Hujan Deras Picu Longsor di Jalan Baru Clongop Gunungkidul, Batu Raksasa Tutup Akses Warga

Bagikan :
Longsor di Jalan Baru Clongop Gunungkidul/Foto: Istimewa

KabarJawa.com– Hujan deras yang mengguyur wilayah Gedangsari sejak siang hari memicu terjadinya tanah longsor di Jalan Baru Clongop, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (2/4/2026).

Peristiwa ini tidak hanya mengejutkan warga sekitar, tetapi juga mengganggu akses transportasi utama yang menghubungkan sejumlah wilayah penting. Petugas pun langsung memberlakukan sistem buka tutup demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Longsor di Jalan Baru Clongop Gunungkidul

Kejadian ini bermula saat hujan dengan intensitas sedang mulai turun sekitar pukul 13.00 WIB. Air hujan yang terus mengguyur lereng di sekitar jalan tersebut secara perlahan melemahkan struktur tanah.

Dalam kondisi rawan itu, petugas dari BPBD Gunungkidul segera mengambil langkah antisipatif dengan menutup sementara jalur tersebut guna mencegah risiko kecelakaan.

Namun, upaya pencegahan itu tidak mampu sepenuhnya menahan kekuatan alam. Pada pukul 14.20 WIB, tanah di sekitar tebing akhirnya runtuh.

Material longsoran langsung meluncur deras menuju badan jalan, membawa serta batu-batu berukuran besar yang menghantam aspal dengan suara menggelegar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Edy Winarta, menjelaskan bahwa longsoran tersebut menyebabkan akses jalan sempat lumpuh total.

Baca juga  Kasus Korupsi Lurah Condongcatur Terungkap, Polda DIY Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Tanah Kas Desa Rugikan Negara Rp1,74 Miliar

Material yang jatuh tidak hanya berupa tanah, tetapi juga batu berdiameter besar yang memperparah kondisi.

“Material longsoran ada yang berupa batu dengan diameter sekitar tiga meter. Batu itu jatuh hingga menutup badan jalan,” ujar Edy saat dikonfirmasi.

Batu raksasa tersebut menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi. Petugas harus bekerja ekstra keras untuk memecah batu menggunakan alat berat berupa jack hammer.

Suara dentuman alat pemecah batu terdengar bersahut-sahutan di lokasi, menandai upaya tanpa henti untuk membuka kembali akses jalan.

Langkah Pihak Berwenang

Meski longsoran menutup sebagian jalur, petugas tetap berupaya menjaga mobilitas warga. Mereka memberlakukan sistem buka tutup dengan pengawasan ketat. Saat ini, kendaraan bermotor masih dapat melintas, tapi secara terbatas dan bergantian.

“Untuk saat ini dilakukan penyekatan jalan, tetapi masih bisa dilewati karena longsoran utama menutup sekitar 50 persen badan jalan,” jelas Edy.

Situasi di lokasi masih dinamis. Petugas terus memantau kondisi tanah di sekitar tebing untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan, terutama jika hujan kembali turun.

Baca juga  Banjir Bandang dan Longsor Gunungkidul: Ngawen dan Semin Lumpuh, Puluhan Warga Mengungsi

Warga dan pengguna jalan pun diminta untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Peristiwa ini menjadi pengingat nyata bahwa wilayah Gunungkidul, khususnya daerah perbukitan seperti Gedangsari, memiliki tingkat kerawanan longsor yang tinggi saat musim hujan tiba.

Kombinasi curah hujan tinggi dan kondisi tanah yang labil dapat memicu bencana dalam waktu singkat.

Di tengah upaya penanganan yang masih berlangsung, harapan masyarakat kini tertuju pada percepatan evakuasi material longsoran agar akses jalan kembali normal.

Hingga saat itu tiba, kewaspadaan menjadi kunci utama bagi siapa pun yang melintas di kawasan tersebut. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya