JCW Desak Kejari Sleman Tetapkan Tersangka Baru dalam Dugaan Korupsi Hibah Pariwisata 2020

Bagikan :
Ilustrasi | JCW mendesak penetapan tersangka baru kasus hibah pariwisata Sleman 2020. (KabarJawa)

KabarJawa — Desakan publik kembali menguat seiring langkah Jogja Corruption Watch (JCW) yang meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman segera menetapkan tersangka baru dalam dugaan korupsi dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman tahun 2020.

JCW menyampaikan kekhawatiran bahwa penanganan perkara tersebut berhenti pada pemberitaan tanpa progres hukum, terutama setelah kasus ini menyeret nama mantan Bupati Sleman, Sri Purnomo (SP).

JCW menegaskan bahwa publik memiliki ekspektasi besar agar Kejari Sleman menuntaskan perkara yang menyedot perhatian masyarakat sejak awal pengungkapannya.

Menurut lembaga tersebut, proses penyidikan tidak seharusnya berhenti pada satu nama, terlebih jika aparat penegak hukum telah mengantongi minimal dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka tambahan.

“Jika penyidik Kejaksaan Negeri Sleman sudah menemukan minimal dua alat bukti, maka tidak ada lagi yang perlu diragukan untuk menetapkan tersangka baru,” tegas Deputi Bidang Pengaduan Masyarakat dan Monitoring Peradilan JCW, Baharuddin Kamba.

JCW menilai publik dapat mempertanyakan komitmen kejaksaan bila proses hukum berjalan lambat.

Mereka menekankan pentingnya transparansi dan ketegasan dalam setiap penanganan perkara terkait dana publik, terutama dana hibah yang diproyeksikan untuk mendukung sektor pariwisata.

Baca juga  Tidak Mungkin Dilakukan oleh Satu Orang, JCW Desak Kejati DIY Telusuri Aliran Dana Korupsi Bandwidth Sleman

Harapan Publik dan Rekam Jejak Kejari Sleman

Dalam pernyataannya, JCW mengingatkan bahwa Kejari Sleman memiliki rekam jejak positif dalam mengungkap perkara korupsi.

Mereka mencontohkan kasus korupsi Tanah Kas Desa yang berhasil dibawa hingga persidangan dan diputus majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Yogyakarta.

“Selama ini Kejaksaan Negeri Sleman mampu membuktikan penetapan tersangka dalam kasus korupsi hingga ke vonis. Maka publik berharap pola keberhasilan itu kembali terjadi dalam kasus hibah pariwisata ini,” ujar Baharuddin.

JCW berharap integritas Kejari Sleman tetap terjaga. Mereka menilai keberhasilan-keberhasilan sebelumnya seharusnya menjadi dorongan untuk menyelesaikan kasus hibah pariwisata secara tuntas dan cepat.

Potensi Penundaan dan Ancaman Pengambilalihan oleh KPK

JCW menyoroti potensi munculnya kesan “bermain layangan”—penarikan ulur dan proses yang berlarut-larut—dalam penetapan tersangka baru.

Mereka mendesak agar Kejari Sleman tidak menunda langkah hukum hanya karena tersangka utama belum memasuki tahap penuntutan atau persidangan.

“Kejaksaan Negeri Sleman tidak perlu menunggu SP menjadi terdakwa bahkan terpidana untuk menetapkan tersangka baru,” tegas JCW.

Baca juga  Jogja Morning Coffe, Ini Pilihan Tempat Ngopi Pagi hingga Tengah Malam di Jogja

JCW menilai penundaan tanpa dasar hukum jelas dapat menimbulkan kecurigaan publik. Menurut mereka, masyarakat berhak mendapatkan proses hukum yang transparan dan tidak diskriminatif.

Dalam pernyataannya, JCW menyatakan siap mengambil langkah lebih jauh apabila Kejari Sleman tidak segera menetapkan tersangka baru.

Mereka menegaskan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki kewenangan mengambil alih perkara korupsi yang mandek atau menjadi perhatian publik.

“Ada dua syarat pengambilalihan oleh KPK: pertama, kasus menjadi perhatian publik; kedua, penanganan berlarut-larut. Dua syarat itu sudah terpenuhi, sehingga tidak ada alasan bagi KPK untuk tidak mengambil alih,” ujar Baharuddin.

JCW memastikan akan mengirim surat resmi kepada KPK apabila tidak ada perkembangan signifikan dari Kejari Sleman.

Desakan tersebut menggambarkan keresahan masyarakat yang menginginkan konsistensi penegakan hukum.

Kasus dugaan korupsi dana hibah pariwisata Sleman tahun 2020 bukan sekadar soal dugaan penyimpangan anggaran, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum.

JCW menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perkara ini hingga tuntas. Mereka berharap Kejari Sleman bergerak cepat, transparan, dan berani mengambil langkah sesuai temuan hukum yang dimiliki.

Baca juga  JCW Tagih Janji Prabowo: Reformasi Polri dan TNI Tak Boleh Sekadar Retorika

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya