
KABARJAWA – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Padukuhan Ngelo, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin, Gunungkidul, pada Kamis, 19 Juni 2025 pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.15 WIB ini mengejutkan warga sekitar dan mengakibatkan kerugian materi hingga ratusan juta rupiah.
Saat kejadian, hanya cucu pemilik rumah yang berada di dalam. Ia segera menyadari munculnya api dari salah satu sudut rumah dan dengan cepat menyelamatkan diri melalui jendela. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Wiyanto, Dukuh Ngelo, menyampaikan bahwa rumah tersebut milik Tugino. Saat insiden terjadi, Tugino sedang bekerja di sebuah pabrik dan istrinya juga sedang berada di ladang.
“Api pertama kali terlihat oleh cucunya yang berada di dalam rumah. Anak itu berhasil menyelamatkan diri lewat jendela. Rumah dalam keadaan kosong, tidak ada aktivitas di dapur, jadi dugaan kuat api berasal dari korsleting listrik,” terang Wiyanto saat dikonfirmasi.
Warga Bahu-membahu Padamkan Api
Melihat asap tebal dan kobaran api, warga sekitar segera berusaha membantu memadamkan api sembari menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Gunungkidul. Namun, karena sebagian besar material rumah terbuat dari bahan mudah terbakar, api dengan cepat menyebar dan membakar hampir seluruh bagian bangunan.
Tim pemadam yang tiba beberapa saat kemudian berhasil menjinakkan api. Sayangnya, bangunan tersebut sudah dalam kondisi rusak berat dan tidak dapat diselamatkan.
“Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta. Semua isi rumah ludes, mulai dari perabot, dokumen, hingga barang elektronik,” jelas Wiyanto.
Insiden ini menambah deretan kasus kebakaran rumah akibat korsleting listrik yang terjadi di wilayah Gunungkidul. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Sementara itu, warga bersama perangkat padukuhan turut membantu meringankan beban keluarga Tugino yang kini kehilangan tempat tinggal. Dukungan moral dan logistik mulai dikumpulkan secara gotong royong oleh masyarakat sekitar.
Imbauan untuk Waspada terhadap Bahaya Listrik
Tragedi ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing. Pemeriksaan berkala terhadap kabel, stop kontak, dan peralatan listrik lainnya sangat dianjurkan.
Penggunaan sambungan listrik berlebihan atau kabel yang sudah aus dapat meningkatkan risiko kebakaran. Warga diimbau untuk menggunakan jasa teknisi listrik bersertifikat bila ditemukan gejala abnormal pada instalasi di rumah.
Langkah-langkah preventif seperti menggunakan alat pelindung arus lebih (MCB), tidak menumpuk colokan, dan mematikan alat elektronik saat tidak digunakan, merupakan cara sederhana namun efektif untuk mencegah insiden serupa.
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga dan mendorong kesadaran bersama akan pentingnya keselamatan listrik di rumah tangga.