
KabarJawa.com – InJourney Destination Management (IDM), anak perusahaan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, menerima penghargaan Winner of Innovation in Tourism & Cultural Heritage pada ajang Indonesia–Malaysia–Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Regional Business Excellence Award 2025 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (26/9/2025).
Penghargaan diserahkan dalam acara yang dihadiri perwakilan pemerintah, pelaku usaha, dan diplomat dari negara anggota IMT-GT. Corporate Secretary Group Head IDM, Destantiana Nurina, hadir untuk menerima penghargaan tersebut.
Direktur Utama IDM, Febrina Intan, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil upaya perusahaan dalam menggabungkan inovasi pariwisata dengan pelestarian budaya.
“Kami siap melangkah lebih jauh untuk menjadikan pariwisata Indonesia sebagai kekuatan global sekaligus penjaga identitas budaya Nusantara,” kata Febrina.
IDM saat ini mengelola beberapa destinasi wisata nasional yang memiliki nilai sejarah dan budaya, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, Ratu Boko, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Perusahaan ini menerapkan empat pilar bisnis utama, yaitu Heritage, Culture, Amenities, dan Attraction.
Pencapaian ini selaras dengan ASEAN Action Roadmap for Sustainable Tourism Development yang memiliki lima prioritas, yaitu pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, inklusi sosial, efisiensi sumber daya dan keberlanjutan lingkungan, perlindungan warisan budaya, serta ketahanan destinasi pariwisata.
IDM juga berperan aktif dalam program kerja sama lintas negara, salah satunya melalui Twin World Heritage, yang bertujuan memperkuat kolaborasi antarnegara pemilik situs warisan dunia. Selain itu, IDM mengikuti forum business matching di tingkat regional maupun global untuk memperluas jaringan pariwisata berkelanjutan.
“Kami percaya pariwisata bukan sekadar destinasi, tetapi ruang pengalaman yang sarat makna. Melalui storytelling, identitas budaya, serta pendekatan inovatif, kami ingin wisata Indonesia dikenang dunia,” ujar Febrina.
IMT-GT, Forum Kolaborasi Regional
IMT-GT adalah forum kerja sama regional yang dibentuk pada 1993 oleh Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Pada 2025, forum ini memasuki usia ke-31 tahun. Salah satu rangkaian kegiatannya adalah IMT-GT Business Excellence Awards (BEA), yang memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan unggulan di kawasan ASEAN.
Penjurian dilakukan dengan proses yang ketat dan diaudit oleh lembaga independen internasional Baker Tilly. Hadir dalam acara ini antara lain Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato Sri Haji Fadillah bin Haji Yusuf, dan Wakil Kepala Perwakilan RI di Kuala Lumpur, Danang Waskito.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyatakan bahwa penghargaan yang diterima IDM juga merupakan pencapaian bagi Indonesia. Menurutnya, pengelolaan destinasi berbasis warisan budaya dapat mempercepat pertumbuhan pariwisata nasional dan meningkatkan citra Indonesia di tingkat internasional.
“Dengan tata kelola berbasis budaya dan inklusif, kami membangun pariwisata kelas dunia yang menjadi kebanggaan bangsa,” ujar Maya.
InJourney menargetkan dampak ekonomi yang lebih luas dari pengelolaan destinasi wisata, seperti membuka lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, serta menjaga warisan budaya dan sejarah agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.