Kekurangan 8.000 Lampu Jalan, Pemkab Gunungkidul Siapkan Solusi lewat Program PIS dan PIWK

Bagikan :
Survei Lokasi Lampu Penerangan Jalan Umum Gunungkidul/Foto: Pemkab Gunungkidul

KabarJawa.com– Gunungkidul kembali menghadapi persoalan klasik yang hingga kini belum sepenuhnya teratasi. Saat malam, ribuan ruas jalan di wilayah ini masih gelap.

Minimnya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) juga meningkatkan risiko kecelakaan dan menghambat aktivitas masyarakat, terutama di wilayah selatan.

Kondisi tersebut muncul akibat keterbatasan jumlah lampu penerangan yang terpasang di ruas jalan kabupaten.

Lampu Jalan Gunungkidul

Data Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul menunjukkan bahwa daerah ini membutuhkan sedikitnya 10.000 unit LPJU, tapi hingga saat ini baru tersedia sekitar 2.000 unit.

Artinya, Gunungkidul masih kekurangan ribuan lampu penerangan untuk memenuhi standar keamanan dan keselamatan jalan.

Situasi semakin memprihatinkan di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Jalur strategis yang menjadi penghubung antarwilayah sekaligus jalur wisata ini masih didominasi kondisi gelap gulita pada malam hari.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar penerangan, JJLS membutuhkan tambahan minimal 4.000 unit lampu penerangan agar pengguna jalan dapat melintas dengan aman dan nyaman.

Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Perhubungan mulai mematangkan langkah strategis.

Baca juga  Gebyar Rangkaian Acara Akhir Tahun Jogja di SCH: Dari Snow Wonderland Salju Hingga Konser COLDIAC

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Program PIS (Penerangan Jalan Umum di Samping Jalan Utama) dan Program PIWK (Penerangan Jalan Umum di Wilayah Kapanewon/Kecamatan) Tahun 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul melaksanakan kegiatan survei lokasi di sejumlah wilayah prioritas.

Sasaran Survei

Tim survei menyasar Kapanewon Purwosari, Saptosari, dan Girisubo sebagai wilayah awal pelaksanaan. Ketiga kapanewon tersebut memiliki karakteristik wilayah yang luas, jalur penghubung antarkalurahan.

Selain itu, aktivitas masyarakat cukup tinggi, tapi masih menghadapi keterbatasan penerangan jalan.

Melalui kegiatan survei ini, Dinas Perhubungan berupaya memperoleh gambaran awal mengenai kondisi wilayah, potensi lokal, serta kebutuhan riil masyarakat.

Hasil survei tersebut akan menjadi dasar penting dalam perencanaan dan pelaksanaan Program PIS dan PIWK agar program berjalan tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.

Tim pelaksana melaksanakan survei dengan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik rencana pemasangan lampu.

Petugas mengumpulkan data lapangan secara detail sekaligus menjalin koordinasi dengan pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, serta para pemangku kepentingan setempat.

Melalui proses ini, Dinas Perhubungan dapat memetakan lokasi prioritas, mengidentifikasi peluang pengembangan wilayah, dan mengantisipasi berbagai tantangan teknis maupun sosial dalam implementasi program.

Baca juga  8 Hari Hilang, Nenek Asal Pandak Ditemukan Selamat di Petilasan Barat Pantai Parangtritis

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul, Raden Agus Hendro Kusumo, S.E., M.M., menegaskan bahwa survei lokasi memegang peranan krusial dalam keberhasilan program penerangan jalan.

“Melalui survei lokasi ini, kami memastikan perencanaan Program PIS dan PIWK Tahun 2026 benar-benar berangkat dari kondisi riil di lapangan serta kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat, kami berharap program yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat optimal dan berkelanjutan,” ujar Raden Agus Hendro Kusumo.

Ia juga menambahkan bahwa hasil survei akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar perumusan kebijakan teknis.

Dinas Perhubungan akan menggunakan data tersebut untuk mendukung peningkatan layanan transportasi dan pembangunan infrastruktur jalan, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Gunungkidul yang selama ini masih tertinggal dari sisi penerangan.

Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul menaruh harapan besar pada pelaksanaan Program PIS dan PIWK Tahun 2026.

Dengan perencanaan matang, dukungan data lapangan yang kuat, serta sinergi antar pemangku kepentingan, program ini akan mampu mengurangi wilayah gelap, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, dan mendorong percepatan pembangunan daerah. (ef linangkung)

Baca juga  Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 4 Februari 2025: Lokasi dan Jam Operasional

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya