Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Kalasan Sleman, Atap Rumah Beterbangan hingga Kandang Berisi 5.000 Ayam Roboh

Bagikan :
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Kalasan Sleman/Foto: Istimewa

KabarJawa.com– Hujan deras beserta angin kencang menerjang wilayah Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu sore (31/1/2026).

Cuaca ekstrem tersebut menimbulkan kepanikan warga setelah angin kencang menyapu permukiman, menerbangkan atap rumah, merobohkan pepohonan, hingga menghancurkan kandang ayam berisi ribuan ekor.

Angin kencang mulai bertiup bersamaan dengan hujan deras sekitar pukul 14.30 WIB. Dalam waktu singkat, terjangan angin memporak-porandakan sejumlah titik di Kalurahan Selomartani, Tirtomartani, dan Bimomartani.

Warga yang tengah beraktivitas langsung berhamburan mencari tempat aman saat material bangunan dan dahan pohon berjatuhan.

Dampak Hujan Deras dan Angin Kencang di Kalasan

Kerusakan paling parah terjadi di Kalurahan Selomartani. Angin kencang menyapu Dusun Timur RT 04 RW 02 dan menerbangkan atap rumah warga. Material seng dan genteng beterbangan hingga puluhan meter, mengancam keselamatan warga sekitar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menyampaikan bahwa hingga pukul 15.30 WIB, pihaknya mencatat sedikitnya tiga rumah warga mengalami kerusakan akibat atap yang terlepas dan terbawa angin.

Baca juga  KPK Tinjau Proyek Gedung DPRD DIY Rp293,8 Miliar: Bongkar Potensi Celah Korupsi dan Beri Rekomendasi Tegas

“Angin kencang menyebabkan atap tiga rumah warga di Dusun Timur Selomartani rusak parah karena beterbangan,” kata Bambang, Sabtu sore.

Selain merusak rumah, angin juga merobohkan sebuah tempat usaha angkringan di wilayah Timur Selomartani. Bangunan sederhana tersebut ambruk setelah tidak mampu menahan terpaan angin.

Cuaca ekstrem juga memicu tumbangnya sejumlah pohon berukuran besar. Di Jalan Gang Arjuna Nomor 88, Somosari, Ngrangsan, Selomartani, beberapa pohon tumbang dan menimpa tiga rumah warga. Pohon-pohon tersebut juga merusak jaringan listrik dan mengganggu akses jalan lingkungan.

“Di Gang Arjuna Somosari, banyak pohon tumbang dan menimpa rumah warga serta jaringan listrik,” ujar Bambang.

Di Kalurahan Tirtomartani, hujan angin merobohkan tiga pohon. Dua pohon tumbang di Dusun Pudung dan menimpa rumah warga, sementara satu pohon di Dusun Duri tumbang dan menimpa jaringan listrik, menyebabkan gangguan aliran listrik di sekitar lokasi.

Dampak serupa juga terjadi di Kalurahan Bimomartani. Dua pohon jati berukuran besar tumbang di kawasan Kali Bulus dan melintang di badan jalan, sehingga menghambat arus lalu lintas warga.

Baca juga  Kekurangan 8.000 Lampu Jalan, Pemkab Gunungkidul Siapkan Solusi lewat Program PIS dan PIWK

Angin kencang juga menerbangkan atap toko pupuk di wilayah Rogobangsan, Bimomartani. Atap toko tersebut terlepas dan berserakan di sekitar lokasi, menambah daftar kerusakan akibat hujan angin.

Kerusakan paling dramatis terjadi di wilayah Kowang, Selomartani, Kalasan. Terjangan angin kencang merobohkan satu kandang ayam milik warga yang berisi sekitar 5.000 ekor ayam. Struktur kandang tidak mampu menahan tekanan angin dan langsung ambruk.

Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian besar bagi pemilik kandang. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan terkait jumlah ayam yang mati dan nilai kerugian material.

BPBD Lakukan Evakuasi dan Penanganan Darurat

BPBD Sleman langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Petugas BPBD bersama unsur TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat melakukan evakuasi, pemotongan pohon tumbang, serta pembersihan material bangunan yang berserakan.

Petugas juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani jaringan listrik yang terdampak dan membuka kembali akses jalan yang tertutup pohon tumbang.

BPBD Sleman mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat intensitas hujan dan angin kencang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga  Patroli Gabungan Kulon Progo: Kodim, Polres, dan Bupati Jaga Titik Vital, Suasana Malam jadi Kondusif

“Warga kami minta tetap waspada, terutama yang tinggal di dekat pohon besar dan bangunan dengan struktur ringan,” pungkas Bambang. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya