Puluhan Siswa dan Guru dari 7 Sekolah di Kulon Progo Alami Mual Muntah Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis

Bagikan :
Dugaan Keracunan Makan Bergizi Gratis di Kulon Progo/Foto: Pemkab Kulon Progo

KabarJawa.com– Program makan bergizi gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah puluhan siswa dan guru di Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, mengalami mual, muntah, dan gangguan kesehatan yang diduga kuat akibat keracunan makanan.

Peristiwa ini memicu kepanikan orang tua, sekolah, hingga pemerintah daerah karena jumlah korban terus bertambah hingga puluhan orang.

Kasus dugaan keracunan massal ini mencuat pada Selasa sore, 20 Januari 2026, saat satu per satu laporan dari orang tua mulai masuk.

Para siswa yang sebelumnya mengikuti kegiatan belajar seperti biasa tiba-tiba mengeluhkan mual hebat, pusing, dan muntah usai menyantap menu MBG di sekolah masing-masing.

Laporan Dugaan Keracunan Makan Bergizi Gratis di Kulon Progo

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Nur Hadiyanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan awal sekitar pukul 16.30 WIB.

“Kami menerima laporan pada Selasa kemarin sekitar pukul 16.30 WIB terkait dugaan keracunan makanan yang berkaitan dengan program makan bergizi gratis,” ujar Nur Hadiyanto Rabu (21/01/2026).

Baca juga  Puluhan Siswa Kulon Progo Keracunan Makan Bergizi Gratis, Bupati Agung Setyawan Pastikan Semua Korban Cepat Tertolong

Menurutnya, laporan awal datang dari beberapa sekolah di wilayah Sentolo yang menginformasikan adanya siswa dan guru yang mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi makanan MBG.

Berdasarkan data sementara, Disdikpora Kulon Progo mencatat 87 orang mengalami gejala keracunan, terdiri dari 83 siswa dan 4 guru yang berasal dari 7 sekolah berbeda di wilayah Kapanewon Sentolo.

“Data sementara menunjukkan ada 87 orang yang mengalami gejala keracunan dan sempat menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan,” kata Nur Hadiyanto.

Dari jumlah tersebut, 18 orang sempat menjalani rawat inap, sementara sisanya mendapatkan perawatan jalan. Hingga Rabu pagi, sembilan orang masih menjalani perawatan intensif, meski kondisi mereka berangsur membaik.

Para korban keracunan mendapatkan penanganan medis di empat fasilitas kesehatan.

  • Puskesmas Sentolo I
  • Klinik Pengasih Husada
  • RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo
  • RS Queen Latifa Sentolo

Petugas medis langsung memberikan penanganan cepat untuk mencegah kondisi korban memburuk, terutama pada siswa usia sekolah dasar yang mengalami muntah berulang dan dehidrasi.

Pendataan Masih Berlangsung, Korban Bisa Bertambah

Nur Hadiyanto menegaskan bahwa proses pendataan masih terus berlangsung. Ia menyebut jumlah korban masih berpotensi bertambah karena beberapa siswa baru melaporkan gejala setelah tiba di rumah.

Baca juga  Nikmati Momen Religius dan Romantis di Festival Lampion Candi Prambanan Bareng Orang Tersayang

“Kami akan melakukan pendataan secara detail, mulai dari nama pelajar, alamat, asal sekolah, gejala yang dialami, hingga lokasi perawatan,” jelasnya.

Disdikpora Kulon Progo juga langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menelusuri sumber keracunan. Petugas telah mengamankan sampel makanan MBG untuk dilakukan uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti kejadian ini.

Meski kasus ini menimbulkan kekhawatiran, Nur Hadiyanto menyampaikan bahwa sebagian siswa yang sebelumnya mengalami gejala ringan sudah mulai kembali mengikuti kegiatan belajar.

“Hari ini beberapa murid yang kemarin mengalami gejala sudah masuk sekolah kembali,” ujarnya.

Namun, pihak sekolah tetap meningkatkan pengawasan terhadap kondisi kesehatan siswa dan meminta orang tua segera melapor apabila anak kembali menunjukkan gejala.

Salah satu sekolah dengan jumlah korban terbanyak adalah SD Negeri 2 Sentolo. Kepala sekolah Suryadi mengungkapkan bahwa 21 siswa di sekolahnya mengalami gejala keracunan.

“Sebanyak 13 anak masih izin tidak masuk sekolah hari ini dan beristirahat di rumah,” kata Suryadi.

Ia menerima laporan pertama sekitar pukul 17.15 WIB dari orang tua siswa melalui grup WhatsApp. Para siswa mengalami muntah-muntah hebat dan langsung dibawa ke Puskesmas Sentolo I.

Baca juga  Polisi Bongkar Dugaan Kamar “Tipu-Tipu” di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Bayi dan Balita Diduga Tersiksa di Ruang Pengap

“Jumlah siswa yang bergejala terus bertambah hingga sekitar pukul 21.00 WIB. Sebagian besar sempat mendapatkan perawatan di puskesmas,” jelasnya.

Kasus dugaan keracunan akibat MBG ini menjadi kejadian ketiga di Kulon Progo. Sebelumnya, peristiwa serupa terjadi di Kapanewon Wates pada Juli 2025, bahkan menyebabkan lebih dari 400 pelajar mengalami gejala keracunan massal.

Rentetan kejadian ini kembali memunculkan pertanyaan besar. Bagaimana keamanan, pengawasan, dan kualitas makanan dalam program makan bergizi gratis? Hingga kini, pemerintah daerah masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti keracunan tersebut. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya