Gelar Karya Arsitektur UAJY 2026 Hadirkan Lebih dari 90 Karya Mahasiswa, Perkuat Kolaborasi dengan Industri

Bagikan :
Departemen Arsitektur UAJY menggelar Gelar Karya 2026 bertema Where Future Architects Meet Industry dengan lebih dari 90 karya mahasiswa dan kolaborasi bersama industri.

KabarJawa.com – Departemen Arsitektur Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) kembali mempertemukan dunia akademik dan industri melalui Gelar Karya Tugas Akhir Mahasiswa Arsitektur Semester Genap 2025/2026. Mengusung tema “Where Future Architects Meet Industry”, kegiatan yang berlangsung pada 25–28 Juni 2026 di Auditorium Kampus II, Gedung St. Thomas Aquinas UAJY ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan hasil tugas akhir sekaligus membangun jejaring dengan kalangan profesional dan pelaku industri konstruksi.

Pameran tersebut menghadirkan lebih dari 90 karya tugas akhir mahasiswa serta diikuti dosen, mahasiswa, dan sejumlah mitra industri, di antaranya Propan dan LEMKRA. Selain menjadi ajang apresiasi terhadap hasil pembelajaran mahasiswa, kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, profesi, industri, dan masyarakat.

Acara dihadiri oleh Ketua Departemen Arsitektur UAJY, Dr. Ir. Anna Pudianti, M.Sc., Ketua Program Studi Arsitektur UAJY, Dr. Augustinus Madyana Putra, S.T., M.Sc., jajaran dosen, mahasiswa, hingga perwakilan mitra industri yang turut mendukung penyelenggaraan kegiatan.

Gelar Karya Didorong Menjadi Ruang Kolaborasi Berkelanjutan

Ketua Departemen Arsitektur UAJY, Dr. Ir. Anna Pudianti, M.Sc., menegaskan bahwa Gelar Karya kini tidak lagi diposisikan hanya sebagai agenda rutin tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut telah berkembang menjadi ruang kolaboratif yang mampu mempertemukan berbagai pihak untuk bersama-sama mendukung kemajuan pendidikan arsitektur di Indonesia.

Baca juga  UAJY dan Pemkab Sleman Perluas Akses Pendidikan Tinggi Lewat Program Beasiswa Sleman Pintar

“Kami berharap Gelar Karya ini tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi terus berkembang menjadi ruang kolaborasi yang menjangkau lebih banyak institusi pendidikan, organisasi profesi, dan industri sehingga memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan serta profesi arsitektur di Indonesia,” ujarnya.

Harapan tersebut sejalan dengan upaya UAJY dalam membuka ruang interaksi yang lebih luas antara mahasiswa dengan para pemangku kepentingan di bidang arsitektur maupun konstruksi sehingga proses pembelajaran tidak berhenti di lingkungan kampus.

Mahasiswa Diajak Memahami Dunia Kerja Secara Langsung

Ketua Program Studi Arsitektur UAJY, Dr. Augustinus Madyana Putra, S.T., M.Sc., mengajak seluruh mahasiswa memanfaatkan kesempatan bertemu dengan praktisi dan profesional yang hadir selama penyelenggaraan pameran.

Menurutnya, diskusi dan pertukaran gagasan dengan pelaku industri menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk mengenal tantangan profesi arsitek sekaligus memahami kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami perkembangan material, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja secara langsung,” ujarnya.

Kehadiran berbagai mitra industri dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan wawasan yang lebih luas mengenai perkembangan teknologi, inovasi material bangunan, hingga peluang kolaborasi profesional bagi calon arsitek.

Lebih dari 90 Karya Mahasiswa Dipamerkan kepada Publik

Koordinator Gelar Karya 2026 sekaligus Dosen Arsitektur UAJY, Andi Prasetiyo Wibowo, S.T., M.Eng., Ph.D., menjelaskan bahwa pameran tahun ini menghadirkan lebih dari 90 karya tugas akhir mahasiswa yang seluruhnya merupakan proyek desain berdasarkan pilihan tema masing-masing mahasiswa.

Baca juga  UAJY dan USD Bawa Delegasi ASEACCU 2026 Menjelajah Yogyakarta

Tidak hanya menampilkan karya mahasiswa, pameran juga memamerkan berbagai hasil penelitian kelompok riset dosen, karya akademisi, serta capaian prestasi mahasiswa di bidang arsitektur.

“Tujuan utama Gelar Karya adalah meningkatkan eksposur karya mahasiswa kepada masyarakat luas sekaligus melatih kepercayaan diri mereka untuk mempresentasikan gagasan dan desain kepada publik serta calon mitra profesional,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan ide-ide desain mereka kepada masyarakat sekaligus mengasah kemampuan komunikasi profesional yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja.

Angkat Pelestarian Rumah Adat Ngada Lewat Rancangan Tugas Akhir

Salah satu karya yang menarik perhatian dalam pameran berasal dari mahasiswa Angkatan 22, Yos Risang Abdi Gumawan. Ia mempresentasikan tugas akhir berjudul Perancangan Bengkel dan Pusat Edukasi di Kabupaten Ngada.

Rancangannya berangkat dari kepedulian terhadap semakin berkurangnya jumlah perajin rumah adat tradisional masyarakat Ngada. Melalui konsep tersebut, Risang merancang fasilitas pembelajaran dan pelatihan yang bertujuan menjaga keberlangsungan keterampilan membangun rumah adat sekaligus menjadi pusat edukasi bagi masyarakat yang ingin mempelajari tradisi tersebut.

“Harapannya, fasilitas ini dapat menjadi tempat belajar sekaligus menjaga keberlanjutan pengetahuan tradisional tersebut,” ungkapnya.

Baca juga  904 Pasangan di Gunungkidul Cerai, Perselisihan jadi Pemicu Utama

Gagasan tersebut memperlihatkan bagaimana karya arsitektur dapat berkontribusi tidak hanya dalam aspek pembangunan fisik, tetapi juga mendukung pelestarian budaya dan pengetahuan lokal.

Pengunjung Apresiasi Kualitas Karya Mahasiswa

Pameran juga mendapatkan respons positif dari para pengunjung. Salah satunya datang dari Olive, mahasiswa semester 8 Program Studi Arsitektur UAJY, yang mengaku terkesan dengan kualitas karya yang dipamerkan.

Menurutnya, penyajian karya mampu menarik perhatian pengunjung, termasuk mereka yang tidak memiliki latar belakang pendidikan arsitektur.

“Saya merasa sangat kagum dengan karya-karya yang dipamerkan. Dari tata letak hingga desain posternya sangat menarik, bahkan bagi pengunjung yang mungkin tidak memiliki latar belakang arsitektur,” ungkapnya.

Apresiasi tersebut menjadi bukti bahwa Gelar Karya tidak hanya berfungsi sebagai media evaluasi akademik, tetapi juga mampu menjadi sarana komunikasi publik yang memperkenalkan hasil karya mahasiswa kepada masyarakat luas.

Melalui penyelenggaraan Gelar Karya Tugas Akhir Mahasiswa Arsitektur 2026, UAJY berharap hubungan antara lingkungan akademik, dunia profesi, industri, dan masyarakat dapat semakin erat. Selain menjadi ruang apresiasi atas karya mahasiswa, kegiatan ini juga diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih komprehensif, memperluas peluang kolaborasi, serta membekali calon arsitek dengan wawasan yang relevan dalam menghadapi perkembangan dunia profesional.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid