Jumat Pagi, Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,5 Kilometer

Bagikan :
Visual guguran awan panas Merapi yang terjadi pada Jumat pagi sesuai laporan BPPTKG. (Dok BPPTKG)

KabarJawa.com – Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran pada Jumat (28/11/2025) pagi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat peristiwa tersebut terjadi pukul 07.16 WIB.

Awan panas tercatat meluncur sejauh sekitar 1.500 meter ke arah barat daya, terutama menuju sektor hulu Kali Sat/Putih, dengan amplitudo maksimum 42 mm dan durasi 130,9 detik. Arah angin saat kejadian bergerak ke timur.

Kepala BPPTKG, Agus Budi Santosa, menjelaskan bahwa aktivitas ini masih berada dalam dinamika gunung berstatus Siaga (Level III).

“Masyarakat harus tetap berada di luar kawasan bahaya,” tegas Agus.

Aktivitas tersebut menunjukkan suplai magma masih berlangsung di tubuh Merapi.

Status Gunung Merapi berada pada Level III sejak 5 November 2020. Laporan MAGMA-VAR periode pengamatan 28 November 2025 pukul 00.00–06.00 WIB menunjukkan kondisi cuaca mendung hingga berawan.

Angin bertiup tenang ke timur dengan suhu 16,6–19,5 °C. Kelembapan udara berada pada kisaran 99–100 persen dan tekanan udara antara 872,7–916,5 mmHg.

Secara visual, puncak Merapi tampak jelas meskipun sesekali tertutup kabut. Asap kawah bertekanan lemah terlihat naik dengan warna putih, intensitas tipis, dan tinggi mencapai 100 meter di atas puncak. Asap ini menjadi indikator pelepasan gas dari sistem magma.

Baca juga  Awan Panas Guguran Gunung Merapi Hari Ini, Dentuman Siang Hari Picu Kewaspadaan Warga

Data Kegempaan dan Potensi Bahaya

Data kegempaan menunjukkan aktivitas Merapi cukup intens dengan 28 kali gempa guguran beramplitudo 2–20 mm dan durasi 80,9–163,43 detik.

Tercatat pula 25 kali gempa hybrid/fase banyak yang mengindikasikan pergerakan magma dari kedalaman, serta satu kali gempa tektonik jauh.

Laporan lain mencatat tujuh guguran lava ke arah barat daya, terutama menuju Kali Sat/Putih dan Kali Krasak, dengan jarak maksimum 1.700 meter.

Aktivitas ini menunjukkan kubah lava masih tumbuh dan memicu kemunculan awan panas guguran.

PVMBG dan BPPTKG mempertegas rekomendasi agar masyarakat menjauhi potensi bahaya di sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong (maksimal 5 km), serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng (maksimal 7 km).

Sektor tenggara juga berisiko, terutama daerah Sungai Woro (maksimal 3 km) dan Sungai Gendol (maksimal 5 km).

Material lontaran dari letusan eksplosif berpotensi mencapai radius 3 km dari puncak.

Warga dilarang melakukan aktivitas apa pun di zona yang termasuk daerah potensi bahaya.

“Warga juga perlu mengantisipasi sebaran abu vulkanik yang bisa mengganggu kesehatan dan aktivitas harian,” kata dia.

Baca juga  Senin Dini Hari, Gunung Merapi Luncurkan 5 Kali Lava Pijar Sejauh 2.000 Meter

Para ahli menegaskan bahwa suplai magma yang terus terjadi dapat memicu awan panas guguran lanjutan di area yang sama.

BPPTKG menyampaikan bahwa evaluasi status akan dilakukan jika aktivitas meningkat signifikan. Hingga saat itu tiba, kewaspadaan masyarakat tetap diperlukan.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid