
KabarJawa.com – Prestasi gemilang kembali dicatatkan mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) di ajang nasional. Avira Kusuma Elvaretta, mahasiswa Program Studi Biologi angkatan 2025, berhasil membawa pulang dua medali emas pada Pekan Olimpiade Sains, Bahasa, dan Agama Nasional (POSBANAS) 2026. Ia meraih juara pertama pada kategori Biologi dan Bahasa Inggris dalam kompetisi yang digelar secara daring pada Minggu (1/2/2026).
Ajang POSBANAS tahun ini diselenggarakan oleh Penyelenggara Olimpiade Nasional Indonesia dan diikuti peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI hingga Perguruan Tinggi. Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus mengukur kapasitas diri di bidang sains, bahasa, dan agama.
Kompetisi Nasional dengan Persaingan Ketat
Dalam kompetisi tersebut, Avira mengikuti dua cabang lomba, yakni Biologi dan Bahasa Inggris. Masing-masing kategori diikuti oleh 70 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Seluruh peserta diwajibkan menyelesaikan soal pilihan ganda dalam waktu 60 menit.
Persaingan yang ketat tidak menyurutkan langkah Avira. Ia harus berpacu dengan waktu untuk menjawab puluhan soal dengan tingkat kompleksitas yang beragam. Kecepatan, ketelitian, dan kemampuan analisis menjadi faktor penentu dalam kompetisi tersebut.
Tantangan Analisis di Bidang Biologi
Pada kategori Biologi, Avira mengakui tingkat kesulitan soal lebih tinggi dibandingkan kompetisi yang pernah ia ikuti sebelumnya. Materi yang diujikan tidak hanya menuntut pemahaman konsep, tetapi juga kemampuan analisis terhadap isu tertentu.
“Kali ini lebih susah karena materinya lebih ke analisis suatu isu dan soal yang diberikan lebih banyak, total ada 60 soal,” jelas Avira.
Jumlah soal yang mencapai 60 butir dalam waktu terbatas menuntut strategi pengerjaan yang efektif. Menurutnya, pendekatan analitis menjadi kunci untuk menjawab soal-soal tersebut secara tepat.
Bahasa Inggris Jadi Tantangan Terbesar
Meski berhasil meraih emas, Avira menyebut kategori Bahasa Inggris sebagai tantangan terberat dalam kompetisi tersebut. Ia mengaku sempat terkejut dengan panjang dan kompleksitas teks yang diujikan.
“Kaget ternyata teks-nya banyak banget, perkiraanku yang muncul lebih banyak soal grammar,” tambah Avira
Menurutnya, ekspektasi awal berbeda dengan realitas soal yang dihadapi. Alih-alih didominasi pertanyaan tata bahasa, soal justru menampilkan bacaan panjang dengan tingkat analisis yang tinggi.
Avira juga mengungkapkan bahwa persiapannya tidak dilakukan secara khusus melalui pelatihan intensif. Ia memanfaatkan e-resources UAJY untuk memperdalam materi dan mempelajari grammar secara otodidak.
“Jujur aku underestimate diriku sendiri waktu liat soal bahasa inggrisnya tapi setelah pengumuman dan ternyata dapat emas aku senang banget, bangga juga setelah tahu kemampuanku,” ungkap Avira.
Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa rasa percaya diri dan ketekunan belajar berperan besar dalam keberhasilannya.
Bukti Konsistensi Prestasi Mahasiswa UAJY
Keberhasilan Avira Kusuma Elvaretta meraih dua medali emas sekaligus dalam POSBANAS 2026 menjadi bukti bahwa mahasiswa UAJY mampu bersaing di tingkat nasional. Capaian ini juga memperlihatkan bahwa persiapan mandiri dan pemanfaatan fasilitas akademik kampus dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan.
Ajang POSBANAS sendiri dirancang untuk menjadi wadah pengembangan minat dan bakat peserta didik di berbagai bidang. Dengan sistem seleksi berbasis kemampuan individu dan durasi pengerjaan yang terbatas, kompetisi ini menuntut kesiapan akademik sekaligus mental.
Prestasi yang diraih Avira tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menambah daftar capaian mahasiswa UAJY di tingkat nasional pada tahun 2026. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan pentingnya konsistensi belajar serta keberanian menghadapi tantangan akademik yang semakin kompetitif.