Pemkab Sleman Siapkan Pelatihan Besar untuk Pengurus Koperasi Desa Merah Putih

Bagikan :
Koperasi Desa Merah Putih di Sleman/Foto: Pemkab Sleman

KabarJawa.com – Pemerintah Kabupaten Sleman mulai menggerakkan penguatan ekonomi kerakyatan melalui pelatihan sumber daya manusia (SDM) bagi pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sleman dalam membangun kemandirian ekonomi desa, sejalan dengan arah kebijakan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Dinkop UKM) Sleman menyampaikan rencana penyelenggaraan pelatihan SDM bagi seluruh pengurus KDMP pada Oktober 2025.

Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran kegiatan ini melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 sebagai wujud dukungan terhadap pemberdayaan koperasi desa.

Sebanyak 86 peserta, masing-masing mewakili satu KDMP yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan di Sleman, dijadwalkan mengikuti pelatihan tersebut.

Pemerintah berharap peserta mampu menjadi motor penggerak kemajuan ekonomi desa melalui sistem koperasi modern yang terkelola secara profesional.

Koperasi Desa Merah Putih hadir sebagai lembaga ekonomi rakyat yang dibentuk pemerintah dengan semangat gotong royong.

Koperasi ini mengedepankan partisipasi aktif masyarakat desa demi meningkatkan kesejahteraan bersama. Nilai kebersamaan dan kekeluargaan menjadi landasan utama pengembangan koperasi di berbagai wilayah, termasuk di Sleman.

Baca juga  Aktivitas Gunung Merapi Juni 2026 Masih Tinggi, BPPTKG Catat Awan Panas Guguran dan Suplai Magma Terus Berlangsung

Pelatihan Dibagi Empat Kelas dan Fokus Penguatan Kapasitas Teknis

Pengawas Koperasi Ahli Muda sekaligus Ketua Tim Kerja Kelembagaan dan Koordinator Pelatihan SDM KDMP Dinkop UKM Sleman, Wening Widayati, menjelaskan bahwa pelatihan akan berlangsung dalam empat kelas berbeda.

Pembagian tersebut ditujukan agar setiap peserta mendapatkan pembelajaran yang lebih intensif dan terarah sesuai kebutuhan koperasi.

“Setiap KDMP dapat mengirimkan satu pengurus untuk mengikuti pelatihan. Harapannya, materi-materi yang disampaikan bisa diimplementasikan di masing-masing koperasi,” ujar Wening.

Materi pelatihan yang disiapkan meliputi pengelolaan koperasi, manajemen keuangan koperasi, penyusunan laporan keuangan, penyusunan laporan pertanggungjawaban pengurus, serta penyusunan rencana bisnis (business plan) koperasi.

Wening menegaskan bahwa penyusunan rencana bisnis menjadi bagian penting dalam pelatihan ini. Menurutnya, pengurus perlu memahami cara menyusun rencana bisnis yang realistis, terukur, dan aplikatif di tingkat desa.

Rencana Bisnis Jadi Kunci Akses Permodalan, Dinkop Sleman Lanjutkan Pendampingan

Wening menjelaskan bahwa rencana bisnis berfungsi sebagai instrumen penilaian bagi pemerintah kalurahan dan Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) ketika mempertimbangkan kelayakan permohonan pinjaman koperasi.

Baca juga  HKTY Ganjuran Gelar Kenduri Lintas Iman, Wujudkan Toleransi dan Kebersamaan Antarumat Beragama di Bantul

Pemerintah kalurahan akan memanfaatkan dokumen tersebut untuk menilai kesiapan pengurus dalam mengelola usaha secara berkelanjutan.

“Rencana bisnis ini nantinya akan menjadi salah satu instrumen bagi pemerintah kalurahan bersama Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) dalam menentukan apakah permohonan pinjaman dari koperasi dapat disetujui atau tidak,” jelasnya.

Selain itu, persetujuan dari pemerintah kalurahan menjadi prasyarat bagi KDMP yang ingin mengajukan pinjaman ke bank-bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara).

Dengan peningkatan kapasitas ini, pemerintah berharap pengurus mampu mengakses permodalan perbankan secara lebih mudah dan terstruktur.

Dinkop UKM Sleman juga menyiapkan pendampingan jangka panjang bagi koperasi. Pendampingan tersebut meliputi monitoring perkembangan usaha, evaluasi kinerja koperasi, hingga asistensi penyusunan dokumen kelembagaan.

Dia menambahkan bahwa pemerintah daerah menargetkan pengurus KDMP dapat mengelola koperasi secara mandiri, transparan, dan akuntabel sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi desa.

Ke depan, Dinkop UKM Sleman akan mengembangkan pelatihan serupa untuk meningkatkan kapasitas pengawas KDMP.

Upaya ini diharapkan membuat seluruh struktur koperasi memiliki pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai prinsip-prinsip perkoperasian modern.

Baca juga  Kopdes Merah Putih di Jawa Timur Disebut Tak Geser Koperasi Lama, Pemprov Dorong Kolaborasi untuk Perkuat Ekonomi Desa

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid