Luncuran Capai 1 Km: Tiga Kali Awan Panas Guguran Terjang Gunung Merapi dalam Sehari, Warga Diminta Waspada Penuh

Bagikan :
Ilustrasi Awan Panas Guguran dalam Sehari/Foto: Istimewa

KabarJawa.com– Ketegangan menyelimuti lereng Gunung Merapi pada Sabtu malam, 28 Maret 2026. Aktivitas vulkanik kembali menunjukkan peningkatan signifikan.

Awan panas guguran untuk ketiga kalinya dalam sehari meluncur dari puncak gunung paling aktif di Indonesia tersebut.

Awan Panas Guguran Sehari

Peristiwa terbaru terjadi pada pukul 20.14 WIB. Petugas pengamatan mencatat awan panas guguran meluncur sejauh 1.000 meter ke arah barat daya, tepatnya menuju hulu Kali Krasak.

Luncuran material panas ini terekam dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi mencapai 103,67 detik—cukup lama untuk ukuran guguran yang berpotensi membahayakan.

Rentetan kejadian ini mempertegas bahwa aktivitas internal Merapi masih sangat dinamis. Sebelumnya, pada hari yang sama, dua awan panas guguran juga telah terjadi dengan jarak luncur yang bahkan lebih jauh.

Fenomena berulang ini menandakan tekanan dari dalam perut bumi masih terus mendorong material vulkanik keluar ke permukaan.

Awan panas guguran bukan sekadar letupan biasa. Fenomena ini membawa campuran gas panas, abu, dan material vulkanik bersuhu tinggi yang meluncur dengan kecepatan tinggi mengikuti lereng dan alur sungai.

Baca juga  Merapi Dua Kali Muntahkan Awan Panas Guguran dalam 12 Jam, Jarak Luncur Capai 1.500 Meter ke Kali Boyong

Dalam hitungan menit, material tersebut mampu menjangkau wilayah yang berada di jalur luncuran, sehingga meningkatkan risiko secara signifikan.

Petugas terus memantau perkembangan aktivitas dengan intensif. Mereka mencatat bahwa arah dominan luncuran masih mengarah ke sektor barat daya, yang selama ini memang menjadi salah satu jalur utama guguran Merapi.

Kondisi ini membuat wilayah di sepanjang alur Kali Krasak dan sekitarnya harus meningkatkan kewaspadaan.

Di sisi lain, kondisi cuaca turut memperparah situasi. Hujan yang mengguyur kawasan lereng Merapi berpotensi memicu bahaya sekunder berupa lahar hujan.

Material vulkanik yang menumpuk di puncak dapat terbawa air dan mengalir deras melalui sungai-sungai berhulu di Merapi tanpa peringatan.

Gunung Merapi Masih Siaga

Status aktivitas Gunung Merapi saat ini masih berada pada Level III atau Siaga. Status ini menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik berada di atas normal dan memiliki potensi tinggi untuk menghasilkan letusan maupun guguran susulan.

Pihak berwenang secara tegas mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di zona bahaya. Warga diminta menjauhi daerah aliran sungai yang berhulu di Merapi, terutama saat hujan turun.

Baca juga  Dua Kali Awan Panas Guguran, Aktivitas Gunung Merapi Masih Sangat Dinamis

Kepatuhan terhadap rekomendasi resmi menjadi langkah krusial untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Selain itu, masyarakat juga harus mewaspadai dampak abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan. Penggunaan masker dan perlindungan diri sangat dianjurkan, terutama bagi warga yang berada di wilayah terdampak.

Situasi yang terjadi pada Sabtu malam ini menjadi peringatan keras bahwa Merapi masih jauh dari kata tenang. Aktivitas yang terus berulang dalam satu hari menunjukkan potensi bahaya yang nyata dan tidak bisa dianggap remeh.

Kewaspadaan, kesiapsiagaan, dan disiplin terhadap arahan pemerintah menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman dari salah satu gunung api paling aktif di dunia ini. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid