Pemkot Yogyakarta Hadapi Persoalan Pelik Sektor Perumahan, Kolaborasi dengan BTN Syariah jadi Harapan Baru

Bagikan :
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan/Pempt

KabarJawa.com— Pemerintah Kota Yogyakarta menunjukkan sikap progresif ketika menyatakan kesiapan penuh untuk berkolaborasi dengan BTN Syariah dalam mendorong investasi, pembiayaan, dan pembangunan berbagai infrastruktur kota.

Komitmen ini lahir sebagai ikhtiar memperkuat sinergi pemerintah daerah dan lembaga keuangan syariah demi meningkatkan kesejahteraan warga.

Festival Asset Sales BTN Syariah 2025

Festival Asset Sales BTN Syariah 2025 berlangsung di Khas Tugu Hotel pada Senin (24/11).

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, memberikan pesan tentang arah pembangunan kota yang ia sebut sebagai masa depan baru sektor perumahan Jogja.

Dalam sambutannya, Wawan Harmawan menegaskan bahwa Kota Yogyakarta memiliki karakter unik yang melahirkan peluang besar bagi ekonomi kreatif dan keuangan syariah.

Ia menggambarkan Jogja sebagai kota yang tidak memiliki sektor pertanian, perkebunan, maupun tambang. Namun, kota ini tetap mampu tumbuh sebagai simpul ekonomi nasional berkat energi kreatif warganya.

“Jogja itu unik. Tidak punya lahan pertanian besar, tidak punya tambang. Tapi Jogja punya kreativitas, punya pariwisata, punya SDM unggul. Itu yang menjadikan Jogja dinamis,” ujar Wawan.

Baca juga  Menaklukkan Jalur Ekstrem: Bajaj Maxride Yogyakarta Jadi Solusi Transportasi UMKM Jogja yang Tangguh dan Efisien

Kota yang hanya memiliki luas 32 kilometer persegi ini bergerak maju melalui motor pariwisata, sektor pendidikan, budaya, ekonomi kreatif, dan inovasi anak muda.

Wawan melihat kehadiran BTN Syariah sebagai peluang mempercepat perputaran nilai aset di kota yang setiap tahun melahirkan karya baru dari generasi kreatif.

Wawan tidak menutup mata terhadap persoalan pelik yang terus menghantui sektor perumahan di Kota Yogyakarta.

Keterbatasan lahan membuat harga tanah meroket, sementara kebutuhan hunian layak dan terjangkau meningkat tajam.

“Kami tidak punya lahan luas. Harga tanah sudah tinggi, sehingga para pengembang harus berani menciptakan konsep-konsep baru,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa perbankan syariah memiliki peluang besar untuk masuk lebih dalam ke pembiayaan properti.

Menurutnya, pengembang membutuhkan akses modal dan skema pembiayaan kreatif agar mampu menghadirkan hunian yang sesuai karakter masyarakat urban, yaitu ringkas, adaptif, dan strategis.

Kolaborasi untuk Bangun Kota secara Lebih Inklusif

Wawan menyatakan bahwa Pemkot Yogyakarta membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi BTN Syariah.

Ia menilai keberanian BTN Syariah memperluas layanan sebagai wujud optimisme baru dalam perkembangan perbankan syariah di Indonesia.

Baca juga  Pemkot Yogya dan Siloam Hospitals Dorong Deteksi Dini Kanker Lewat Program Selangkah, Ribuan Perempuan Ikuti Skrining Gratis

“Kami tentu sangat mendukung seluas-luasnya. Jogja merupakan kota kreatif dan dinamis. Dengan keberanian dan fokus baru, kita bisa membangun kota ini bersama-sama,” tegasnya.

Ia berharap transformasi BTN Syariah menuju Bank Syariah Nasional dapat memperbesar peluang kolaborasi di masa mendatang, terutama untuk pembiayaan UMKM, properti, penguatan ekonomi kreatif, serta perluasan akses layanan keuangan syariah bagi warga Kota Yogyakarta.

Sementara itu, Branch Manager BTN Syariah Yogyakarta, Supriyono, menjelaskan bahwa Festival Asset BTN Syariah menjadi agenda tahunan. Festival ini bertujuan memudahkan mitra bisnis menjangkau aset-aset properti BTN Syariah.

Festival ini memamerkan katalog aset, mulai dari unit restrukturisasi hingga aset berstatus Non-Performing Loan (NPL).

“Kegiatan ini memudahkan mitra bisnis menjangkau aset-aset properti dan perumahan. Kami menyediakan katalog aset yang dapat dikonsultasikan, baik untuk pembelian sukarela maupun melalui lelang,” paparnya.

Supriyono menilai festival ini membuka ruang dialog antara perbankan dan pengembang untuk menciptakan konsep pembiayaan yang lebih efisien, sekaligus mempercepat perputaran aset agar semakin produktif dan bermanfaat.

Baca juga  Kota Yogyakarta Siap Jadi Tuan Rumah STQ 2025, Komitmen Cetak Generasi Qur’ani

Festival ini menandai langkah strategis antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan BTN Syariah dalam membentuk sinergi jangka panjang.

Keduanya sepakat mendorong investasi yang lebih inklusif, pembiayaan adaptif, serta pembangunan kota yang berorientasi pada kesejahteraan warga.

Di tengah padatnya pertumbuhan ekonomi kreatif, derasnya arus pendatang, dan tingginya kebutuhan akan hunian layak, kolaborasi ini menjadi tonggak baru pembenahan sektor perumahan di Kota Yogyakarta. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid