Pemkot Yogyakarta Fokuskan RTH sebagai Ruang Bermain dan Edukasi Anak

Bagikan :
Kegiatan Main Bareng Lare Play di RTHP Warungboto. (Ist)

KabarJawa.com — Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat komitmen penambahan dan pembenahan ruang terbuka hijau (RTH) yang ramah anak.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengaku memperoleh perspektif baru dalam perencanaan taman kota setelah menyaksikan secara langsung cara anak-anak memanfaatkan ruang terbuka hijau sebagai tempat bermain dan bertumbuh.

Hal tersebut disampaikan Hasto saat menghadiri kegiatan Main Bareng Lare Play: Dari Ruang Main ke Ruang Tumbuh di Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) Warungboto.

Dalam kegiatan tersebut, Hasto mengamati langsung ekspresi, antusiasme, dan kebahagiaan anak-anak saat bermain di ruang terbuka.

Hasto menilai selama ini banyak taman kota dibangun dengan penekanan pada aspek visual dan kerindangan.

Namun, interaksi langsung dengan anak-anak di RTHP Warungboto membuka wawasannya bahwa taman kota juga harus dirancang sebagai ruang yang menyenangkan dan fungsional bagi anak.

Menurut Hasto, ruang terbuka hijau tidak cukup hanya indah dan asri. Taman kota perlu dirancang sebagai ruang hidup yang mendukung tumbuh kembang anak melalui aktivitas bermain yang aman dan kreatif.

“Gagasannya untuk ruang terbuka hijau di Kota Yogyakarta itu yang paling penting harus diperbanyak. Ketika Pemerintah Kota punya kemampuan finansial, jangan lupa memikirkan ruang terbuka hijau,” ujar Hasto.

Baca juga  HUT ke-78 Kota Yogyakarta Jatuh pada 7 Juni 2025, Ini Rangkaian Lengkap Peringatannya

Ia menyampaikan bahwa Pemkot Yogyakarta saat ini telah memiliki sejumlah ruang terbuka hijau yang tersebar di berbagai wilayah kota.

Meski demikian, masih terdapat taman yang memerlukan pembaruan, pembersihan, dan penataan ulang agar berfungsi optimal sebagai ruang publik yang nyaman dan inklusif.

Kehadiran Hasto dalam kegiatan bermain bersama anak-anak tersebut turut memengaruhi cara pandangnya dalam memaknai konsep taman kota.

Ia menilai perencanaan taman sebaiknya dimulai dari sudut pandang anak sebagai pengguna utama ruang bermain.

“Saya mendapatkan insight yang bagus, karena ternyata kalau di mata anak-anak, taman itu seru. Berarti kalau bikin taman, harus seru,” katanya.

Hasto mengakui sebelumnya lebih membayangkan taman kota sebagai ruang hijau yang rapi, teduh, dan enak dipandang.

Namun, setelah melihat langsung aktivitas anak-anak, ia menyadari pentingnya menghadirkan fasilitas permainan yang memadai dan sesuai kebutuhan anak.

“Setelah saya ke sini, saya pikir, wah, harus membikin yang seru. Tempat bermainnya harus cukup alat-alat bermain, kemudian anak-anak bisa bermain di sini dengan baik,” lanjutnya.

Baca juga  Program Kampung Tematik: Hasto Tekankan Kualitas SDM sebagai Penentu Masa Depan Jogja

Selain aspek permainan, Hasto juga mengapresiasi edukasi lingkungan yang disisipkan dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai edukasi pengelolaan sampah sejak usia dini dapat menanamkan kesadaran anak terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Menurutnya, ruang terbuka hijau tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai ruang edukasi yang membentuk karakter dan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sekitar.

Sementara itu, Co-Founder Lare Play Wulan Yunita Dewi menjelaskan bahwa Lare Play merupakan gerakan sosial yang berfokus pada pemenuhan hak anak untuk bermain secara inklusif, aman, dan mudah diakses melalui pemanfaatan ruang terbuka hijau publik.

“Lare Play ini gerakan sosial untuk mendorong hak anak untuk bermain. Kami ingin RTHP ini hidup kembali dan benar-benar dimanfaatkan sebagai ruang bermain anak,” ujar Wulan.

Ia menambahkan, kegiatan Main Bareng Lare Play di RTHP Warungboto merupakan kegiatan ketiga yang telah diselenggarakan.

Ke depan, Lare Play berencana menggelar kegiatan serupa secara rutin setiap bulan di berbagai ruang terbuka hijau publik di Kota Yogyakarta.

Baca juga  InJourney Destination Management Raih Penghargaan Internasional IMT-GT 2025

Dalam setiap kegiatan, Lare Play menghadirkan beragam aktivitas edukatif dan rekreatif, mulai dari jelajah kampung dengan pos edukasi, workshop seni, eksperimen sains sederhana, hingga berbagai permainan anak.

Wulan menegaskan seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti secara gratis. Peserta hanya perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu karena keterbatasan kuota, dengan prioritas bagi warga sekitar lokasi kegiatan.

“Semua kegiatannya gratis, tidak dipungut biaya apa pun. Kami juga berusaha menyediakan goodie bag dari sponsor. Kami ingin anak-anak bisa bermain bebas. Nih loh kita punya taman hijau, ayo kita main bebas di sini, jangan HP-an, jangan gadget-an,” kata Wulan.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan komunitas seperti Lare Play, upaya menghadirkan ruang terbuka hijau ramah anak diharapkan mampu menciptakan kota yang lebih inklusif, sehat, dan mendukung tumbuh kembang generasi masa depan.

Pemkot Yogyakarta menegaskan komitmennya menjadikan taman kota tidak sekadar ruang hijau, tetapi ruang hidup yang aktif dan bermakna.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya