Penyegaran Organisasi: Bupati Bantul Rotasi 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama demi Dorong Kinerja OPD

Bagikan :
Rotasi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bantul/Foto: Pemda Bantul

KABARJAWA — Pemerintah Kabupaten Bantul resmi merotasi lima pejabat pimpinan tinggi pratama dalam rangka penyegaran organisasi dan percepatan kinerja birokrasi.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih langsung memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Manggala Parasamya pada Selasa pagi, 5 Agustus 2025.

Dengan langkah tegas dan penuh keyakinan, Bupati Halim menggerakkan kembali roda struktur pemerintahan. Ia menegaskan bahwa rotasi ini bukan sekadar formalitas.

Hal tersebut juga bagian dari strategi pembaruan untuk mendorong pemerintahan yang lebih adaptif, profesional, dan responsif terhadap tuntutan zaman serta kebutuhan rakyat Bantul.

Rotasi Pejabat Bantul

Dalam upacara yang berlangsung khidmat namun penuh makna tersebut, Bupati Halim menyerahkan tanggung jawab baru kepada lima pejabat struktural yang sebelumnya telah melalui tahapan seleksi dan evaluasi kinerja secara menyeluruh.

  • Kurniantara menerima mandat baru sebagai Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana).
  • Istirul Widilastuti kini memimpin sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
  • Agus Yuli Herwanta menempati posisi strategis sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
  • Sukrisna Dwi Susanta resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bantul.
  • Gunawan Budi Susanto menerima kepercayaan sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan.
Baca juga  Krisis Air Bersih di Giripurwo: Sumur Bor Gagal, Warga Terpaksa Beli Air Rp150 Ribu per Tangki

Kelima nama ini tidak asing dalam birokrasi Bantul. Mereka telah mencetak rekam jejak kinerja yang solid di jabatan sebelumnya.

Kini, mereka ditantang untuk menjawab harapan baru dan membawa perubahan positif di posisi masing-masing.

Bupati Halim: Jabatan Tinggi adalah Amanah Rakyat

Dalam sambutannya yang penuh semangat dan tekanan moral yang kuat, Bupati Abdul Halim Muslih menggarisbawahi bahwa jabatan tinggi bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah publik yang langsung memengaruhi pencapaian kinerja daerah.

Ia menyitir Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang ASN, khususnya Pasal 117, yang mengatur batas maksimal jabatan pimpinan tinggi selama lima tahun.

“Pelantikan pejabat tinggi pratama adalah suatu keniscayaan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ini bukan hanya sekadar mengganti posisi. Ini adalah cara kita merespons dinamika kebutuhan masyarakat dan harapan publik terhadap pelayanan pemerintah,” tegas Bupati.

Dengan suara lantang, Bupati Halim mengingatkan bahwa tanggung jawab seorang kepala OPD jauh melampaui urusan teknis dinas.

Mereka harus mampu menerjemahkan visi dan misi Kabupaten Bantul ke dalam program-program nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca juga  Keterbatasan Fiskal Tak Membatasi Inovasi DIY, Sri Sultan Dorong Creative Financing dan Digitalisasi

“Aspirasi publik semakin tinggi, maka target kinerja kita juga harus tinggi. Jangan puas hanya dengan menjalankan rutinitas. Mari kita bangun pemerintahan yang progresif dan berani berubah,” seru Bupati.

Pelantikan ini menandai titik penting dalam peta jalan reformasi birokrasi di Bantul. Pemerintah kabupaten ingin memastikan bahwa setiap elemen organisasi bergerak secara sinergis, efisien, dan berorientasi hasil.

Bupati menegaskan bahwa rotasi jabatan ini bukan sekadar penempatan, tapi momentum penyegaran struktural dan penguatan tata kelola.

Pemerintah Kabupaten Bantul ingin menanamkan semangat baru di setiap lini organisasi. Bupati Halim mengajak seluruh ASN dan jajaran birokrasi untuk tidak terjebak pada zona nyaman, tetapi bergerak lincah, cepat, dan adaptif terhadap tantangan baru.

“Di manapun kita ditempatkan, apapun posisi kita, tugas kita satu: menyukseskan pencapaian kinerja pemerintah daerah. Tidak ada ruang untuk bekerja biasa-biasa saja di tengah ekspektasi publik yang luar biasa,” tuturnya. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid