Senin Dini Hari, Gunung Merapi Luncurkan 5 Kali Lava Pijar Sejauh 2.000 Meter

Bagikan :
Gunung Merapi Luncurkan 5 Kali Lava Pijar/BPPTKG

KABARJAWA– Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas tinggi pada Senin (21/4/2025) dini hari.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat lima kali guguran lava pijar yang meluncur ke arah barat daya sejauh maksimal 2.000 meter.

Kepala BPPTKG Agus Budi Santosa menyatakan bahwa petugas mengamati aktivitas tersebut selama periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Guguran lava pijar terus terjadi Puncak Gunung Merapi.

“Kami mencatat lima guguran lava pijar mengarah ke barat daya, tepatnya ke sektor Kali Sat dan Kali Bebeng,” ujar Agus.

Tim pengamat mencatat 31 kali gempa guguran dengan amplitudo antara 2 hingga 26 mm dan durasi antara 33,5 hingga 172,58 detik.

Selain itu, 30 kali gempa hybrid menandai adanya suplai magma aktif di tubuh Gunung Merapi.

Agus menjelaskan bahwa cuaca berawan saat pengamatan. Petugas melihat asap kawah berwarna putih, bertekanan lemah, dengan intensitas tebal dan tinggi mencapai 25 meter dari puncak.

Angin bertiup lemah ke arah timur dengan suhu udara berkisar antara 18,2 hingga 21,1 °C.

Baca juga  Hari ke-7 Angkutan Lebaran 2026 KAI Daop 6 Yogyakarta Layani 48.080 Penumpang, Ribuan Tiket Masih Tersedia

PPTKG menetapkan status aktivitas Merapi pada Level III atau Siaga. Mereka memperingatkan potensi bahaya saat ini mencakup guguran lava dan awan panas di sektor selatan–barat daya, termasuk Kali Boyong sejauh maksimal 5 km dan Kali Bebeng hingga 7 km.

Di sektor tenggara, potensi guguran mencapai Kali Woro sejauh 3 km dan Kali Gendol sejauh 5 km.

Agus meminta masyarakat untuk tidak beraktivitas di wilayah potensi bahaya.

“Kami mengimbau warga agar menjauhi zona merah dan waspada terhadap kemungkinan awan panas guguran serta lahar, terutama saat hujan turun di sekitar Merapi,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa tim pemantau terus mencermati perkembangan aktivitas vulkanik. Jika aktivitas meningkat secara signifikan, pihaknya akan segera meninjau ulang status gunung. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya