
KabarJawa.com – Baru-baru ini, jagat media sosial diramaikan dengan adanya video yang dinarasikan sebagai penggrebekan.
Dalam rekaman yang sempat diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover tersebut, terlihat iring-iringan kendaraan polisi dalam jumlah besar.
Tampak personel kepolisian mengendarai truk Dalmas, sepeda motor hingga kendaraan operasional yang meninggalkan lokasi kejadian. Pemandangan ini tentu saja memicu rasa penasaran sekaligus kekhawatiran warga sekitar dan warganet.
Meskipun video tersebut kini telah hilang atau dihapus, pertanyaan besar masih tertinggal di benak publik. Kasus apakah gerangan yang membuat polisi mengerahkan pasukan sebanyak itu? Berdasarkan informasi yang dihimpun KabarJawa.com, berikut penjelasan lengkapnya.
Dugaan Markas Penipuan Online Internasional
Pihak kepolisian dikabarkan telah buka suara. Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, membenarkan adanya kegiatan penindakan hukum di lokasi tersebut.
“Polresta Yogyakarta berhasil mengungkap dugaan tindak pidana scam jaringan internasional yang berada di Jalan Gito Gati,” ujarnya pada Senin, 5 Januari 2026.
Adapun penggerebekan itu terjadi pada hari Senin, (5/1) dimana kantor di Jalan Gito-Gati tersebut diduga menjadi markas operasional sindikat kejahatan siber atau penipuan daring (scamming).
Yang lebih mengejutkan, jaringan ini diduga bukan hanya pemain lokal, melainkan jaringan internasional. Dan hingga saat ini, dikabarkan pihak kepolisian masih terus melakukan proses pendalaman terkait kasus ini.
Polresta Yogyakarta juga akan memastikan akan segera menyampaikan perkembangan lebih lanjut kepada publik terkait perkembangan kasus ini.
Apa Itu Scam Online, dan Bagaimana Cara Menghindarinya?
Istilah scam atau penipuan online mungkin sudah sering kita dengar, namun masih banyak yang belum memahami bahayanya.
Berdasarkan laman resmi Pemerintah Kabupaten Kebumen, online scam adalah salah satu bentuk kejahatan siber yang paling marak saat ini.
Para pelaku biasanya memanfaatkan ketidaktahuan atau kelengahan korban untuk mencuri data pribadi, informasi finansial, hingga menguras uang di rekening.
Modusnya pun terus berkembang canggih, mulai dari pengiriman tautan berbahaya lewat email, pesan singkat WhatsApp, hingga penawaran palsu di media sosial.
Cara agar Terhindar dari Jeratan Scam
Belajar dari kasus penggerebekan markas scam di Gito-Gati ini, masyarakat diimbau untuk semakin waspada. Berikut adalah beberapa langkah antisipasi agar Anda tidak menjadi korban selanjutnya:
Jangan Mudah Tergiur
Waspadalah jika menerima tawaran hadiah atau investasi yang terdengar “terlalu bagus untuk menjadi kenyataan”. Biasanya itu adalah pancingan penipu.
Verifikasi Sumber
Kemudian, pastikan cek kebenaran informasi. Pastikan pesan yang Anda terima benar-benar berasal dari pihak resmi dengan memeriksa detail alamat email atau nomor telepon pengirim.
Kata Sandi yang Kuat
Tak kalah penting, silahkan gunakan kata sandi yang rumit dan berbeda untuk setiap akun media sosial atau perbankan Anda.
Aktifkan 2FA
Fitur Autentikasi Dua Faktor (2FA) adalah lapisan keamanan tambahan yang wajib diaktifkan untuk mencegah akun Anda dibobol.
Update Perangkat Lunak
Selanjutnya, pastikan jangan malas melakukan update aplikasi atau sistem operasi di ponsel Anda untuk menutup celah keamanan yang bisa dimanfaatkan peretas.
Kasus Dugaan Markas Scammer
Jadi kesimpulannya, penggrebekan ruko di Jalan Gito-Gati berkaitan dengan kasus dugaan markas scammer jaringan internasional. Polresta Jogja juga telah mengonfirmasi bahwa kegiatan ini dilakukan oleh pihaknya.
Dan hingga kini, pihak berwenang dikabarkan masih akan terus mendalami kasus tersebut.***