Penerimaan PBB Kota Yogyakarta Tembus Dua Kali Lipat Target, Warga Antusias Bayar Pajak

Bagikan :
Penerimaan PBB Kota Yogyakarta/Foto: Pemkot Yogyakarta

KABARJAWA – Pemerintah Kota Yogyakarta berhasil mencatat penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) yang melampaui target dua kali lipat dalam gelaran Pekan Pembayaran PBB-P2, Rabu (25/6/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Pemkot Yogyakarta dan menyedot perhatian ratusan wajib pajak yang memadati Balai Kota.

Pemerintah Kota Yogyakarta secara aktif menginisiasi kegiatan ini sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat dalam hal kemudahan pembayaran pajak.

Pekan Pembayaran Pajak PBB-P2

Warga dari berbagai penjuru kota berbondong-bondong datang dengan semangat menunaikan kewajiban perpajakannya. Pemerintah pun menyambut antusiasme itu dengan membuka loket layanan cepat dan ramah.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, secara resmi membuka acara dan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh wajib pajak.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh wajib pajak yang selama ini telah taat dan berkomitmen dalam memenuhi kewajiban perpajakannya,” tegas Wawan dari podium utama.

Ia juga menekankan bahwa pajak, khususnya PBB-P2, menjadi tumpuan vital bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penerimaan dari sektor ini menjadi landasan bagi pembiayaan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Baca juga  Layanan Pengambilan Sampah di Gunungkidul Tetap Stabil meski BBM Naik, DLH Dorong Peran Swasta dan TPS3R

Wawan menyerukan bahwa membayar pajak bukan hanya urusan administrasi semata. Partisipasi aktif masyarakat dalam membayar pajak adalah wujud nyata cinta dan tanggung jawab warga terhadap Kota Yogyakarta.

“Pemkot akan terus mengupayakan pelayanan terbaik sebagai bentuk timbal balik dari kontribusi warga,” tegasnya.

Pemkot Yogyakarta membawa semangat baru lewat tema HUT ke-78 tahun ini: Lebih Dekat, Lebih Cepat, Maju Melesat.

Wawan menyebut tema tersebut merefleksikan tekad Pemkot untuk hadir lebih dekat di tengah masyarakat, lebih cepat merespons kebutuhan publik, serta lebih melesat dalam mengejar kemajuan di segala bidang.

Penerimaan PBB Kota Yogyakarta

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta, Raden Roro Andarini, mengungkapkan kebanggaannya atas capaian luar biasa dari kegiatan ini. Pihaknya mengadakan pekan pembayaran ini untuk kedua kalinya setelah Mei lalu.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Kami mencatat realisasi penerimaan dua kali lipat dari target awal,” ungkapnya dengan nada optimistis.

Andarini menuturkan bahwa pihaknya menargetkan penerimaan sebesar Rp 10 miliar dalam kegiatan pekan pembayaran kali ini. Dia menyebut Pemkot Yogyakarta telah mengundang 600 wajib pajak yang dipilih berdasarkan rekam jejak kepatuhan serta kontribusi terhadap PAD.

Baca juga  Sri Sultan Dukung Renovasi Gereja Tertua GPIB Marga Mulya, Warisan Bersejarah di Jantung Malioboro

Langkah selektif ini bertujuan untuk memberikan teladan kepada masyarakat agar patuh dan tepat waktu dalam membayar pajak.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelaku usaha dan warga semakin tertib dan sadar pajak. Keteladanan dari mereka yang kita undang menjadi pemantik budaya taat pajak di tengah masyarakat,” terang Andarini.

Hingga akhir Mei 2025, Pemerintah Kota Yogyakarta mencatat realisasi penerimaan PBB-P2 mencapai sekitar Rp53 miliar atau 40,9 persen dari target tahunan sebesar Rp130 miliar. Capaian itu menunjukkan bahwa masyarakat Yogyakarta secara aktif berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah melalui pajak.

Pekan Pembayaran PBB-P2 bukan hanya agenda tahunan, melainkan momentum strategis yang memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Dengan keberhasilan ini, Pemkot Yogyakarta membuktikan bahwa sinergi antara warga dan pemerintah dapat menghasilkan dampak konkret dan signifikan terhadap kemajuan kota.

Melalui gebrakan ini, Kota Yogyakarta menegaskan posisi bukan hanya sebagai daerah bersejarah, tetapi juga visioner dalam tata kelola perpajakan yang partisipatif dan berorientasi pada pelayanan publik. (ef linangkung)

Baca juga  5 Tempat Pacaran Malam Hari di Jogja: Cocok Buat Anda yang Ingin Momen Spesial Bareng Pasangan

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya