Ombudsman DIY Redam Polemik Dugaan Monopoli BBM Nelayan Sadeng: Semua Pihak Sepakat Kembali ke Nol

Bagikan :

KabarJawa.com– Polemik dugaan monopoli distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) nelayan Sadeng akhirnya mereda setelah berminggu-minggu menguras energi dan memantik perdebatan luas di media sosial.

Lembaga Ombudsman Daerah Istimewa Yogyakarta (LO DIY) turun tangan dan berhasil mempertemukan seluruh pihak dalam forum mediasi pada Kamis, 27 November 2025.

Perwakilan Polairud, PT Mufida, koperasi, pengusaha, tokoh masyarakat, hingga para nelayan hadir dengan tujuan yang sama: mengakhiri pertikaian yang berkembang menjadi isu besar.

Wakil Ketua LO DIY Bidang Pengawasan Aparatur Pemerintahan, Abdullah Abidin atau Bang Umbu, melihat konflik itu bukan hanya persoalan BBM, tetapi akumulasi kesalahpahaman yang menumpuk.

Usaha LO DIY

LO DIY sudah menempuh koordinasi dan klarifikasi sebelumnya. Setelah masuk pada tahap ketiga dalam SOP Tata Kelola mereka, yakni mediasi, lembaga tersebut merasa perlu mengorkestrasi seluruh pihak agar seirama.

“Ini karena ada miss communication di tingkat para pemangku kepentingan di Sadeng,” jelas Umbu

Menurut Umbu, keterlibatan banyak unsur, Polairud, PT Mufida, koperasi, pengusaha, para nelayan, hingga tokoh masyarakat, membuat dinamika semakin rumit.

Baca juga  Mengenai Revitalisasi Abu Bakar Ali, Sultan: Kedepankan Empati, Jangan Telantarkan Warga Jogja

LO DIY bahkan menggandeng Irwasda Polda DIY demi memastikan semua pihak bisa bertemu tanpa saling menyalahkan.

LO DIY mengajak seluruh pihak menggunakan pendekatan restorative justice. Pendekatan itu mengajak mereka menyelesaikan masalah tanpa mencari siapa yang paling bersalah.

Setelah melalui diskusi panjang, mereka mencapai kesepakatan bersama yang krusial. Polemik yang menjadi viral, termasuk berbagai laporan yang dilayangkan ke sejumlah lembaga, disepakati untuk dianggap selesai.

“Hasil dari mediasi ini alhamdulillah semua sepakat untuk kemudian mulai lagi dari ‘nol’. Hal-hal yang diributkan bahkan sampai viral itu, tolong di-case close. Kalau bisa ditarik, ya ditarik aja laporannya,” tegas Umbu.

Umbu menekankan bahwa langkah terpenting saat ini adalah memperbaiki hubungan antarpemangku kepentingan agar aktivitas pelabuhan kembali berjalan normal dan sesuai aturan.

Solusi Polemik Dugaan Monopoli BBM Nelayan Sadeng

Tak ingin konflik serupa kembali muncul, LO DIY mengusulkan langkah strategis berupa pembentukan Tim Komunikasi Pelabuhan Sadeng. Tim ini langsung berada di bawah kepemimpinan Kepala Pelabuhan, Darmadi.

Tim ini bertugas merespons persoalan di tingkat lokal sebelum membesar atau naik ke ranah provinsi. Kehadiran tim menjadi kunci untuk memperkuat koordinasi agar dinamika di pelabuhan dapat dikelola dengan baik.

Baca juga  Dana Keistimewaan DIY 2026 Tetap Rp1 Triliun, Batal Dipangkas Rp500 Miliar

“LO DIY juga akan melakukan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) dalam tiga bulan ke depan. Kami akan mengecek tim itu sejauh mana perjalanannya,” ungkap Umbu.

Ia berharap tata kelola distribusi BBM, peran koperasi, hingga urusan internal pelabuhan dapat berjalan sesuai aturan, tetap menjaga kearifan lokal, dan menguntungkan masyarakat Sadeng.

Polemik ini mencuat setelah muncul dugaan monopoli distribusi BBM non-subsidi oleh oknum tertentu, yang menyeret salah satu anggota Polairud Pantai Sadeng.

Isu tersebut menyebar cepat di media sosial dan memunculkan berbagai laporan yang masuk ke beberapa lembaga.

Polda DIY menurunkan Propam untuk penyelidikan internal, sementara KPPU Kanwil VII (DIY–Jawa Tengah) memeriksa sejumlah pihak terkait.

LO DIY ikut menerima aduan dan melakukan klarifikasi. Namun kini, melalui mediasi LO DIY, seluruh rangkaian kasus tersebut tuntas dan selesai secara damai.

Di akhir pertemuan, suasana tampak jauh lebih cair daripada saat awal mediasi. Para tokoh masyarakat dan nelayan terlihat lebih lega karena konflik yang sempat mengganggu aktivitas mereka akhirnya berakhir.

Baca juga  Merapi Siaga: Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.200 Meter ke Arah Kali Krasak, Warga Diminta Tetap Waspada

Mereka berharap tidak ada lagi hambatan administratif, polemik distribusi BBM, atau salah komunikasi yang bisa mengganggu kegiatan melaut.

“Yang penting ke depan semua berjalan baik, sesuai aturan, dan membawa kemaslahatan bersama,” tutup Bang Umbu. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid