Rumah Bersejarah Prof Sardjito Dikabarkan Dijual, UGM Buka Suara dan Siapkan Langkah Pelestarian

Bagikan :
Rumah Bersejarah Prof Sardjito/Foto: Istimewa

KabarJawa.com— Rumah peninggalan Rektor pertama Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Sardjito, kembali menjadi sorotan publik setelah kabar penjualannya beredar luas.

Bangunan yang selama puluhan tahun melekat dengan sejarah awal berdirinya UGM itu memantik perhatian masyarakat, akademisi, hingga pegiat sejarah di  Yogyakarta.

Banyak pihak mempertanyakan masa depan rumah yang menjadi saksi perjalanan pendidikan tinggi nasional tersebut.

Menanggapi isu yang berkembang, Rektor Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D akhirnya memberikan penjelasan resmi.

Tanggapan UGM tentang Rumah Prof Sardjito

UGM menegaskan bahwa rumah tersebut merupakan milik pribadi keluarga Prof. Sardjito sehingga seluruh keputusan mengenai kepemilikan maupun penjualan rumah berada sepenuhnya di tangan keluarga.

Nama Prof. Sardjito tercatat sebagai figur sentral dalam perjalanan awal berdirinya UGM. Jadi, UGM memahami besarnya perhatian publik terhadap rumah bersejarah itu.

Dalam keterangannya di Yogyakarta, Selasa (19/5/2026), Prof. Ova Emilia menegaskan bahwa universitas menghormati hak keluarga sebagai pemilik sah rumah tersebut.

“Universitas Gadjah Mada memahami adanya perhatian publik terkait pemberitaan mengenai rumah kediaman Rektor pertama UGM, Prof. Sardjito yang dikabarkan dijual. Perlu kami sampaikan bahwa rumah tersebut merupakan milik pribadi keluarga, sehingga terkait kepemilikan maupun keputusan atas rumah tersebut sepenuhnya menjadi ranah keluarga dan bukan kewenangan universitas,” ujar Ova Emilia.

Baca juga  Sejumlah Poklahsar di Kulon Progo Bakal Terima Bantuan Chest Freezer dan Coolbox, DKP Pastikan Distribusi Berjalan Akuntabel

Pernyataan itu sekaligus meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat. Selama beberapa hari terakhir, publik ramai membicarakan kemungkinan hilangnya salah satu bangunan bersejarah itu.

Di tengah derasnya perhatian publik, UGM juga menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga nilai sejarah yang melekat pada rumah tersebut.

Menurut Ova Emilia, universitas tidak pernah melupakan jasa para pendiri dan tokoh yang telah membangun fondasi UGM sejak masa awal kemerdekaan Indonesia.

UGM terus menghormati nilai sejarah serta kontribusi besar Prof. Sardjito bagi perkembangan institusi pendidikan nasional. Namun di sisi lain, universitas juga harus menghormati keputusan keluarga sebagai pemilik sah aset tersebut.

“UGM menghormati nilai sejarah dan jasa para pendiri serta tokoh yang telah berkontribusi bagi perjalanan institusi. Pada saat yang sama, kami juga menghormati hak dan keputusan keluarga sebagai pemilik sah rumah tersebut,” katanya.

Pernyataan tersebut menunjukkan posisi UGM yang berusaha menjaga keseimbangan antara pelestarian sejarah dan penghormatan terhadap hak kepemilikan pribadi.

Sikap itu sekaligus memperlihatkan bahwa isu rumah Prof. Sardjito bukan sekadar persoalan properti, melainkan menyangkut memori kolektif dan identitas sejarah institusi pendidikan terbesar di Indonesia tersebut.

Baca juga  Kemenkumham Ingatkan Pidana Nonpemenjaraan Butuh Sinergi, Pemkot Yogyakarta Siap Buka Ruang Kolaborasi

Langkah UGM

Di balik polemik yang berkembang, UGM ternyata telah menyiapkan langkah strategis agar rumah bersejarah itu tetap memiliki nilai manfaat bagi masyarakat dan dunia akademik.

Kampus biru itu kini tengah mengupayakan pemanfaatan rumah tersebut untuk kegiatan akademik dan sosial.

UGM juga menggandeng Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) dalam proses tersebut. Kolaborasi itu diharapkan mampu membuka jalan agar rumah peninggalan Prof. Sardjito tetap menjadi ruang yang merepresentasikan sejarah dan semangat perjuangan pendidikan nasional.

“UGM tengah berupaya untuk memanfaatkan rumah tersebut untuk kegiatan akademik dan sosial sehingga mampu merekognisi nilai sejarah atas rumah itu. Upaya-upaya tersebut sedang dilakukan dengan menggandeng KAGAMA,” ujar Ova Emilia.

Langkah tersebut memunculkan harapan baru di tengah kekhawatiran masyarakat mengenai nasib rumah bersejarah itu.

Banyak pihak berharap bangunan peninggalan Prof. Sardjito tidak hanya bertahan secara fisik, tetapi juga hidup sebagai ruang edukasi sejarah bagi generasi muda.

Kini publik menanti langkah konkret berbagai pihak untuk memastikan nilai sejarah rumah Prof. Sardjito tetap terjaga.

Baca juga  Dari Gunungkidul ke Eropa, Kerajinan Gedebok Pisang Jadi Sumber Rezeki

Di tengah perubahan zaman dan perkembangan kota yang begitu cepat, keberadaan bangunan-bangunan bersejarah seperti ini menjadi pengingat penting tentang akar perjuangan pendidikan Indonesia. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya