Sedot Anggaran Rp450 Juta, Gunungkidul Luncurkan Program Padat Karya 2025 di 8 Titik untuk Kendalikan Inflasi Daerah

Bagikan :
Sosialisasi Program Padat Karya 2025/Foto: Pemkab Gunungkidul

KabarJawa.com– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul resmi meluncurkan Program Padat Karya 2025 sebagai langkah agresif untuk menekan inflasi daerah sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dinas Perindustrian, Koperasi UKM, dan Tenaga Kerja Gunungkidul mengawali program ini melalui kegiatan sosialisasi di Balai Padukuhan Semampir, Kalurahan Semugi, Kapanewon Rongkop, Kamis (4/12/2025).

Dana Program Padat Karya 2025

Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi UKM, dan Tenaga Kerja Gunungkidul, Supartono, menegaskan bahwa program ini menjadi tindak lanjut langsung dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

Pemerintah pusat menempatkan pengendalian inflasi sebagai prioritas nasional, dan Gunungkidul menjalankannya melalui pendekatan padat karya berbasis pemberdayaan masyarakat.

Supartono menyampaikan bahwa pemerintah daerah menargetkan terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat kategori pengangguran, setengah pengangguran, hingga warga miskin. Semangat padat karya adalah memberdayakan masyarakat sepenuhnya.

“Masyarakat mengusulkan kegiatan, masyarakat mengerjakan, dan masyarakat pula yang menikmati manfaatnya,” tegasnya.

Pemerintah daerah mengalokasikan Rp450 juta dari APBD Gunungkidul untuk menjalankan program padat karya 2025.

Baca juga  Pemkab Perpendek Jam Operasional CFD Gunungkidul demi Ketertiban: Pedagang Wajib Bersih Pukul 09.30 WIB

Dana tersebut akan menyebar ke delapan lokasi di beberapa kapanewon, yaitu Ponjong, Semanu, Rongkop, Gedangsari, dan Wonosari.

“Setiap lokasi menerima anggaran sekitar Rp52 juta yang dialokasikan untuk upah tenaga kerja, pengadaan material, kegiatan pendukung, serta administrasi,” tambahnya.

Supartono menjabarkan bahwa masyarakat akan mengerjakan pembangunan cor beton lebar 3 meter dan ketebalan 10 sentimeter dalam jangka waktu 12 hari kerja.

Program ini tidak hanya bergerak cepat, tetapi juga memastikan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi akses dan mobilitas warga.

184 Tenaga Kerja Lokal Siap Turun Lapangan

Program padat karya tahun 2025 akan melibatkan 184 tenaga kerja, dengan komposisi 23 pekerja per titik. Setiap kelompok akan diperkuat oleh 1 kepala tukang, 4 tukang, dan 18 pekerja, seluruhnya direkrut dari warga setempat.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, ikut memastikan persiapan program dengan meninjau langsung calon lokasi padat karya di Kelurahan Songbanyu dan Semugih.

Dalam peninjauan itu, kepala dinas, panewu, lurah, hingga kepala BPJS Ketenagakerjaan, mendampini bupati.

Bupati menegaskan bahwa program padat karya merupakan amanat penting pemerintah pusat dan daerah. Pelaksanaannya harus berjalan on time, on procedure, dan on performance.

Baca juga  Panggungharjo Fun Run 2025 Resmi Diumumkan, Pendaftaran Dibuka Mulai 7 Oktober

“Hasilnya harus bagus, waktunya tepat, dan prosedurnya benar,” tekan Bupati.

Menurut Bupati, padat karya bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan strategi penguatan ekonomi masyarakat di tengah tekanan inflasi.

Program ini memberi peluang bagi warga penganggur maupun yang telah menyelesaikan pekerjaan pertanian untuk memperoleh penghasilan tambahan.

“Tenaga kerja akan menerima honor. Warga yang tidak bekerja bisa mendapatkan penghasilan sambil membangun jalan yang mereka gunakan sendiri. Ini cara efektif untuk memperkuat ekonomi keluarga dan menjaga stabilitas inflasi,” jelas Endah.

Lalu, Bupati menyampaikan apresiasi karena seluruh tenaga kerja telah terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan, sehingga setiap pekerja terlindungi dari risiko kecelakaan selama program berlangsung.

“Jangan sampai selama 12 hari kerja terjadi hal yang tidak diinginkan dan warga tidak terlindungi. Perlindungan BPJS memastikan masyarakat aman dan tenang saat bekerja,” tegasnya.

Program Padat Karya 2025 di Gunungkidul akan menjadi intervensi ekonomi yang tepat sasaran.

Dengan memperkuat daya beli warga, menambah pendapatan keluarga, serta memperbaiki infrastruktur pedesaan, pemerintah daerah berupaya menahan tekanan inflasi sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat.

Baca juga  Status Tanah Mbah Tupon Belum Bisa Dikembalikan, Satgas Mafia Tanah Tegaskan Harus Menunggu Putusan Pengadilan

Program ini tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membangun ketahanan ekonomi dari tingkat desa, menggerakkan masyarakat untuk bangkit bersama, bekerja bersama, dan merasakan manfaat bersama. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?