Pakar Hukum Desak Indonesia Segera Terapkan Perampasan Aset Koruptor: Saatnya Memiskinkan Koruptor, Bukan Rakyat

Bagikan :
Perampasan Aset Koruptor/Foto Ilustrasi: Freepik

KABARJAWA- Di tengah derita rakyat yang makin berat akibat daya beli turun, harga kebutuhan pokok naik, dan angka kemiskinan, bangsa ini justru menyaksikan ironi.

Di satu sisi, masyarakat berjuang keras mencari makan sehari-hari, namun di sisi lain, gaya hidup hedon sebagian pejabat dan flexing harta hasil kejahatan masih menjadi tontonan.

Ironi itu semakin pedih ketika DPR secara kontroversial menaikkan tunjangan di saat publik berhemat.

Praktisi hukum Musthafa, SH, dengan tegas menyuarakan kritik keras terhadap fenomena ini. Ia menyebut, kondisi tersebut mencerminkan rendahnya kepekaan sosial para wakil rakyat.

“Bagaimana mungkin rakyat dipaksa berhemat sementara koruptor tetap bergelimang harta haram dan DPR justru menambah kenyamanan hidupnya dengan menaikkan tunjangan? Itu melukai rasa keadilan publik secara brutal,” tegas Musthafa dengan nada tinggi.

Menurut Musthafa, pemerintah dan aparat penegak hukum tidak boleh lagi menunda penerapan perampasan aset bagi para koruptor.

Ia menegaskan, langkah itu menjadi solusi paling mendesak agar tidak ada lagi ruang bagi maling uang negara untuk hidup mewah di atas penderitaan rakyat.

Baca juga  Polda DIY Periksa 8 Saksi dan Sita Barang Bukti Dugaan Korupsi Proyek TIK Dinas Pendidikan Gunungkidul Senilai Rp 21 Miliar

“Koruptor harus dibuat miskin. Mereka tidak pantas menikmati hasil kejahatan. Perampasan aset bukan hanya hukuman sosial, tetapi juga pemulihan keuangan negara. Jangan sampai koruptor hidup lebih nyaman daripada rakyat kecil yang terus melarat,” ujar Musthafa.

Ia mengingatkan bahwa penjara semata tidak cukup menimbulkan efek jera. Banyak koruptor yang masih bisa menikmati hasil kejahatannya meskipun mendekam di balik jeruji.

Oleh karena itu, menurutnya, pemiskinan koruptor lewat perampasan total aset hasil korupsi menjadi gebrakan nyata dalam pemberantasan kejahatan luar biasa ini.

“Korupsi adalah extraordinary crime. Dampaknya nyata: rakyat semakin susah, harga bahan pokok melambung, anak-anak terpaksa putus sekolah, hingga ketimpangan sosial makin lebar. Hukuman luar biasa harus diterapkan pada kejahatan luar biasa. Dan perampasan aset adalah jawabannya,” tegas Musthafa.

Ia juga menilai, jika pemerintah berani mengesahkan dan menerapkan Undang-Undang Perampasan Aset, Indonesia akan memasuki babak baru dalam perang melawan korupsi.

Bukan hanya memberi efek jera, tetapi juga mengembalikan kepercayaan publik yang selama ini terkikis oleh praktik hukum yang setengah hati. (ef linangkung)

Baca juga  Sultan HB X Soroti Gelombang Demonstrasi di Jogja: Hak Demokrasi Dijamin, Fasilitas Publik Jangan jadi Korban

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid