
KABARJAWA – Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran menyelenggarakan Kenduri Lintas Iman yang berlangsung penuh khidmat dan sarat makna.
Kegiatan pada Rabu malam ini menghadirkan suasana kebersamaan yang kental, dengan kehadiran berbagai tokoh lintas agama, pejabat pemerintah, dan masyarakat sekitar.
HKTY Ganjuran menginisiasi acara ini untuk mempererat tali persaudaraan dan meneguhkan nilai-nilai toleransi antarumat beragama di Kabupaten Bantul dan sekitarnya.
Apresiasi untuk HKTY Ganjuran
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menghadiri langsung acara ini dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia serta seluruh jemaat HKTY Ganjuran.
Ia menilai kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan semata, tetapi juga sarana memperkuat semangat gotong royong, persatuan, dan pelestarian budaya yang menjadi identitas warga Bantul.
“Saya, atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul, mengucapkan selamat dan penghargaan kepada seluruh jemaat dan panitia. Kenduri ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dapat terwujud dalam harmoni lintas iman,” ujar Aris Suharyanta dalam sambutannya.
Aris Suharyanta juga menyoroti keistimewaan HKTY Ganjuran sebagai simbol toleransi dan inklusivitas di Yogyakarta. Ia memuji keberadaan ruang ibadah untuk umat Muslim di dalam kompleks gereja serta desain arsitektur gereja yang memadukan nuansa Jawa dengan nilai-nilai Kristiani.
Menurutnya, hal tersebut mencerminkan penghargaan tinggi terhadap keberagaman dan menjadi contoh nyata kehidupan beragama yang damai dan harmonis.
Romo Raymundus Sugihartanto, selaku Romo Paroki HKTY Ganjuran, juga menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan dari berbagai pihak.
Ia menyambut hangat kehadiran Wakil Bupati, Kepala Bimas Katolik Kanwil Kemenag DIY, Panewu, Kesbangpol, serta para tokoh lintas agama yang ikut meramaikan acara tersebut.
Harapan pada Kenduri Lintas Iman
Romo Raymundus berharap Kenduri Lintas Iman ini dapat memperkuat rasa solidaritas dan memperdalam semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami mohon doa restu agar seluruh rangkaian kegiatan, termasuk peringatan 100 tahun Paroki HKTY Ganjuran yang akan berlangsung hingga Agustus 2025, dapat berjalan lancar dan membawa berkat bagi semua,” ungkap Rm. Raymundus dalam sambutannya.
Panitia penyelenggara telah menyiapkan rangkaian acara rohani dan sosial untuk memperingati satu abad perjalanan Paroki HKTY Ganjuran.
Umat paroki berkomitmen menggelar berbagai kegiatan sebagai bentuk syukur atas perjalanan iman mereka. Selain itu, kegiatan juga merupakan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang rukun, berbudaya, dan saling menghormati dalam keberagaman.
Acara Kenduri Lintas Iman ini mencapai puncaknya dengan pelaksanaan doa bersama lintas agama. Para tokoh agama Islam, Kristen, Hindu, Budha, dan kepercayaan tradisional secara bergantian memimpin doa.
Momen ini menegaskan pesan kuat. Perbedaan keyakinan tidak menjadi halangan untuk hidup berdampingan secara damai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
HKTY Ganjuran melalui kegiatan Kenduri Lintas Iman berhasil menciptakan ruang dialog dan spiritualitas yang mempersatukan berbagai unsur masyarakat.
Acara ini memperkuat posisi Gereja HKTY Ganjuran sebagai pusat spiritual sekaligus ruang kebudayaan yang terbuka, toleran, dan penuh kasih di tengah keberagaman masyarakat Yogyakarta. (ef linangkung)