Mengenai Revitalisasi Abu Bakar Ali, Sultan: Kedepankan Empati, Jangan Telantarkan Warga Jogja

Bagikan :
Tanggapan Sultan mengenai Revitalisasi Abu Bakar Ali/Humas Pemda DIY

KABARJAWA– Wacana pembongkaran Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali kembali mencuat. Menanggapi isu ini, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menekankan pentingnya empati terhadap masyarakat serta solusi terbaik tanpa mengorbankan kenyamanan warga.

“Rasa empati pada masyarakat itu harus tulus dan ikhlas. Jika ada persoalan seperti tempat parkir, maka penyelesaiannya pun harus dengan cara yang baik,” ujar Sultan.

Ia mencontohkan solusi serupa di kawasan utara Hotal Garuda dengan pendekatan yang mengutamakan kenyamanan semua pihak.

Namun, Sultan juga menegaskan agar masyarakat Yogyakarta tidak kembali menjadi korban dalam proses revitalisasi ini. Rakyat harus menjadi perhatian utama dalam pembongkaran TKP ABA ini.

“Jangan rakyat Jogja ditelantarkan. Cari alternatif tempat parkir sebaik-baiknya. Pemindahan sementara ke Mandala Krida atau terminal bukan berarti itu solusi permanen,” katanya.

Menurut beliau, Pemkot Yogyakarta memiliki beberapa opsi lahan, termasuk di wilayah selatan kota, yang bisa menjadi tempat parkir sementara dengan lebih terencana.

Selain itu, Sultan berharap agar proses relokasi ini berlangsung secepatnya dan terbuka kepada publik.

Baca juga  Panduan Lokasi Parkir Festival Lampion Jogja 2025: Area Mobil dan Motor Lengkap

Sultan juga mengingatkan pengalaman masa lalu saat peresmian TKP Abu Bakar Ali yang penuh polemik dan penantian panjang. Peresmian dahulu memang sempat tertunda beberapa saat.

“Kami saat itu sudah hadir dan menunggu dua jam karena terjadi banyak perdebatan yang tidak pernah benar-benar dituntaskan,” kenangnya.

Menutup pernyataannya, Sultan berharap ke depan tidak ada lagi konflik berkepanjangan dalam pembangunan fasilitas publik.

“Yang penting adalah ketulusan menyelesaikan masalah, dengan tetap berpihak pada kepentingan rakyat,” ujarnya. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid