuh sorak-sorai. Kontingen Kabupaten Sleman tampil perkasa. Mereka menyapu bersih dua medali emas yang diperebutkan di cabang olahraga Open Water Swimming (OWS).
Dua nomor utama, kategori putri 3000 meter dan kategori putra 5000 meter, berhasil mereka kuasai mutlak. Sleman seakan menegaskan diri sebagai raja sekaligus ratu di arena perairan terbuka.
Duel Sengit di Lintasan Putri Renang Perairan Terbuka
Pertandingan kategori putri berlangsung dramatis sejak awal. Dua atlet Sleman, Mutiara Rifqa dan Shafira Ratri Pramudita, langsung melesat meninggalkan lawan-lawannya. Penonton bersorak setiap kali kedua atlet itu bersaing ketat di lintasan yang dipagari perahu nelayan.
Dalam ketegangan yang menyesakkan dada, Mutiara Rifqa akhirnya membuktikan ketangguhannya. Ia menembus garis akhir tercepat dengan catatan waktu 35 menit 39,4 detik.
Sekejap kemudian, Shafira Ratri menyusul dengan waktu 35 menit 43,4 detik, menegaskan dominasi Sleman di podium tertinggi dan kedua.
Sementara itu, medali perunggu menjadi milik atlet Bantul, Nachrasya Alinea Azwa, yang menyentuh garis akhir dengan waktu 36 menit 48,7 detik. Posisi keempat ditempati atlet Kota Yogya, Aloysia Nayundya, disusul atlet Bantul lainnya, Erni Putri.
Adu Ketangguhan di Nomor Putra
Tak kalah mendebarkan, kategori putra jarak 5000 meter menghadirkan persaingan luar biasa. Ombak pantai Gesing yang menantang tidak menghalangi semangat para perenang untuk mengerahkan seluruh tenaga.
Di nomor ini, Sleman kembali menunjukkan superioritas. Muhammad Aditya Nurdin melesat bagaikan torpedo, memimpin jalannya lomba sejak awal. Ia akhirnya menuntaskan perlombaan dengan waktu 56 menit 19 detik dan berhak atas medali emas yang gemilang.
Rekan satu daerahnya, Muhammad Kensho Chandra, terus menguntit ketat dari belakang. Ia menutup lomba dengan catatan waktu 57 menit 6,2 detik, membawa pulang medali perak.
Atlet Kota Yogya, Faiq Arya Cetta, meraih medali perunggu dengan waktu 58 menit 55 detik.
Pantai Gesing seolah berubah menjadi stadion terbuka. Ratusan pasang mata, mulai dari wisatawan, nelayan, hingga petugas dermaga, tak henti-hentinya memberi dukungan.
Ketika nama Sleman diumumkan sebagai peraih dua emas, teriakan kegembiraan pecah. Bendera kabupaten itu berkibar tinggi, menandai kejayaan yang sulit terbantahkan.
Raihan dua emas sekaligus dalam satu hari menjadikan Sleman sebagai kontingen yang paling dominan di cabang renang perairan terbuka. Prestasi ini bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang mental baja dan kesiapan menghadapi ganasnya alam laut selatan.
Dengan kemenangan ganda ini, Sleman tidak hanya mencatat sejarah di Pantai Gesing, tetapi juga menyalakan api semangat olahraga perairan terbuka di DIY.
Dominasi Sleman semakin mempertegas reputasi mereka sebagai daerah yang mampu mencetak atlet tangguh, bermental juara, dan siap mengibarkan nama besar di kancah regional maupun nasional. (ef linangkung)