Ingin Kerja Sama Budaya dengan Kota Yogyakarta, Momentum Diplomatik Menuju 70 Tahun Hubungan Mongolia dan Indonesia

Bagikan :
Kunjungan Kehormatan dari Duta Besar Mongolia untuk Republik Indonesia, Dashnyam Enkhtaivan/Foto: Pemkot Yogyakarta

KabarJawa.com– Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Mongolia kembali hangat. Pemerintah Kota Yogyakarta menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Mongolia untuk Republik Indonesia, Dashnyam Enkhtaivan.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menyambut kunjungan tersebut di Ruang Yudistira, Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Selasa (11/11).

Kunjungan ini adalah langkah konkret untuk mempererat kolaborasi lintas budaya dan spiritual dua bangsa yang memiliki akar sejarah serta nilai tradisi yang kuat.

Apresiasi Mongolia terhadap Kekayaan Budaya Yogyakarta

Dalam sambutannya, Duta Besar Mongolia Dashnyam Enkhtaivan menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Ia menilai Yogyakarta bukan hanya kota wisata, tetapi juga pusat budaya dan spiritualitas yang memiliki pengaruh besar, termasuk dalam pengembangan Buddhisme di Indonesia.

“Kami sangat menghargai sambutan yang hangat di Yogyakarta, kota dengan warisan budaya dan spiritualitas yang kuat. Yogyakarta juga menjadi salah satu kota penting dalam pengembangan Buddhisme di Indonesia,” ujar Enkhtaivan.

Dubes Enkhtaivan menjelaskan bahwa Pemerintah Mongolia telah membuka kembali Kedutaan Besar Mongolia di Jakarta pada tahun 2024. Sebelumnya, kedutaan sempat ditutup pada 2017 karena dinamika politik.

Baca juga  Kendalikan Harga Jelang Idulfitri, Pemkot Yogyakarta Gelar Pasar Murah di 14 Kemantren

Ia menegaskan, pembukaan kembali kedutaan ini menjadi bukti bahwa hubungan Mongolia dan Indonesia semakin erat, tidak hanya secara diplomatik, tetapi juga historis dan kultural.

70 Tahun Hubungan Diplomatik Mongolia dan Indonesia

Enkhtaivan menyebut, kunjungan ke Kota Yogyakarta menjadi bagian dari langkah strategis untuk menjajaki kerja sama budaya, pendidikan, dan pariwisata menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Mongolia–Indonesia pada 2026.

Dia berharap dapat mengadakan berbagai kegiatan untuk mempromosikan Mongolia di Indonesia, khususnya di Yogyakarta.

“Tahun depan, akan ada delegasi dari Mongolia, termasuk delegasi Buddhis, yang akan berkunjung ke Yogyakarta dalam rangka memperingati hubungan diplomatik tersebut,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, pihak Kedutaan Mongolia juga mengusulkan pembentukan nota kesepahaman (MoU) antara salah satu kota di Mongolia dengan Kota Yogyakarta.

Kolaborasi ini akan menjadi jembatan pertukaran budaya, pendidikan, dan pariwisata antarkedua negara.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menyebut, kunjungan Duta Besar Mongolia menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan persahabatan dan membangun kolaborasi yang berkelanjutan.

Baca juga  JCW Soroti Sidang Perdana Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman, Aliran Dana Rp10,9 Miliar Tak Terungkap

“Kami berharap kunjungan ini membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan, terutama dalam pengembangan kebudayaan, pendidikan, pariwisata, dan pembangunan berkelanjutan,” tutur Wawan.

Wawan juga menegaskan, Yogyakarta memiliki potensi besar sebagai kota pendidikan dan pariwisata.

Dengan lebih dari 100 perguruan tinggi dan berbagai festival budaya berskala nasional hingga internasional, Yogyakarta menjadi magnet bagi kerja sama lintas negara.

Salah satu ajang budaya yang menarik perhatian dunia adalah Mayang Jogja Night Carnival (MJNC). Ajang ini berlangsung setiap 7 Oktober dalam rangka Hari Jadi Kota Yogyakarta.

Dia sangat terbuka jika Mongolia berpartisipasi dalam Mayang Jogja Night Carnival tahun depan.

“Ini bisa menjadi wadah pertukaran budaya antara dua bangsa yang sama-sama menjunjung nilai seni dan tradisi,” kata Wawan. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya