Cegah KLB Keracunan, Pemda DIY Jalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Empat Pilar Utama

Bagikan :
Program Makan Bergizi Gratis/Foto Ilustrasi: Freepik

KabarJawa.com — Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) bergerak cepat untuk memastikan kejadian luar biasa (KLB) keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak terulang lagi.

Demi menjaga keselamatan ribuan peserta didik penerima manfaat, Pemda DIY mulai menjalankan program MBG dengan berlandaskan empat pilar utama: jaminan keamanan dan higienitas, pengawasan berkelanjutan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta perlindungan tenaga kerja.

Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengungkapkan langkah ini dalam acara Pengarahan dan Evaluasi kepada Kasatpel, Yayasan, dan Mitra Program MBG se-DIY di Westlake Resort, Kamis (6/11/2025).

Pilar Utama Program Makan Bergizi Gratis

Dalam suasana tegas namun penuh optimisme, Made menekankan pentingnya pengelolaan makanan bergizi secara profesional, higienis, dan bertanggung jawab.

“Kita tidak boleh lagi membiarkan KLB keracunan terjadi di DIY. Dalam upaya menjamin keamanan dan higienitas makanan anak-anak kita, Pemda DIY menerapkan Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) yang ketat pada seluruh proses penyediaan makanan,” tegas Made.

Pilar Pertama: Jaminan Keamanan dan Higienitas

Menurut Made, penerapan SLHS menjadi fondasi utama dalam memastikan setiap bahan makanan yang dikonsumsi anak-anak benar-benar aman.

Baca juga  Tragedi Siswa SD di Gunungkidul saat Kegiatan Pramuka, Kepala Dinas Pendidikan Minta Sekolah Lebih Hati-Hati

menjelaskan, proses ini tidak hanya menyentuh aspek pengolahan, tetapi juga meliputi kualitas bahan baku, proses pemasakan, packaging, hingga mobilisasi makanan ke sekolah-sekolah.

“Kalau kita bicara KLB, maka kita bicara soal kualitas bahan baku dan prosesnya dari hulu ke hilir. Tidak ada lagi kompromi untuk urusan ini,” ujarnya.

Pilar Kedua: Pengawasan Berkelanjutan

Pemda DIY, lanjut Made, kini memperketat sistem pengawasan dengan melakukan monitoring intensif dan terstruktur bersama Satgas MBG di setiap kabupaten/kota.

Koordinasi pun digelar setiap minggu untuk mengevaluasi kualitas, kapasitas dapur penyedia, dan distribusi makanan ke sekolah.

“Kami ingin memastikan seluruh pelaksana di lapangan benar-benar menjalankan standar yang telah ditetapkan. Setiap dapur penyedia harus siap dievaluasi dan diaudit sewaktu-waktu,” kata Ketua Satgas MBG DIY tersebut.

Pilar Ketiga: Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Lebih jauh, Made menegaskan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada gizi anak-anak, tetapi juga menjadi motor penggerak perekonomian lokal.

Pemda DIY mendorong penyedia makanan untuk menggunakan bahan baku dari produsen lokal yang terjamin kualitasnya.

Baca juga  Wajah Baru Terminal Semin Hadirkan Fasilitas Rest Area Bus Wisata Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

“Kami tidak bermaksud mengintervensi, tetapi kami perlu memastikan asal bahan baku dan proses distribusinya. Dengan begitu, kita bisa memberdayakan petani dan pelaku UMKM lokal sekaligus menjaga kualitas makanan,” paparnya.

Made juga mengungkapkan bahwa MBG di DIY akan berkolaborasikan dengan Program Koperasi Desa Merah Putih, yang berfokus pada penguatan rantai pasok desa dan pengembangan produk lokal.

Langkah ini dapat menciptakan sinergi antara ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Pilar Keempat: Pelibatan Sekolah dan Perlindungan Tenaga Kerja

Pilar terakhir menyoroti pentingnya pelibatan sekolah dalam proses distribusi serta perlindungan hak tenaga kerja yang terlibat di dalam program.

Made menegaskan bahwa sekolah dapat ikut serta mengawasi dan mendistribusikan makanan agar penyaluran berjalan tepat sasaran.

Untuk tenaga kerja, Pemda DIY memastikan perlindungan menyeluruh, mulai dari kepatuhan terhadap norma kerja, pemberian upah layak, waktu istirahat, hingga jaminan sosial.

“Program MBG bukan hanya tentang memberi makan gratis. Ini adalah gerakan besar melibatkan pemerintah, masyarakat, dan sekolah untuk membentuk generasi yang sehat dan berdaya saing,” tandasnya.

Baca juga  Wakil Wali Kota Yogyakarta Dorong Koperasi Merah Putih Kuasai Teknologi untuk Perluas Pasar

BGN Tegaskan Standar Ketat untuk Penyedia Makanan

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), Dadang Hendrayudha, menegaskan langkah tegas bagi penyedia makanan yang melanggar standar keamanan.

“Pasca KLB keracunan, SPPG (Satuan Pelaksana Penyedia Gizi) yang membuat makanan wajib menghentikan operasional. Mereka harus memperbaiki infrastruktur sesuai petunjuk teknis dari BGN,” ujar Dadang.

Ia juga menegaskan bahwa setiap SPPG wajib memiliki SLHS dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota, sertifikat air layak pakai, serta sertifikat juru masak.

Jika masih ada kejadian keracunan, pihaknya tidak akan memberi toleransi lagi. SPPG yang lalai akan ditutup permanen. (ef linangkung)

 

.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid