Pantau Tumbuh Kembang Balita, Pemkot Yogyakarta Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Danurejan

Bagikan :
Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Danurejan/Foto: Pemkot Yogyakarta

KABARJAWA — Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Kemantren Danurejan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak-anak balita, Jumat (25/7/2025).

Pemerintah mengadakan kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional. Agenda ini merupakan bentuk komitmen konkret untuk memantau tumbuh kembang dan kesehatan anak-anak sejak usia dini.

Pemerintah Kota Yogyakarta menggandeng tenaga kesehatan, pendidik PAUD, pelaku UMKM, serta orang tua balita dalam satu kegiatan kolaboratif yang menyentuh langsung kebutuhan dasar anak-anak.

Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Danurejan

Pemerintah menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang mencakup penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan mulut, telinga, dan detak jantung.

Kegiatan ini tidak hanya menyentuh aspek medis, tetapi juga menghidupkan ruang edukasi dan hiburan bagi anak-anak.

Pemerintah menyelenggarakan lomba gerak dan lagu, workshop Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta Pasar UMKM Danurejo yang menggeliatkan perekonomian lokal.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Yogyakarta Yunianto Dwisutono menyampaikan apresiasi terhadap Kemantren Danurejan yang telah menginisiasi kegiatan ini.

Ia menilai kegiatan tersebut selaras dengan tema nasional Hari Anak Nasional 2025, yakni Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045.

Baca juga  Tak Hanya Warga, Pemeriksaan Kesehatan Gratis Juga Tersedia untuk Kuda Penarik Andong

“Pemerintah melihat kegiatan ini sebagai komitmen nyata dalam menciptakan ruang tumbuh yang sehat, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak di Kota Yogyakarta,” ujar Yunianto.

Peran Anak-Anak

Yunianto menegaskan bahwa anak-anak memegang peran vital dalam mewujudkan masa depan bangsa. Pemerintah menganggap mereka sebagai pondasi yang harus dijaga, dibina, dan diberikan ruang untuk berkembang secara optimal.

“Pemerintah harus terus memperkuat gerakan perlindungan anak. Pemenuhan hak anak tidak boleh ditunda. Pemerintah dan masyarakat perlu bergerak bersama dengan aksi nyata yang berkelanjutan,” tegasnya.

Pemkot Yogyakarta mendorong masyarakat, khususnya para orang tua, untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendidik, menjaga, dan melindungi anak sejak usia dini.

Mereka menilai keterlibatan aktif orang tua menjadi pondasi dalam mencegah stunting, mendorong pendidikan inklusif, dan menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan terhadap anak.

Mantri Pamong Praja Kemantren Danurejan Bambang Endro Wibowo juga menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi masa depan anak-anak.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah sengaja memilih pemeriksaan kesehatan sebagai kegiatan utama dalam peringatan Hari Anak Nasional, karena kesehatan menjadi pilar pertama dalam pembangunan karakter anak.

Baca juga  PAD dari Opsen Pajak Kendaraan Gunungkidul Baru Capai Rp14,7 Miliar dari Target Rp43 Miliar

“Pemerintah ingin melatih anak-anak sejak dini agar berani tampil di depan umum, percaya diri, dan mampu mengasah bakatnya. Pemerintah berharap anak-anak ini kelak menjadi generasi emas yang mampu membawa Indonesia menuju kejayaan pada 2045,” ucap Bambang.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi sebagai momentum strategis untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat secara fisik, cerdas secara emosional, dan kuat secara karakter.

Antusiasme warga pun menyambut hangat kegiatan tersebut. Salah satu warga Danurejan, Ruke Septiani, mengaku senang bisa memeriksakan anaknya secara gratis sambil mengikuti kegiatan edukatif dan hiburan untuk anak-anak.

Ia biasa membawa anaknya ke puskesmas atau posyandu, tapi kali ini bisa mengikuti kegiatan lebih menyeluruh.

“Bagus sekali kegiatan ini. Pemerintah benar-benar peduli. Pemeriksaan kesehatan lengkap, ada hiburan juga. Anak saya sehat dan senang. Saya berharap pelayanan seperti ini semakin sering digelar,” ujar Septi. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid