Heboh Isu Pocong Bersenjata di Kulonprogo, Warga Panjatan dan Glagah Sempat Resah, Polisi Pastikan Hoaks

Bagikan :
Warga di Panjatan dan Glagah sempat meningkatkan ronda malam setelah isu pocong bersenjata viral di media sosial. (KJ)

KabarJawa.com – Warga di sejumlah wilayah Kabupaten Kulonprogo sempat dilanda keresahan setelah isu pocong berkeliaran ramai menyebar melalui media sosial dan grup WhatsApp, Minggu (24/5/2026).

Narasi yang beredar menyebut sosok pocong tersebut membawa senjata tajam dan mendatangi rumah-rumah warga di kawasan Kapanewon Panjatan hingga Kalurahan Glagah.

Kabar itu menyebar cepat pada malam hari dan memicu kepanikan warga. Sejumlah masyarakat memilih mengurangi aktivitas di luar rumah setelah berbagai unggahan Facebook dan pesan berantai mulai ramai beredar.

Di beberapa grup percakapan warga, isu tersebut bahkan berkembang menjadi dugaan “modus kejahatan berkedok pocong”.

Narasi itu membuat suasana malam di sejumlah kampung mendadak tegang. Pos ronda yang biasanya sepi mulai ramai dipenuhi warga yang berjaga hingga larut malam.

Warga Sempat Takut Keluar Rumah

Di Kalurahan Glagah, isu semakin liar setelah muncul kabar bahwa sosok pocong tersebut sempat tertangkap warga.

Informasi yang tidak jelas sumbernya itu terus diteruskan dari satu grup WhatsApp ke grup lain hingga memicu kepanikan kolektif.

Baca juga  Perahu Terbalik Dihantam Ombak, Nelayan Pantai Depok Diselamatkan oleh Tim Selancar SAR Wilayah 3

Sebagian warga mengaku sempat percaya karena pesan berantai disertai cerita dramatis dan klaim kesaksian dari beberapa orang.

Suasana malam yang sepi membuat isu mistis tersebut cepat memicu rasa takut di tengah masyarakat.

Di warung kopi dan pos ronda, pembicaraan soal “pocong bersenjata” mendadak menjadi topik utama sejak Sabtu malam.

Beberapa warga bahkan memilih tidak keluar rumah setelah pukul larut malam karena khawatir bertemu sosok misterius yang viral di media sosial itu.

Polisi Pastikan Tidak Ada Pocong

Namun di tengah keresahan yang berkembang, Polres Kulonprogo memastikan kabar tersebut tidak benar alias hoaks.

Kepala Satreskrim Polres Kulonprogo, Subihan Afuan Ardhi, menegaskan hingga saat ini pihak kepolisian tidak menerima laporan apa pun terkait keberadaan pocong maupun gangguan keamanan seperti yang ramai dibicarakan warga.

“Informasi pocong itu tidak benar karena sampai saat ini kami belum menerima laporan apa pun kaitannya dengan hal tersebut. Tidak ada laporan soal pocong,” tegas Subihan saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).

Baca juga  Mengejutkan! Fakta di Balik Hoaks Gratis Tunggakan BPJS Kesehatan Januari-Februari 2025

Pernyataan tersebut sekaligus membantah berbagai narasi menyesatkan yang telanjur menyebar luas di masyarakat.

Polisi memastikan kondisi keamanan di wilayah Kulonprogo tetap aman dan kondusif.

Hoaks Menyebar Lewat Grup WhatsApp

Dari penelusuran aparat, isu pocong menyebar masif melalui grup WhatsApp komunitas warga, terutama di wilayah Panjatan dan Glagah.

Fenomena itu kembali memperlihatkan cepatnya informasi tidak terverifikasi menyebar di media sosial dan memengaruhi kondisi sosial masyarakat.

Dalam hitungan jam, isu yang belum tentu benar mampu menciptakan ketakutan massal.

Tidak sedikit warga yang kemudian membagikan ulang informasi tersebut tanpa melakukan pengecekan fakta terlebih dahulu.

Akibatnya, linimasa media sosial warga Kulonprogo dipenuhi unggahan bertema pocong yang semakin memperkeruh suasana.

Polisi Imbau Warga Tidak Mudah Percaya

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya.

Warga juga diminta tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi karena dapat memicu keresahan publik.

Selain itu, masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan gangguan keamanan nyata di lingkungan masing-masing.

Baca juga  Penggantian 30 Petugas TPR, Ini Alasan Sebenarnya Bupati Gunungkidul Lakukan Perombakan Besar di Sektor Pariwisata

Aktivitas warga di Panjatan dan Glagah dilaporkan tetap berjalan normal meski isu pocong masih ramai diperbincangkan di media sosial.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa arus informasi digital yang bergerak sangat cepat dapat dengan mudah memunculkan kepanikan apabila masyarakat tidak berhati-hati menerima maupun membagikan informasi.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid